Kompas.com - 24/03/2019, 19:24 WIB

Beberapa bahkan mencabut kewarganegaraan anggota ISIS yang ditahan di Suriah.

"Harus ada koordinasi antara kami dan komunitas internasional untuk mengatasi bahaya ini," ucap Omar.

"Ada ribuan anak yang dibesarkan dengan ideologi ISIS," lanjutnya.

"Jika anak-anak ini tidak dididik ulang dan diintegrasikan kembali ke masyarakat, mereka adalah calon teroris di masa depan," imbuhnya.

Sementara itu, Presiden AS Donald Trump menyambut baik kekalahan kelompok ISIS setelah perjuangan selama lima tahun. Meski demikian, pria berusia 72 tahun itu menyebut kelompok ekstremis tersebut tetap menjadi ancaman.

"Kami akan tetap waspada, sampai akhirnya kalah di mana pun kelompok itu beroperasi," katanya.

Baca juga: Setelah Dinyatakan Kalah, Akankah Ancaman ISIS Sepenuhnya Hilang?

"Kami akan terus bekerja dengan mitra dan sekutu kami untuk menghancurkan teroris radikal," tuturnya.

Trump juga punya pesan khusus bagi kaum muda setelah ISIS dikalahkan.

"Kepada semua orang muda di internet yang percaya pada proganda ISIS, Anda akan mati jika bergabung," katanya.

"Sebaliknya, pikirkan tentang menjalani kehidupan yang hebat," ujarnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.