Video Teror Christchurch, Dewan Muslim Perancis Gugat Facebook dan YouTube

Kompas.com - 25/03/2019, 21:10 WIB
Petugas menghalangi warga mendekat ke area yang disterilkan pasca-insiden penembakan di Masjid Al Noor, Kota Christchurch, Selandia Baru, Jumat (15/3/2019). Perdana Menteri Selandia Baru, Jacinda Ardern, dalam keterangannya mengatakan, sedikitnya 40 orang tewas dan 20 lainnya luka parah dalam serangan teror tersebut. ANTARA FOTO/REUTERS/STRINGERPetugas menghalangi warga mendekat ke area yang disterilkan pasca-insiden penembakan di Masjid Al Noor, Kota Christchurch, Selandia Baru, Jumat (15/3/2019). Perdana Menteri Selandia Baru, Jacinda Ardern, dalam keterangannya mengatakan, sedikitnya 40 orang tewas dan 20 lainnya luka parah dalam serangan teror tersebut.

PARIS, KOMPAS.com - Dewan Muslim Perancis (CFCM) mengajukan gugatan kepada dua perusahaan raksasa Facebook dan YouTube atas siaran langsung video teror penembakan masjid di Selandia Baru.

Diwartakan kantor berita AFP, Senin (25/3/2019), tuntutan itu diajukan kepada dua perusahaan tersebut untuk cabang Perancis.

"Menyiarkan pesan dengan konten kekerasan tentang terorismem atau cenderung melanggar martabat manusia untuk dilihat anak di bawah umur," demikian bunyi gugatan itu.

Baca juga: Korban Penembakan di Masjid Selandia Baru: Jangan Sedih, Aku Baik-baik Saja...

Pelanggaran semacam itu di Perancis dapat dihukum penjara selama tiga tahun dan denda senilai 75.000 euro atau Rp 1,2 miliar.

Seperti diketahui, Facebook menyatakan menghapus video siaran langsung tersebut dengan cepat.

Video menunjukkan peristiwa penembakan yang menewaskan 50 orang oleh pria supremasi kulit putih di dua masjid di Christchurch pada 15 Maret lalu.

Meski telah dihapus, namun siaran langsung berdurasi 17 menit telah dibagikan secara luas di YouTube dan Twitter.

Sejumlah platform internet bahkan harus berjuang untuk menghapus video yang dibagikan ulang.

CFCM menyebut, Facebook butuh waktu 29 menit untuk menghapus setelah siaran langsung mengerikan ditayangkan.

Sementara, panel Kongres AS pada pekan lalu meminta para pejabat eksekutif Facebook dan YouTube, serta Microsoft dan Twitter, untuk menjelaskan penyebaran yang meluas video teror masjid di Selandia Baru.

Baca juga: PM Selandia Baru Perintahkan Investigasi Aksi Teroris di Christchurch

Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern telah memerintahkan sebuah penyelidikan independen terkait aksi teror di Christchurch.

Penyelidikan ini digelar untuk mengetahui kemungkinan polisi dan dinas intelijen sebenarnya bisa mencegah tragedi tersebut.

"Amat penting agar semua fakta diungkap untuk memahami bagaimana aksi terorisme ini bisa terjadi dan bagaimana kita bisa menghentikannya," ujar Ardern.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Hong Kong Kepung Universitas Setelah Bentrok Semalaman dengan Demonstran

Polisi Hong Kong Kepung Universitas Setelah Bentrok Semalaman dengan Demonstran

Internasional
Rusia Bakal Kembalikan 3 Kapal yang Ditahan ke Ukraina

Rusia Bakal Kembalikan 3 Kapal yang Ditahan ke Ukraina

Internasional
Korea Utara Sebut Joe Biden 'Anjing Gila', Begini Reaksi Trump

Korea Utara Sebut Joe Biden "Anjing Gila", Begini Reaksi Trump

Internasional
Diserbu Polisi, Demonstran Hong Kong Bakar Pintu Masuk Universitas

Diserbu Polisi, Demonstran Hong Kong Bakar Pintu Masuk Universitas

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Media AS Soroti Pabrik Tahu di Tropodo | Penyanyi Chile Telanjang Dada sebagai Protes

[POPULER INTERNASIONAL] Media AS Soroti Pabrik Tahu di Tropodo | Penyanyi Chile Telanjang Dada sebagai Protes

Internasional
Siksa Anaknya yang Berusia 5 Tahun hingga Tewas, Terungkap Kecerdasan Si Ayah Rendah

Siksa Anaknya yang Berusia 5 Tahun hingga Tewas, Terungkap Kecerdasan Si Ayah Rendah

Internasional
Media AS New York Times Soroti Pabrik Tahu di Indonesia yang Gunakan Plastik sebagai Bahan Bakar

Media AS New York Times Soroti Pabrik Tahu di Indonesia yang Gunakan Plastik sebagai Bahan Bakar

Internasional
Suarakan Protes, Penyanyi Chile Ini Telanjang Dada Saat Terima Penghargaan

Suarakan Protes, Penyanyi Chile Ini Telanjang Dada Saat Terima Penghargaan

Internasional
Kapten Polisi di AS Ini Ditangkap Anggotanya Sendiri dalam Kasus Prostitusi

Kapten Polisi di AS Ini Ditangkap Anggotanya Sendiri dalam Kasus Prostitusi

Internasional
Pria Australia Kisahkan Selamat dari Serangan Buaya Setelah Cungkil Matanya

Pria Australia Kisahkan Selamat dari Serangan Buaya Setelah Cungkil Matanya

Internasional
Venesia Dilanda Banjir, Karya Seni Mulai Diselamatkan

Venesia Dilanda Banjir, Karya Seni Mulai Diselamatkan

Internasional
Pelaku Penembakan Massal SMA AS yang Tewaskan 2 Murid Meninggal di Rumah Sakit

Pelaku Penembakan Massal SMA AS yang Tewaskan 2 Murid Meninggal di Rumah Sakit

Internasional
Abaikan Ancaman Sanksi AS, Turki Bakal Beli Sistem Rudal S-400 dari Rusia

Abaikan Ancaman Sanksi AS, Turki Bakal Beli Sistem Rudal S-400 dari Rusia

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bocah 9 Tahun Lulus Sarjana | Pria Hong Kong Dibakar Hidup-hidup

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bocah 9 Tahun Lulus Sarjana | Pria Hong Kong Dibakar Hidup-hidup

Internasional
Ada Bau 'Kaus Kaki Basah', Pesawat Airbus Dikembalikan ke Perancis

Ada Bau "Kaus Kaki Basah", Pesawat Airbus Dikembalikan ke Perancis

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X