6 Aturan Kejam ISIS kepada Jutaan Penduduk Ketika Masih Berkuasa

Kompas.com - 24/03/2019, 20:31 WIB
Sekelompok pria yang diduga ISIS ikut dalam rombongan warga yang dievakuasi oleh Pasukan Demokratik Suriah (SDF) dari wilayah terakhir ISIS di Baghouz, Suriah, Senin (4/3/2019). (AFP/BULENT KILIC) Sekelompok pria yang diduga ISIS ikut dalam rombongan warga yang dievakuasi oleh Pasukan Demokratik Suriah (SDF) dari wilayah terakhir ISIS di Baghouz, Suriah, Senin (4/3/2019). (AFP/BULENT KILIC)

BAGHDAD, KOMPAS.com - Ketika ISIS berkuasa, jutaan orang dipaksa untuk bertahan dalam aturan brutal.

ISIS awalnya mendapat dukungan dari beberapa warga yang merasa ditinggalkan oleh otoritas negara yang korup.

Namun kelompok itu justru menyiksa dan mengeksekusi siapa pun yang tidak taat dengan hukum mereka.

Baca juga: Ribuan Anggota ISIS dari 54 Negara yang Ditahan SDF Kini Bak Bom Waktu


Lalu seperti apa kekejaman ISIS sehingga membuat banyak orang menderita?

Pasar budak

ISIS dulu menguasai wilayah seluas negara Inggris dengan 7 juta populasi, termasuk penduduk Yazidi yang menganut agama kuno.

Ribuan pria dan anak laki-laki Yazidi dibantai yang menurut PBB dianggap sebagai genosida. ISIS juga menculik wanita dan anak perempuan kemudian menjual mereka di pasar budak. Banyak yang menderita pelecehan seksual selama bertahun-tahun.

"Kami melakukan semua yang mereka minta," kata Bessa Hamad, seorang warga Yazidi Irak, seperti dikutip dari AFP, Minggu (24/3/2019).

Dia mengaku sudah dijual enam kali oleh para anggota ISIS sebelum akhirnya melarikan diri dalam upaya terakhir mereka di Suriah.

"Kami tidak bisa mengatakan tidak," imbuhnya.

Menghitung bom

Sementara itu, anak-anak Yazidi yang tidak terbunuh dipaks untuk bertempur dan didoktrin membenci komunitas mereka.

Halaman Berikutnya
Halaman:
Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Pukuli Tersangka di Rumah Sakit, 2 Polisi Hong Kong Ditahan

Pukuli Tersangka di Rumah Sakit, 2 Polisi Hong Kong Ditahan

Internasional
Peringati Bulan Merdeka, McDonald's di Malaysia Berubah Nama Jadi Mekdi

Peringati Bulan Merdeka, McDonald's di Malaysia Berubah Nama Jadi Mekdi

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Sandera Penumpang Bus Pakai Pistol Mainan | Anjing Selamatkan Tuannya dari Hiu

[POPULER INTERNASIONAL] Sandera Penumpang Bus Pakai Pistol Mainan | Anjing Selamatkan Tuannya dari Hiu

Internasional
Jika Terjadi Konflik, Rudal China Bisa Merontokkan Pangkalan AS di Asia dalam Hitungan Jam

Jika Terjadi Konflik, Rudal China Bisa Merontokkan Pangkalan AS di Asia dalam Hitungan Jam

Internasional
Sandera Penumpang Pakai Pistol Mainan, Pelaku Pembajakan Bus Ditembak Mati Polisi

Sandera Penumpang Pakai Pistol Mainan, Pelaku Pembajakan Bus Ditembak Mati Polisi

Internasional
Perdana Menteri Italia Ingin Mengundurkan Diri

Perdana Menteri Italia Ingin Mengundurkan Diri

Internasional
AS Peringatkan Pelabuhan Yunani untuk Tak Bantu Kapal Tanker Iran

AS Peringatkan Pelabuhan Yunani untuk Tak Bantu Kapal Tanker Iran

Internasional
Ambil Pasir dari Pantai Italia, Pasangan Turis dari Perancis Terancam Dipenjara

Ambil Pasir dari Pantai Italia, Pasangan Turis dari Perancis Terancam Dipenjara

Internasional
Hari Ini dalam Sejarah: Leon Trotsky Dibunuh di Meksiko

Hari Ini dalam Sejarah: Leon Trotsky Dibunuh di Meksiko

Internasional
Viral Ikan Terperangkap Kantong Plastik, Begini Kisah di Baliknya

Viral Ikan Terperangkap Kantong Plastik, Begini Kisah di Baliknya

Internasional
Keluar dari Perjanjian Nuklir, AS Uji Coba Rudal Jelajah Jarak Menengah

Keluar dari Perjanjian Nuklir, AS Uji Coba Rudal Jelajah Jarak Menengah

Internasional
Pegawai Konsulat Hong Kong Diduga Ditahan di China, Inggris Khawatir

Pegawai Konsulat Hong Kong Diduga Ditahan di China, Inggris Khawatir

Internasional
Trump Berjanji Tak Akan Lakukan Ini di Greenland

Trump Berjanji Tak Akan Lakukan Ini di Greenland

Internasional
Terungkap, China Pakai Twitter dan Facebook untuk Lawan Peserta Demo Hong Kong

Terungkap, China Pakai Twitter dan Facebook untuk Lawan Peserta Demo Hong Kong

Internasional
Seekor Anjing Pit Bull Selamatkan Tuannya dari Gigitan Hiu

Seekor Anjing Pit Bull Selamatkan Tuannya dari Gigitan Hiu

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X