Kompas.com - 25/03/2019, 13:18 WIB

"Dia menjabarkan situasinya dan menjelaskan mereka punya para anggota sel tidur yang tersebar di seluruh Benua Biru, dan menunggu perintah," ucapnya di 2016.

Namun, sejumlah serangan yang terjadi di Eropa, termasuk pengeboman Manchester pada 2017, dilakukan pelaku karena terinspirasi, bukanlah diperintahkan langsung.

Raffaello Pantucci dari Royal United Services Institute (RUSI) meyakini, serangan teror di Eropa bukanlah prioritas utama ISIS.

"Masalah terbesarnya adalah ketika anggota asing itu bisa menjadi inspirasi bagi generasi berikutnya dan menimbulkan bencana," tuturnya.

Baca juga: Trump Yakin ISIS Masih Jadi Ancaman

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan Video Lainnya >

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.