Duterte: Situasi Narkoba di Filipina Memburuk

Kompas.com - 27/03/2019, 15:05 WIB
Presiden Filipina Rodrigo Duterte. AFP/JUNG YEON-JEPresiden Filipina Rodrigo Duterte.

MANILA, KOMPAS.com - Presiden Filipina Rodrigo Duterte mengakui situasi narkoba di negaranya memburuk meski pemerintah sudah berupaya menangkal penyebarannya.

Duterte mengatakannya di depan pidato kampanye partai penguasa PDP-Laban di Cagayan de Oro City, sebagaimana diwartakan Philippines Star Rabu (27/3/2019).

"Jika Anda bermain-main dengan narkoba dan memberi makan anak Anda dengan barang itu, segalanya telah memburuk. Polisi kami hampir menyerah," ujarnya.

Baca juga: Duterte Publikasikan 46 Pejabat yang Diduga Terkait Bisnis Narkoba


Presiden berjuluk The Punisher itu menuturkan, pada akhirnya Filipina bakal jadi seperti Meksiko dan dikuasai oleh kartel narkoba.

" Sinaloa telah memasuki negara ini. Karena itu banyak narkoba mulai dialihkan ke Pasifik. Hal yang sama juga terjadi Barat," tuturnya.

Sindikat yang dilaporkan bernama Golden Triangle juga memasuki Filipina dengan Duterte berkata, terdapat miliaran peso narkoba yang bakal datang.

Mantan Wali Kota Davao tersebut menjelaskan secara geografis, Filipina mempunyai sekitar 7.000 pulau yang saling berdekatan.

"Tinggal memilih pulau yang Anda inginkan untuk mendarat. Berbeda dengan Ameerika Serikat (AS) dengan satu bentangan perbatasan," beber Duterte.

Dia kemudian menyebut operasi gabungan antara Badan Anti-narkoba (PDEA) dan Kepolisian Nasional Filipina (PNP) dan mencegah pengiriman narkoba bernilai miliaran peso.

PDEA baru-baru ini menggerebek setidaknya narkoba ilegal bernilai 2,8 miliar peso, sekitar Rp 756,3 miliar, di Alabang, Muntinlupa City.

Kemudian 1,8 miliar peso, sekitar Rp 486,2 miliar, sabu-sabu di pelabuhan Manila yang disamarkan di dalam paket teh dan biskuit.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

PSK Usia 69 Tahun Ini Ditemukan Tewas, Polisi Lakukan Penyelidikan

PSK Usia 69 Tahun Ini Ditemukan Tewas, Polisi Lakukan Penyelidikan

Internasional
Manusia Terkecil di Dunia Ini Meninggal di Usia 27 Tahun

Manusia Terkecil di Dunia Ini Meninggal di Usia 27 Tahun

Internasional
Iran Tembak Jatuh Pesawat Ukraina karena Ditakuti Jet Tempur F-35 AS

Iran Tembak Jatuh Pesawat Ukraina karena Ditakuti Jet Tempur F-35 AS

Internasional
2 Orang di China Meninggal akibat Virus Misterius Mirip SARS

2 Orang di China Meninggal akibat Virus Misterius Mirip SARS

Internasional
Dianggap Berdosa, Ibu Hamil dan 5 Anaknya Disiksa hingga Tewas

Dianggap Berdosa, Ibu Hamil dan 5 Anaknya Disiksa hingga Tewas

Internasional
Pesta Selama Seminggu dan Biarkan Anaknya Mati Kelaparan, Ibu Ini Dipenjara

Pesta Selama Seminggu dan Biarkan Anaknya Mati Kelaparan, Ibu Ini Dipenjara

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Gadis di China Makan Nasi dan Sambal Selama 5 Tahun | Gunung Taal Meletus

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Gadis di China Makan Nasi dan Sambal Selama 5 Tahun | Gunung Taal Meletus

Internasional
Trump kepada Pemimpin Tertinggi Iran: Dia Harus Hati-hati dengan Ucapannya

Trump kepada Pemimpin Tertinggi Iran: Dia Harus Hati-hati dengan Ucapannya

Internasional
Iran Siap Bernegosiasi dengan Siapa Pun Kecuali AS

Iran Siap Bernegosiasi dengan Siapa Pun Kecuali AS

Internasional
Dituduh Selingkuh, Penis Pria di Ukraina Dipasang Penjepit Logam oleh Istri

Dituduh Selingkuh, Penis Pria di Ukraina Dipasang Penjepit Logam oleh Istri

Internasional
Trump Pilih Orang yang Makzulkan Bill Clinton sebagai Tim Pengacaranya

Trump Pilih Orang yang Makzulkan Bill Clinton sebagai Tim Pengacaranya

Internasional
Pemimpin Tertinggi Iran Pimpin Shalat Jumat untuk Pertama Kalinya dalam 8 Tahun

Pemimpin Tertinggi Iran Pimpin Shalat Jumat untuk Pertama Kalinya dalam 8 Tahun

Internasional
Bunuh Suami dengan Obat Tetes Mata, Wanita Ini Dipenjara 25 Tahun

Bunuh Suami dengan Obat Tetes Mata, Wanita Ini Dipenjara 25 Tahun

Internasional
Arab Saudi Bayar Rp 6,8 Triliun untuk Biaya Tempatkan Pasukan AS

Arab Saudi Bayar Rp 6,8 Triliun untuk Biaya Tempatkan Pasukan AS

Internasional
Seorang Pria Hilang, Diduga Tewas Dimakan Babi Peliharaannya

Seorang Pria Hilang, Diduga Tewas Dimakan Babi Peliharaannya

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X