Seorang Penyerang Kedubes Korut di Madrid, Hubungi FBI

Kompas.com - 27/03/2019, 10:24 WIB
Kantor kedutaan besar Korea Utara lengkap dengan kolam renang di kota Madrid, Spanyol. BBC/Google MapsKantor kedutaan besar Korea Utara lengkap dengan kolam renang di kota Madrid, Spanyol.
|

MADRID, KOMPAS.com - Pemimpin 10 orang yang menerobos masuk ke dalam kedutaan besar Korea Utara di Madrid, Spanyol bulan lalu ternyatany menghubungi FBI beberapa hari usai beraksi.

Demikian disampaikan hakim Jose de la Mata dalam sidang di pengadilan tinggi Spanyol.

Adrian Hong Chang, seorang warga Meksiko yang tinggal di AS, menghubungi FBI setelah kabur ke AS lewat Lisbon, Portugal.

Baca juga: Penyerang Kedubes Korut di Spanyol Diduga Grup yang Ingin Lengserkan Kim Jong Un

Berdasarkan peryataan hakim, Adrian menghubungi FBI di New York lima hari setelah peristiwa di kedubes Korea Utara itu.

Adrian berusaha memberikan versi miliknya terkait kejadian di Spanyol itu. Adrian juga disebut memberikan sejumlah material audiovisual.

Sejauh ini masih belum jelas mengapa kedubes Korea Utara diserang atau mengapa Adrian Hong Chang menghubungi FBI dan bukan otoritas Spanyol.

Dalam sidang ini hakim juga menyebut dua orang lain yang terlibat dalam pembobolan kedubes AS yaitu warga AS Sam Ryu dan seorang pria Korea Selatan, Woo Ran Lee.

Peristiwa itu terjadi pada 22 Februari, hanya beberapa hari sebelum KTT antara Presiden AS Donald Trump dan pemimpin Korut Kim Jong Un digelar di Hanoi, Vietnam.

Hakim mengatakan, setelah memasuki gedung kedutaan para penyerang menginterogasi seorang pejabat kedubes dan mencoba membujuknya untuk membelot tetapi gagal.

Selain itu, para penyerang mengikat, memukuli, dan menginterogasi sejumlah staf kedutaan besar.

Sementara itu, stasiun televisi La Sexta mempublikasikan video yang menampilkan kelompok yang diduga "pemberontak" menghancurkan foto para pemimpin Korea Utara yang dipajang di kantor kedutaan besar.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber BBC
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Video Perawat Hamil Rawat Pasien Virus Corona Dirilis, Publik China Marah

Video Perawat Hamil Rawat Pasien Virus Corona Dirilis, Publik China Marah

Internasional
Kaget Digigit, Peselancar Ini Tinju Mata Hiu

Kaget Digigit, Peselancar Ini Tinju Mata Hiu

Internasional
2 Meninggal dan 79 Terinfeksi Virus Corona, Italia Tutup Puluhan Kota

2 Meninggal dan 79 Terinfeksi Virus Corona, Italia Tutup Puluhan Kota

Internasional
Ancaman Ekstremis Sayap Kanan Meningkat, Jerman Perkuat Keamanan

Ancaman Ekstremis Sayap Kanan Meningkat, Jerman Perkuat Keamanan

Internasional
Kasus Virus Corona Per 23 Februari 2020, 2.400 Orang Meninggal, 76.000 Terinfeksi

Kasus Virus Corona Per 23 Februari 2020, 2.400 Orang Meninggal, 76.000 Terinfeksi

Internasional
Dalam 24 Jam, Italia Umumkan 2 Korban Meninggal dan 79 Kasus Infeksi Virus Corona

Dalam 24 Jam, Italia Umumkan 2 Korban Meninggal dan 79 Kasus Infeksi Virus Corona

Internasional
Mahathir Bakal Putuskan Sendiri Kapan Dia Akan Mundur

Mahathir Bakal Putuskan Sendiri Kapan Dia Akan Mundur

Internasional
Anak Monyet Ini Berusaha Bangunkan Sang Induk yang Mati Tersetrum

Anak Monyet Ini Berusaha Bangunkan Sang Induk yang Mati Tersetrum

Internasional
Pernyataan Muhadjir Effendy Ini Jadi Sorotan Media Internasional Karena Dianggap Menghebohkan

Pernyataan Muhadjir Effendy Ini Jadi Sorotan Media Internasional Karena Dianggap Menghebohkan

Internasional
Menikah Massal di Tengah Virus Corona, Pasangan Ini Berciuman Pakai Masker

Menikah Massal di Tengah Virus Corona, Pasangan Ini Berciuman Pakai Masker

Internasional
Virus Corona, Siapa Penyebar Pertama dan Mengapa Dia Penting untuk Ditemukan

Virus Corona, Siapa Penyebar Pertama dan Mengapa Dia Penting untuk Ditemukan

Internasional
Takut Tertular Virus Corona, Demonstran di Ukraina Lempari Bus yang Bawa Warga dari China

Takut Tertular Virus Corona, Demonstran di Ukraina Lempari Bus yang Bawa Warga dari China

Internasional
Rusia Jalin Koordinasi dengan China Tangani Kasus Virus Corona

Rusia Jalin Koordinasi dengan China Tangani Kasus Virus Corona

Internasional
Kisah Korban Selamat Virus Corona (2): Ingin Berterima Kasih Dapat Hidup Kedua

Kisah Korban Selamat Virus Corona (2): Ingin Berterima Kasih Dapat Hidup Kedua

Internasional
Kasus Infeksi Baru Virus Corona di China Menurun di Saat Kasus Internasional Meningkat

Kasus Infeksi Baru Virus Corona di China Menurun di Saat Kasus Internasional Meningkat

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X