Dituduh Korupsi, Mantan Kepala Dinas Intelijen Nigeria Diburu

Kompas.com - 25/03/2019, 17:37 WIB
Ilustrasi. ShutterstockIlustrasi.
|

ABUJA, KOMPAS.com - Badan anti- korupsi Nigeria mengumumkan, mantan kepala dinas intelijen kini dicari setelah uang tunai sebanyak 43 juta dollar AS atau lebih dari Rp 609 miliar ditemukan di apartemen mewahnya.

Sebuah pengadilan di kota Lagos bulan lalu menerbitkan surat penahanan untuk Ayodele Oke, mantan kepala Badan Intelijen Nasional (NIA), dan istrinya setelah mereka tidak memenuhi panggilan pengadilan.

Komisi Kejahatan Ekonomi dan Keuangan (EFCC), pada Minggu (25/3/2019) malam mengatakan, pasangan ini sekarang resmi menjadi buronan.

Baca juga: Muhammadu Buhari, Sang Petahana yang Kembali Pimpin Nigeria

Para agen EFCC menggerebek sebuah apartemen di Osborne Road, kawasan Ikoyi, Lagos pada April 2017 dan menemukan uang tunai sebanyak 43.449.947 dollar AS.

Selain itu para agen EFCC juga menemukan uang tunai 27.800 poundsterling (Rp 519 juta) dan 23.218.000 naira (Rp 910 juta).

EFCC tidak menyebutkan kemungkinan keberadaan Ayodele dan istrinya. Namun, media lokal menyebut, keduanya kemungkinan sudah meninggalkan Nigeria.

Pada Januari lalu, pemerintah Nigeria menjatuhkan dakwaan korupsi untuk Ayodele dan istrinya serta seorang pejabat senior Babachir Lawal.

Lawal dituduh memberikan kongtrak di kawasan yang terdampak pemberontakan Boko Haram kepada perusahaan yang masih terkait dengan dirinya.

Baik Ayodele maupun Lawal adalah orang dekat Presiden Muhammadu Buhari, sehingga kasus ini menjadi ujian keseriusan pemerintah memerangi korupsi.

Baca juga: Warga Nigeria Habiskan Rp 40 Juta untuk Buat Visa Palsu

Buhari (76) terpilih kembali menjadi presiden untuk masa jabatan empat tahun ke depan usai memenangi pemilihan umum bulan lalu.

Saat mulai menjabat pada 2015, Buhari berjanji akan memberantak korupsi tetapi dia kemudian dituduh menggunakan alasan pemberantasan korupsi untuk memburu musuh politiknya.




Sumber AFP
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X