Biografi Tokoh Dunia: Jules Verne, Pelopor Novel Fiksi Ilmiah

Kompas.com - 25/03/2019, 23:25 WIB
Foto sosok Jules Verne yang diambil pada tahun 1878. WIKIPEDIA / FELIX NADARFoto sosok Jules Verne yang diambil pada tahun 1878.

Fase Karya Jules Verne

Jika dibagi ke dalam fase, karya-karya tulisan Jules dapat dibagi menjadi tiga fase berbeda. Pertama adalah fase positivisme yakni antara 1862 hingga 1886.

Pada masa ini, Jules banyak menghasilkan tulisan-tulisan populer seperti "Perjalanan ke Pusat Bumi" (1863), "Dari Bumi Menuju Bulan (1865), "Mengelilingi Bulan" (1870), "20.000 Liga di Bawah Laut" (1870), serta "Mengelilingi Dunia dalam Delapan Hari" (1873).

Pada masa jayanya ini, Jules menyempatkan mengunjungi New York dan berlayar ke negara-negara Eropa bahkan membeli kapal pesiar.

Fase kedua, yakni dari tahun 1886 hingga kematiannya di tahun 1905. Masa-masa ini digambarkan sebagai masa pesimistis Jules.

Karya-karya yang dihasilkan Jules selama masa ini pun berubah dari kisah perjalanan luar biasa menjadi kisah yang menceritakan bahaya teknologi yang ditimbulkan para ilmuwan yang dipenuhi keangkuhan.

Karya-karya Jules pada fase ini di antaranya, "Pulau Terapung" atau "Pulau Baling-baling" (1895), "Demi Bendera" (1896), dan "Penguasa Dunia" (1904).

Baca juga: Biografi Tokoh Dunia: Auguste Rodin, Seniman Pematung The Thinker

Perubahan sudut pandang penulisan Jules disebut pararel dengan masalah-masalah yang dihadapinya, seperti masalah dengan pertentang putranya, Michel, kesulitan ekonomi, kematian sang mentor Hetzel, serta insiden penembakan oleh keponakannya yang mengalami gangguan kejiwaan hingga melukai kakinya dan membuat Jules pincang.

Seiring dengan bertambahnya usia, kesehatan Jules pun mulai mengalami penurunan, salah satunya menderita diabetes.

Hingga pada 24 Maret 1905, Jules meninggal di kediamannya di Amiens. Dia meninggal dengan meninggalkan setumpuk tulisan yang belum rampung di lemari kerjanya.

Meski sang penulis telah meninggal, namun karya-karya Jules Verne tetap berlanjut. Adalah putranya, Michel, yang melanjutkan kerja yang ditinggalkan sang ayah.

Inilah fase ketiga karya Jules Verne, yakni dari 1905 hingga 1919, yang dilanjutan oleh Michel.

Karya-karya terkenal pada fase ini di antaranya ada "Gunung Api Emas" (1906), "Pengejaran Meteor Emas" (1908), "Pilot Danube" (1908), dan "Rahasia Wilhelm Storitz" (1910).

Baca juga: Biografi Tokoh Dunia: Clare Hollingworth, Perempuan Wartawan Perang Dunia II

Membandingkan karya tulisan Jules dari fase pertama dan kedua dengan yang ketiga, para peneliti modern menemukan bahwa Michel tak sekadar membaca dan melanjutkan naskah yang ditinggalkan Jules, terkadang dia juga merombak, bahkan hampir keseluruhan cerita.

Pada banyak kasus dia menambahkan karakter, menyusun ulang alur, dan menjadikannya lebih melodramatik.

Pada 1925, Michel meninggal dan berakhir pula fase terakhir dari karya sang pelopor fiksi ilmiah, Jules Verne.

Halaman:
Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X