Dikira Sampo, Pria Ini Keramas Pakai Pestisida

Kompas.com - 26/03/2019, 12:14 WIB
Dokter di Kunming, China, harus menggunduli rambut seorang pria setelah tak sengaja keramas menggunakan pestisida. Sina.com.cn via SCMPDokter di Kunming, China, harus menggunduli rambut seorang pria setelah tak sengaja keramas menggunakan pestisida.

KUNMING, KOMPAS.com - Seorang pria di kawasan barat daya China harus mendapat perawatan intensif setelah dia mencuci rambutnya dengan bahan kimia berkonsentrasi tinggi.

Pria yang tak disebutkan identitasnya dari Kunming, Provinsi Yunnan itu menyimpan dichlorvos atau DDVP yang merupakan jenis pestisida.

Kankannews.com via SCMP memberitakan Senin (25/2/2019), pria itu menyimpan pestisida di sebelah sampo, dan tak sengaja menggunakannya waktu keramas.

Baca juga: Dikira Obat Pembesar Penis, 4 Remaja Tewas Minum Pestisida

Si pria baru menyadari kesalahan konyolnya sudah keramas dengan bahan beracun pada awal Maret ini. Ketika itu, dia sudah menunjukkan sejumlah gejala.

Antara lain dia menggigil dan berkeringat. Pria anonim tersebut lantas berupaya membersihkan rambutnya dari pestisida itu, namun gagal.

Akhirnya, dia pun mencari pengobatan di Rumah Sakit Pengobatan Tradisional China di Yunnan, di mana dokter langsung menggunduli kepalanya.

Wakil direktur departemen gawat darurat rumah sakit Wu Ying mengungkapkan, pria itu sudah mencoba membilas rambutnya dengan air bercampur cuka.

"Sebenarnya dalam situasi seperti yang dia alami, caranya sangat salah," ucap Wu. Ia menuturkan dokter merawat pria itu setelah menunjukkan gejala keracunan.

Mereka mulai memotong rambut si pria dengan mesin pencukur rambut sekali pakai dan dilanjutkan gunting untuk menghapus residu pestisida.

Untungnya pria itu datang tepat waktu sehingga dia cepat mendapat perawatan, dan dikabarkan telah pulih dalam beberapa hari berselang.

Dikembangkan dari racun saraf, DDVP dipakai sebagai pestisida rumah tangga dan industri. Senyawa itu sudah dilarang di Uni Eropa sejak dua dekade silam.

Alasannya karena racun serta dampak negatif terhadap lingkungan yang lama. Di China, DDVP juga dilarang di sejumlah kawasan seperti Guangzhou.

Namun, praktiknya masih ada warga desa yang menggunakan bahan itu sebagai menghilangkan kutu rambut, gatal, maupun eksim.

Pada November 2018, seorang gadis lima tahun hampir tewas setelah neneknya membilas rambutnya menggunakan DDVP untuk menghilangkan kutu.

Baca juga: Nasi yang Tewaskan 15 Orang di India Mengandung Pestisida Beracun

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku
Komentar


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rusia Diduga Telepon Pemberontak Ukraina yang Jatuhkan Pesawat Malaysia Airlines MH17

Rusia Diduga Telepon Pemberontak Ukraina yang Jatuhkan Pesawat Malaysia Airlines MH17

Internasional
Dapat Mosi Tidak Percaya, Pemerintah Kuwait Mengundurkan Diri

Dapat Mosi Tidak Percaya, Pemerintah Kuwait Mengundurkan Diri

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Istri Habis Rp 600 Juta di Harbolnas, Suaminya Ingin Bunuh Diri | Israel Ditembaki Roket

[POPULER INTERNASIONAL] Istri Habis Rp 600 Juta di Harbolnas, Suaminya Ingin Bunuh Diri | Israel Ditembaki Roket

Internasional
Israel Klaim 1 Lagi Komandan Jihad Islam dan Keluarganya Tewas dalam Serangan

Israel Klaim 1 Lagi Komandan Jihad Islam dan Keluarganya Tewas dalam Serangan

Internasional
Berdebat dengan Demonstran Hong Kong, Kepala Pria 70 Tahun Dilempar Batu Bata

Berdebat dengan Demonstran Hong Kong, Kepala Pria 70 Tahun Dilempar Batu Bata

Internasional
Dianggap Terlalu Awal, Keluarga di Texas Ini Diminta Copot Hiasan Natal

Dianggap Terlalu Awal, Keluarga di Texas Ini Diminta Copot Hiasan Natal

Internasional
Ekor Anak Anjing Ini Tumbuh di Kepala

Ekor Anak Anjing Ini Tumbuh di Kepala

Internasional
Komandannya Tewas Diserang, Jihad Islam Tembakkan Roket Tiap 7 Menit ke Israel

Komandannya Tewas Diserang, Jihad Islam Tembakkan Roket Tiap 7 Menit ke Israel

Internasional
Hadapi Polisi, Pelajar Hong Kong Mempersenjatai Diri dengan Panah dan Tombak

Hadapi Polisi, Pelajar Hong Kong Mempersenjatai Diri dengan Panah dan Tombak

Internasional
Menlu Retno: Saatnya Wanita Bekerja Bersama Membawa Panji Toleransi

Menlu Retno: Saatnya Wanita Bekerja Bersama Membawa Panji Toleransi

Internasional
Datang ke AS, Erdogan Mengaku Kembalikan Surat yang Ditulis Trump

Datang ke AS, Erdogan Mengaku Kembalikan Surat yang Ditulis Trump

Internasional
Mantan Pemimpin ISIS Baghdadi Pasang Koneksi Internet di Persembunyiannya

Mantan Pemimpin ISIS Baghdadi Pasang Koneksi Internet di Persembunyiannya

Internasional
Ribuan Burung Mati Misterius di Danau Pedalaman India

Ribuan Burung Mati Misterius di Danau Pedalaman India

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Sungai di Korsel Berubah Merah karena Darah Babi | Pria Diborgol karena Sandwich

[POPULER INTERNASIONAL] Sungai di Korsel Berubah Merah karena Darah Babi | Pria Diborgol karena Sandwich

Internasional
Pemimpin Oposisi Inggris Sebut Eks Pemimpin ISIS Baghdadi Harus Ditangkap Hidup-hidup

Pemimpin Oposisi Inggris Sebut Eks Pemimpin ISIS Baghdadi Harus Ditangkap Hidup-hidup

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X