Iklannya Diklaim Promosikan Wisata Seks Thailand, AirAsia Minta Maaf

Kompas.com - 26/03/2019, 17:39 WIB
Iklan AirAsia di bus di Brisbane, Australia. (Twitter/Melinda TankardReist) Iklan AirAsia di bus di Brisbane, Australia. (Twitter/Melinda TankardReist)

BRISBANE, KOMPAS.com - Maskapai penerbangan asal Malaysia, AirAsia, meminta maaf atas iklan di Australia yang dilabeli dengan status "berbahaya".

Pasalnya, iklan yang menyertakan slogan "Get off in Thailand" dituding mempromosikan wisata seks di Thailand.

Iklan tersebut dipasang pada sejumlah bus dan papan iklan di Brisbane untuk mempromosikan rute langsung maskapai tersebut ke Bangkok.

Baca juga: Bos AirAsia Kritik Operator Bandara Malaysia karena Sarang Lebah

Persoalan ini muncul ketika juru kampanye Collective Shout, gerakan kampanye yang menentang objektifikasi perempuan, melihat iklan tersebut pada sebuah bus, Jumat lalu.

Diwartakan The Sydney Morning Herald, Senin (25/3/2019), Melinda Liszewki kemudian mengambil gambar itu dan mengirimkan ke rekan-rekannya. Mereka sepakat jika iklan tersebut mengarah seksis.

Dia mengatakan, sebuah penelitian menyebutkan sekitar 250.000 pria dari negara Barat mengunjungi Thailand setiap tahun untuk mengeksploitasi perempuan dan anak-anak secara seksual.

"Mengejutkan, iklan seperti itu muncul di bus Brisbane," katanya.

Juru bicara AirAsia mengatakan, iklan tersebut telah dicabut dan dipastikan tidak akan beredar lagi.

"Kami menanggapi umpan balik masyarakat dengan sangat serius dan dengan tulus meminta maaf atas keprihatinan," ujarnya.

"Kami menginstruksikan mitra media kami untuk menghapus iklan sesegera mungkin hari ini dari semua lokasi," imbuhnya, seperti dikutip dari BBC.

Baca juga: Sunat Dua Putrinya, Ibu di Australia Dipenjara

Anggota dewan Kota Brisbane, Kara Cook menyebut iklan tersebut mengerikan. Dia mendesak agar dewan bertanggung jawab atas iklan yang beredar di sarana transportasi umum itu.

"Iklan ini benar-benar tidak sesuai dan menyoroti situasi mengerikan yang dihadapi banyak perempuan dan anak-anak, yang menjadi korban eksploitasi seksual di Thailand," ujarnya.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X