Meksiko Kini Cenderung Dingin Tangani 2.500 Migran yang Jalan ke AS

Kompas.com - 27/03/2019, 17:06 WIB
Warga dari Honduras tergabung dalam Karavan migran menuju ke Amerika Serikat sedang beristirahat di Huixtla, negara bagian Chiapas, Meksiko, Senin (22/10/2018). (AFP/Johan Ordonez) Warga dari Honduras tergabung dalam Karavan migran menuju ke Amerika Serikat sedang beristirahat di Huixtla, negara bagian Chiapas, Meksiko, Senin (22/10/2018). (AFP/Johan Ordonez)

HUIXTLA, KOMPAS.com - Karavan migran baru yang terdiri dari 2.500 orang sedang berjalan melalui wilayah Meksiko selatan menuju perbatasan AS.

Panas terik yang menyengat tidak menghalangi niat mereka mencapai negara baru.

Melansir dari Daily Mail, Selasa (26/3/2019), rombongan migran yang berasal dari Nicaragua, Kuba, El Salvador, Honduras, dan Guatemala berjalan di kota Huixtla, negara bagian Chiapas.

Baca juga: Menjajah Meksiko 500 Tahun Lalu, Spanyol Ogah Minta Maaf

Namun, polisi berbaris untuk memastikan mereka berjalan di sisi jalan raya dan tidak akan membiarkan mereka masuk.

Respons yang lebih dingin seperti ini kontras dengan tahun lalu ketika para migran diizinkan untuk tinggal di pusat kota.

Saat itu, mereka mendapat bantuan dari pemerintah kota dan kelompok gereja berupa makanan, air, pakaian, dan tak jarang mendapat tumpangan dari polisi.

Aktivis menyebutkan, pemerintah Meksiko mencoba untuk membuat mereka kelelahan atau menghentikan upaya mereka mencapai AS.

"Ini strategi untuk memecahkan mereka, menghentikan karavan," kat Irieno Mujica dari kelompok bantuan Pueblo Sin Fronteras.

Mujica mengatakan Meksiko telah mengubah kebijakannya untuk memenuhi harapan Presiden AS Donald Trump.

Tahun ini, pemerintah Meksiko tiba-tiba berhenti mengeluarkan visa kemanusiaan di perbatasan dengan Guatemala.

Visa tersebut sebelumnya telah memberikan status legal kepada migran saat mereka berjalan ke perbatasan AS.

Keputusan itu membuat sekelompok migran, termasuk banyak orang Kuba, bergegas ke kantor imigrasi di dekat perbatasan pada pekan lalu.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku
Komentar


Sumber Daily Mail
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Israel Klaim 1 Lagi Komandan Jihad Islam dan Keluarganya Tewas dalam Serangan

Israel Klaim 1 Lagi Komandan Jihad Islam dan Keluarganya Tewas dalam Serangan

Internasional
Berdebat dengan Demonstran Hong Kong, Kepala Pria 70 Tahun Dilempar Batu Bata

Berdebat dengan Demonstran Hong Kong, Kepala Pria 70 Tahun Dilempar Batu Bata

Internasional
Dianggap Terlalu Awal, Keluarga di Texas Ini Diminta Copot Hiasan Natal

Dianggap Terlalu Awal, Keluarga di Texas Ini Diminta Copot Hiasan Natal

Internasional
Ekor Anak Anjing Ini Tumbuh di Kepala

Ekor Anak Anjing Ini Tumbuh di Kepala

Internasional
Komandannya Tewas Diserang, Jihad Islam Tembakkan Roket Tiap 7 Menit ke Israel

Komandannya Tewas Diserang, Jihad Islam Tembakkan Roket Tiap 7 Menit ke Israel

Internasional
Hadapi Polisi, Pelajar Hong Kong Mempersenjatai Diri dengan Panah dan Tombak

Hadapi Polisi, Pelajar Hong Kong Mempersenjatai Diri dengan Panah dan Tombak

Internasional
Menlu Retno: Saatnya Wanita Bekerja Bersama Membawa Panji Toleransi

Menlu Retno: Saatnya Wanita Bekerja Bersama Membawa Panji Toleransi

Internasional
Datang ke AS, Erdogan Mengaku Kembalikan Surat yang Ditulis Trump

Datang ke AS, Erdogan Mengaku Kembalikan Surat yang Ditulis Trump

Internasional
Mantan Pemimpin ISIS Baghdadi Pasang Koneksi Internet di Persembunyiannya

Mantan Pemimpin ISIS Baghdadi Pasang Koneksi Internet di Persembunyiannya

Internasional
Ribuan Burung Mati Misterius di Danau Pedalaman India

Ribuan Burung Mati Misterius di Danau Pedalaman India

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Sungai di Korsel Berubah Merah karena Darah Babi | Pria Diborgol karena Sandwich

[POPULER INTERNASIONAL] Sungai di Korsel Berubah Merah karena Darah Babi | Pria Diborgol karena Sandwich

Internasional
Pemimpin Oposisi Inggris Sebut Eks Pemimpin ISIS Baghdadi Harus Ditangkap Hidup-hidup

Pemimpin Oposisi Inggris Sebut Eks Pemimpin ISIS Baghdadi Harus Ditangkap Hidup-hidup

Internasional
Istrinya Habis Rp 600 Juta di Harbolnas China, Pria Ini Ingin Bunuh Diri

Istrinya Habis Rp 600 Juta di Harbolnas China, Pria Ini Ingin Bunuh Diri

Internasional
Kasus 2 Remaja Tewas Ditabrak Mobil di Jakarta, Bagaimana Hukum Penggunaan Skuter Listrik di Negara Lain?

Kasus 2 Remaja Tewas Ditabrak Mobil di Jakarta, Bagaimana Hukum Penggunaan Skuter Listrik di Negara Lain?

Internasional
Lakukan Pelecehan Seksual, Pelaku Malah Salahkan Korban

Lakukan Pelecehan Seksual, Pelaku Malah Salahkan Korban

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X