[POPULER INTERNASIONAL] Teka-teki Keberaaan Pemimpin ISIS | 1.300 Penumpang Kapal Pesiar Diangkut Helikopter

Kompas.com - 25/03/2019, 05:08 WIB
Pimpinan ISIS, Abu Bakr al-Baghdadi. MirrorPimpinan ISIS, Abu Bakr al-Baghdadi.

KOMPAS.com - Negsra Islam Irak dan Suriah (ISIS) telah dinyatakan kalah pada Sabtu pekan lalu (23/3/2019) setelah benteng terakhir mereka di Baghouz direbut.

Teka-teki pun kini bergulir mengenai nasib pemimpin mereka, Abu Bakar al-Baghdadi, yang tak terlihat sejak mendeklarasikan "kekhalifahan" pada 2014.

Dari Norwegia, sebanyak 1.300 penumpang kapal pesiar harus dievakuasi dengan helikopter karena kendala teknis yang terjadi.

Dua artikel itu masuk ke dalam empat kabar populer internasional untuk membuka pekan Anda pada Minggu (24/3/2019) hingga Senin pagi (25/3/2019).

1. ISIS Dinyatakan Kalah, ke Mana Perginya Pemimpin Mereka?
Momentum tercipta di Baghouz, desa kawasan timur Suriah yang berbatasan dengan Irak, ketika Negara Islam Irak dan Suriah ( ISIS) dinyatakan kalah.

Kemenangan Pasukan Demokratik Suriah (SDF) merebut desa yang menjadi benteng terakhir ISIS menandai berakhirnya operasi intensif sejak 9 Februari.

Kini dengan kekalahan ISIS itu teka-teki pun menggelayut. Bagaimanakah nasib dan ke mana perginya pemimpin mereka, Abu Bakar al-Baghdadi?

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sekarang setelah wilayahnya terhapus dan kepalanya dihargai 25 juta dollar AS, sekitar Rp 354,1 miliar, ke manakah perginya Baghdadi?

Penjelasan mengenai dugaan di mana dia berada bisa Anda simak di sini.

2. Terjebak Badai, 1.300 Penumpang Kapal Pesiar Diangkut Pakai Helikopter
Tim penyelamat harus bekerja keras di sepanjang Sabtu (23/3/2019) malam untuk menyelamatkan 1.300 penumpang dan kru sebuah kapal pesiar yang terjebak cuaca buruk di lepas pantai Norwegia.

Mesin kapal pesiar Viking Sky masti pada Sabtu siang dan mulai hanyut sejauh dua kilometer membuat kapten kapal langsung membuat panggilan darurat.

Kru kapal berhasil menyalakan satu mesin dan menjatuhkan jangkar. Namun, pemerintah Norwegia menyimpulkan terlalu berisiko membiarkan para penumpang tetap berada di kapal itu.

Bagaimana ulasan lengkap proses evakuasi penumpang Viking Sky itu, Anda bisa membacanya melalui tautan ini.

3. Ribuan Anggota ISIS dari 54 Negara yang Ditahan SDF Kini Bak "Bom Waktu"
Pasukan Demokratik Suriah ( SDF) memperingatkan terlepas dari benteng terakhir ISIS yang telah ditaklukan, ribuan anggotanya yang berasal dari negara asing bak bom waktu yang harus segera "dijinakkan" oleh dunia.

Diwartakan kantor berita AFP, para pemimpin dunia memang dengan segera menyambut pengumuman ISIS sudah dikalahkan.

Namun ketika SDF menyapu desa Baghouz, Suriah, hingga hancur, masalah ribuan anggota ISIS dari 54 negara asing yang kini ditangkap dinilai masih menimbulkan ancaman.

Mengapa anggota asing ISIS itu disebut bom waktu? Silakan simak penjelasannya di sini.

4. 115 Penduduk Desa di Mali Tewas Dibantai Suku Pemburu Dogon
Pemburu Dogon menyerang sebuah desa di Fulani, Mali, pada Sabtu (23/3/2019) dan menewaskan sekitar 115 orang.

Insiden tersebut terjadi ketika delegasi PBB melakukan kunjungan ke negara itu.

Sebagai informasi, pemburu Dogon merupakan kelompok etnis tradisional di Mali, Afrika Barat, yang dikenal dengan tarian topeng tradisional mereka.

Apa yang menyebabkan para penduduk itu dibunuh, Anda bis mendapatkan penjelasannya di sini.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.