Ketika Para Migran Bajak Kapal Kargo yang Menyelamatkan Mereka...

Kompas.com - 28/03/2019, 15:12 WIB
Sebuah kapal kargo berlayar di tengah badai di Laut Mediterania, sekitar 20 mil laut dari Malta, Minggu (24/9/2017). AFP PHOTO/ARIS MESSINISSebuah kapal kargo berlayar di tengah badai di Laut Mediterania, sekitar 20 mil laut dari Malta, Minggu (24/9/2017).

VALLETA, KOMPAS.com - Sebanyak 108 migran telah membajak sebuah kapal kargo yang menyelamatkan mereka di lepas pantai Libya.

Para migran tersebut terdiri dari 77 pria dan 31 perempuan serta anak-anak. Sebagian dari mereka memerintahkan kru kapal untuk berlayar menuju Malta.

Peristiwa pembajakan kapal Elhiblu I berbendara Palau itu dilaporkan oleh Menteri Dalam negeri Italia Matteo Salvini pada Rabu (27/3/2019).

Baca juga: Rute Dialihkan ke Malta, Afriqiyah Airways Mungkin Dibajak

Kapal menyelamatkan para migran pada Selasa malam di perairan yang menjadi tanggung jawab pasukan penjaga pantai Libya.

Laporan kantor berita AFP, Kamis (28/3/2019), menyebutkan pasukan militer Malta telah mengambil alih kapal yang dibajak para migran.

Kapal ditemukan sekitar 30 mil laut dari Malta ketika Angkatan Bersenjata Malta (AFM) berhasil berkomunikasi dengan nakhoda.

Otoritas menyatakan, tim operasi khusus mengawal kapal menuju Malta dan diperkirakan akan tiba pada Kamis pagi waktu setempat.

Sesampainya di sana, migran akan diserahkan kepada polisi untuk penyelidikan lebih lanjut.

"Kapten berulang kali menyatakan dia tidak mengendalikan kapal. Kru kapal dipaksa dan diancam oleh sejumlah migran untuk menuju Malta," demikian pernyatan AFM.

AFM menyatakan Kapal Patroli P21 menghentikan kapal memasuki wilayah perairan Malta.

"Tim Unit Operasi Khusus AFM dikirim ke lapangan dan mengamankan kapal agar kembali dikendalikan oleh nakhoda," ujar AFM.

Kapal Elhiblu I kemudian dikawal oleh sejumlah kapal angkatan laut dan sebuah helikopter.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wanita di China Lempar Anak Kucing karena Tak Dapat 'Refund' dari Toko Hewan

Wanita di China Lempar Anak Kucing karena Tak Dapat "Refund" dari Toko Hewan

Internasional
Bertemu Mahathir, Anwar Ibrahim Kembali Tegaskan akan Jadi PM Malaysia

Bertemu Mahathir, Anwar Ibrahim Kembali Tegaskan akan Jadi PM Malaysia

Internasional
Selamatkan Penumpang, Dokter Ini Isap 800 Ml Urine di Tengah Penerbangan

Selamatkan Penumpang, Dokter Ini Isap 800 Ml Urine di Tengah Penerbangan

Internasional
Aung San Suu Kyi Bakal Bela Myanmar atas Tuduhan Genosida Rohingya di Sidang PBB

Aung San Suu Kyi Bakal Bela Myanmar atas Tuduhan Genosida Rohingya di Sidang PBB

Internasional
Tolak Tawaran dari Perusahaan China, Tuvalu Mantap Mendukung Taiwan

Tolak Tawaran dari Perusahaan China, Tuvalu Mantap Mendukung Taiwan

Internasional
'Dibully' Teman Sekelas, Balasan Murid di Malaysia Bikin Kagum Netizen

"Dibully" Teman Sekelas, Balasan Murid di Malaysia Bikin Kagum Netizen

Internasional
Paduan Suara Muslim Thailand Lantunkan 'Doa Perdamaian' untuk Paus Fransiskus

Paduan Suara Muslim Thailand Lantunkan "Doa Perdamaian" untuk Paus Fransiskus

Internasional
Didakwa Korupsi, Perdana Menteri Israel Bersumpah Tidak Akan Mundur

Didakwa Korupsi, Perdana Menteri Israel Bersumpah Tidak Akan Mundur

Internasional
Terlalu Memperhatikan Anaknya, Ibu 17 Tahun Ini Ditembak Mati Tunangan

Terlalu Memperhatikan Anaknya, Ibu 17 Tahun Ini Ditembak Mati Tunangan

Internasional
Perdana Menteri Israel Didakwa Lakukan Korupsi

Perdana Menteri Israel Didakwa Lakukan Korupsi

Internasional
Bocah 12 Tahun Jadi Terdakwa Termuda Demonstrasi di Hong Kong

Bocah 12 Tahun Jadi Terdakwa Termuda Demonstrasi di Hong Kong

Internasional
Hanya Minta Uang Receh, Pengemis di Brasil Ditembak Mati

Hanya Minta Uang Receh, Pengemis di Brasil Ditembak Mati

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Israel Serang Iran di Suriah | Abu Sayyaf Sandera 3 Nelayan Indonesia

[POPULER INTERNASIONAL] Israel Serang Iran di Suriah | Abu Sayyaf Sandera 3 Nelayan Indonesia

Internasional
China Tuduh AS Berusaha 'Menghancurkan' Hong Kong lewat UU HAM dan Demokrasi

China Tuduh AS Berusaha "Menghancurkan" Hong Kong lewat UU HAM dan Demokrasi

Internasional
Berhubungan Seks dengan Remaja 17 Tahun di Mobil Patroli, Mantan Polisi Ini Ditangkap

Berhubungan Seks dengan Remaja 17 Tahun di Mobil Patroli, Mantan Polisi Ini Ditangkap

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X