Diserang Roket, Israel Kirim Tentara ke Sekitar Wilayah Kantong Hamas

Kompas.com - 25/03/2019, 16:35 WIB
Sebuah rumah penduduk di Mishmeret, Israel, hancur diserang roket yang diyakini berasal dari Gaza. (Twitter/IDF) Sebuah rumah penduduk di Mishmeret, Israel, hancur diserang roket yang diyakini berasal dari Gaza. (Twitter/IDF)

TEL AVIV, KOMPAS.com - Militer Israel menuding kelompok Hamas melakukan serangan roket dari Jalur Gaza pada Senin (25/3/2019) yang menghantam sebuah rumah penduduk dan melukai 7 orang.

Kini, militer Israel mengirim dua brigade ke sekitar wilayah kantong Hamas.

"Peluncuran itu dilakukan oleh Hamas dari salah satu posisinya di daerah Rafah," kata juru bicara militer Israel Ronen Manelis, dikutip AFP.

Baca juga: Suriah Berjanji Bakal Rebut Kembali Dataran Tinggi Golan dari Israel

Roket dari Palestina yang jatuh itu merupakan yang paling jauh mencapai Israel konflik 2014 dengan kelompok bersenjata di Gaza.

Roket tersebut harus melakukan perjalanan sekitar 120 kilometer dari Rafah untuk menghantam sebuah rumah di Mishmeret.

Insiden tersebut menimbulkan kekhawatiran terhadap eksalasi militer antara kedua belah pihak menjelang pemilu di Israel pada 9 April mendatang.

Hamas sejauh ini tidak mengomentari tuduhan Israel.

Laporan dari BBC menyebutkan, roket yang ditembakkan dari Jalur Gaza itu jatuh pada Senin (25/3/2019) pukul 05.20 waktu setempat.

Pasukan Pertahanan Israel (IDF) menyatakan, roket mengenai sebuah rumah sehingga memicu kebakaran dan melukai 7 orang dari satu keluarga.

Di antara korban terluka terdapat seorang gadis usia 12 tahun, bocah laki-laki berusia 3 tahun, dan bayi 6 bulan.

Video yang dibagikan oleh IDF di Twitter menunjukkan hancurnya rumah tersebut. Sebagian besar atap dan dinding rusak parah.

Baca juga: Menlu AS Yakin Trump Dikirim Tuhan untuk Selamatkan Israel dari Iran

Ini telah menimbulkan kekhawatiran akan eskalasi militer yang parah antara kedua belah pihak menjelang pemilihan umum 9 April.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu segera terbang ke negaranya, untuk menanggapi situasi tersebut ketika dia berada di Amerika Serikat.

Netanyahu mengatakan akan kembali setelah bertemu dengan Presiden AS Donald Trump Senin malam, membatalkan kehadirannya pada konferensi tahunan AIPAC.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber BBC,AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Salah Buat Berita, Jurnalis China Ini Dimaafkan Netizen Setelah Fotonya Beredar

Salah Buat Berita, Jurnalis China Ini Dimaafkan Netizen Setelah Fotonya Beredar

Internasional
Diselundupkan ke AS, Warga China Dimasukkan Dalam Mesin Cuci

Diselundupkan ke AS, Warga China Dimasukkan Dalam Mesin Cuci

Internasional
Ratusan Pengacara Serang Rumah Sakit di Pakistan, 3 Pasien Meninggal

Ratusan Pengacara Serang Rumah Sakit di Pakistan, 3 Pasien Meninggal

Internasional
Pria Uganda Mengaku Bisa Bunuh Nyamuk dengan Kentut, Ini Faktanya

Pria Uganda Mengaku Bisa Bunuh Nyamuk dengan Kentut, Ini Faktanya

Internasional
Pria Thailand Kisahkan Cacing Pita Diduga Sepanjang 10 Meter Keluar dari Anus Saat BAB

Pria Thailand Kisahkan Cacing Pita Diduga Sepanjang 10 Meter Keluar dari Anus Saat BAB

Internasional
Menang Telak di Pemilu Inggris, Apa Resep Kemenangan Boris Johnson?

Menang Telak di Pemilu Inggris, Apa Resep Kemenangan Boris Johnson?

Internasional
Keluarga Gajah Terekam Menginvasi Hotel di Zambia untuk Sarapan

Keluarga Gajah Terekam Menginvasi Hotel di Zambia untuk Sarapan

Internasional
Trump Kritik Greta Thunberg: Pergilah Menonton Film Bersama Teman!

Trump Kritik Greta Thunberg: Pergilah Menonton Film Bersama Teman!

Internasional
Perdana Menteri Boris Johnson Raih Kursi Mayoritas di Pemilu Inggris

Perdana Menteri Boris Johnson Raih Kursi Mayoritas di Pemilu Inggris

Internasional
Myanmar Dituduh Genosida Rohingya, Ini Peringatan Aung San Suu Kyi

Myanmar Dituduh Genosida Rohingya, Ini Peringatan Aung San Suu Kyi

Internasional
AS Uji Coba Rudal Balistik ke Samudra Pasifik

AS Uji Coba Rudal Balistik ke Samudra Pasifik

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] AU AS Unggul dari Rusia dan China | Bocah Tendang Mobil yang Tabrak Ibunya

[POPULER INTERNASIONAL] AU AS Unggul dari Rusia dan China | Bocah Tendang Mobil yang Tabrak Ibunya

Internasional
Studi: Angkatan Udara AS Unggul Jauh dari Rusia dan China

Studi: Angkatan Udara AS Unggul Jauh dari Rusia dan China

Internasional
Satu-satunya Kapal Induk Milik Rusia Terbakar

Satu-satunya Kapal Induk Milik Rusia Terbakar

Internasional
Pemerintahan Baru Gagal Terbentuk, Israel Bakal Gelar Pemilu Ketiga dalam Setahun

Pemerintahan Baru Gagal Terbentuk, Israel Bakal Gelar Pemilu Ketiga dalam Setahun

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X