Hamas Klaim Capai Gencatan Senjata dengan Israel Dimediasi Mesir

Kompas.com - 26/03/2019, 08:14 WIB
Asap disertai pijaran api membubung dari salah satu gedung di Gaza ketika jet tempur Israel menyerang sebagai bentuk balasan setelah roket menghantam Tel Aviv pada Senin (25/3/2019). AFP via Daily MailAsap disertai pijaran api membubung dari salah satu gedung di Gaza ketika jet tempur Israel menyerang sebagai bentuk balasan setelah roket menghantam Tel Aviv pada Senin (25/3/2019).

GAZA CITY, KOMPAS.com - Kelompok Hamas menyatakan mereka telah mencapai gencatan senjata dengan Israel pasca-serangan udara yang terjadi di Jalur Gaza.

Disampaikan juru bicara Fawzi Barhoum, gencatan senjata itu dimediasi oleh Mesir, sebagaimana diwartakan kantor berita AFP Senin (25/3/2019).

Baca juga: Balas Serangan Roket, Israel Bombardir Wilayah Hamas di Gaza

"Upaya Mesir dalam melakukan mediasi sukses menghasilkan gencatan senjata antara pihak penyerang dengan faksi penentang," ujar Barhoum.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu yang tengah berkunjung ke Amerika Serikat (AS) tidak memberikan komentar atas klaim itu.

Baku tembak sempat dilaporkan terjadi setelah Barhoum mengumumkannya. Namun situasi menjadi tenang setelah tengah malam waktu setempat.

Klaim gencatan senjata itu muncul setelah jet tempur Israel menyerang sejumlah titik di Gaza yang disebut adalah bangunan milik Hamas.

Serangan udara pada Senin malam waktu setempat itu menghantam kantor pemimpin Hamas Ismail Haniyeh dan markas besar badan intelijen.

Serangan udara itu merupakan balasan setelah roket yang ditembakkan dari Rafah mengenai kawasan Mishmeret di ibu kota Tel Aviv pagi harinya.

Sejumlah roket sempat muncul dari Gaza menuju Israel yang membuat sirine berbunyi. Tidak dijelaskan apakah ada laporan kerusakan maupun korban jiwa.

Pernyataan gabungan yang dirilis Hamas serta milisi Islamic Jihad menyatakan roket itu ditembakkan sebagai respon atas serangan udara Israel.

Dalam pertemuan dengan Presiden Donald Trump, Netanyahu mencanangkan bakal membalas setiap "agresi ceroboh" yang mengarah ke negaranya.

Netanyahu melanjutkan dia memutuskan mempersingkat kunjungannya ke Washington setelah roket dari Gaza melukai tujuh orang di Mishmeret.

Adapun Netanyahu berkunjung ke AS antara lain hadir dalam pengakuan Dataran Tinggi Golan sebagai wilayah Israel yang diumumkan oleh Trump.

Baca juga: Diserang Roket, Israel Kirim Tentara ke Sekitar Wilayah Kantong Hamas



Sumber AFP
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X