Kompas.com - 27/03/2019, 23:55 WIB

WASHINGTON, KOMPAS.com — Presiden AS Donald Trump, pada Rabu (27/3/2019), mendesak Rusia untuk mengakhiri dukungannya kepada pemimpin Venezuela Nicolas Maduro.

Pernyataan Trump itu muncul setelah laporan yang menyebut Rusia telah mengirimkan sekitar 100 personel militer ke negara yang tengah dilanda krisis politik itu.

"Rusia harus keluar!" kata Trump di Gedung Putih dengan didampingi Fabiana Rosales, istri pemimpin oposisi Venezuela, Juan Guaido.

Amerika Serikat bersama dengan lebih dari 50 negara lain telah menyatakan dukungannya terhadap Guaido sebagai presiden sementara menggantikan Maduro yang tidak diakui.

Baca juga: Ada Kabar Tentara Rusia Masuk Venezuela, Ini Peringatan AS

Trump sebelumnya mengatakan bahwa setiap opsi terkait Venezuela tetap dipertimbangkan, termasuk langkah penggunaan kekuatan militer, yang telah ditentang banyak negara Amerika Latin.

"Mereka (pemerintah Venezuela) berada dalam tekanan sekarang. Mereka tidak memiliki uang, tidak punya minyak, mereka tidak punya apa-apa. Mereka mendapat banyak tekanan dan mereka juga tidak memiliki listrik," ujar Trump.

"Selain militer, Anda tidak bisa mendapatkan tekanan lebih dari yang sudah mereka rasakan. Semua opsi masih mungkin dilakukan," katanya, dikutip AFP.

Kedatangan Rosales selaku perwakilan dari Guaido ke Washington telah mendapat sambutan penting dan dianggap sebagai salah satu upaya meningkatkan hubungan dengan oposisi Venezuela yang kini mendapat tekanan parah dari Maduro.

Tiba di Washington pada Rabu (27/3/2019), Rosales akan bertemu Ibu Negara AS Melania Trump di Florida, sehari berikutnya.

Sebelumnya, Rosales juga telah bertemu secara terpisah dengan Wakil Presiden Mike Pence, yang berperan penting dalam sikap agresif pemerintah AS terhadap Maduro.

"Amerika Serikat memandang kehadiran pesawat militer Rusia di Venezuela pada akhir pekan ini sebagai provokasi yang tidak disukai dan kami menyerukan Rusia untuk menghentikan seluruh dukungannya terhadap rezim Maduro," ujar Pence.

Baca juga: Pejabat AS: Militer Rusia di Venezuela Termasuk Personel Keamanan Siber

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.