Menlu AS Yakin Trump Dikirim Tuhan untuk Selamatkan Israel dari Iran

Kompas.com - 23/03/2019, 16:16 WIB
Presiden AS, Donald Trump. AFP/NICHOLAS KAMMPresiden AS, Donald Trump.

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Mike Pompeo menyebut Presiden Donald Trump sebagai sosok yang ditakdirkan menyelamatkan Israel dari Iran.

Pernyataan itu Pompeo sampaikan dalam wawancara dengan Christian Broadcasting Network di tengah perayaan hari libur Yahudi bernama Purim.

Diwartakan BBC Jumat (22/3/2019), Purim merupakan peringatan di mana tokoh Alkitab bernama Ratu Esther menyelamatkan bangsa Israel dari Persia.

Baca juga: Jubir Gedung Putih: Tuhan Ingin Trump Menjadi Presiden AS

Dalam wawancara, Pompeo sempat ditanyai apakah kondisi yang dialami Trump sama seperti Ratu Esther. "Sebagai Kristiani, saya tentu meyakininya," ujarnya.

"Saya yakin karya Tuhan tengah berlangsung," kata menlu yang notabene mantan Direktur Badan Intelijen Pusat AS (CIA) tersebut.

Dia juga memuji upaya yang dilakukan pemerintahan Trump untuk memastikan demokrasi di kawasan Timur Tengah, terutama kelangsungan Israel, dapat terus berjalan.

Ucapan Pompeo langsung menuai kritikan dari mantan juru bicara Kementerian Luar Negeri, Laksamana Muda (Pur) John Kirby, kepada CNN.

Dalam penilaian Kirby, ucapan Pompeo yang sembrono karena menganggap Trump dikirim Tuhan tidak hanya menggelikan. Namun juga berbahaya, memalukan, dan tak bertanggung jawab.

Bagi kelompok ekstremis, gagasan dari Pompeo memberi kenyamanan bagi mereka yang selama ini melihat negara Barat sebagai "tentara salib".

"Sementara kelompok lain bakal menjadi gelisah karena selama ini, mereka menganggap AS sebagai pelindung kebebasan beragama dan sipil," terang Kirby.

Pompeo bukanlah pejabat publik pertama yang mengaitkan presiden berusia 72 tahun tersebut dengan Tuhan. Sekretaris Pers Sarah Sanders juga pernah mengucapkannya.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber CNN,BBC
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Di Turki, Risma Cerita soal Kelucuan Bonek

Di Turki, Risma Cerita soal Kelucuan Bonek

Internasional
Australia Bersiap Hadapi Hari Terpanas dalam Sejarah

Australia Bersiap Hadapi Hari Terpanas dalam Sejarah

Internasional
Ketahuan Berhubungan Seks dengan Pria Lain, Istri Tewas Ditembak Suaminya

Ketahuan Berhubungan Seks dengan Pria Lain, Istri Tewas Ditembak Suaminya

Internasional
Istri Terlalu Boros, Pria di India Bunuh Diri

Istri Terlalu Boros, Pria di India Bunuh Diri

Internasional
Pria 70 Tahun Tewas Dipukul Batu Bata, Polisi Hong Kong Tahan 5 Remaja

Pria 70 Tahun Tewas Dipukul Batu Bata, Polisi Hong Kong Tahan 5 Remaja

Internasional
Korea Utara Kembali Gelar 'Tes Krusial'

Korea Utara Kembali Gelar "Tes Krusial"

Internasional
Pukul dan Hantamkan Kepala Remaja ke Tanah, Polisi Ini Dipecat

Pukul dan Hantamkan Kepala Remaja ke Tanah, Polisi Ini Dipecat

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Jurnalis China Dimaafkan Netizen karena Fotonya Beredar | Arab Saudi Cabut Aturan Pisahkan Pria dan Wanita

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Jurnalis China Dimaafkan Netizen karena Fotonya Beredar | Arab Saudi Cabut Aturan Pisahkan Pria dan Wanita

Internasional
Bocah 3 Tahun Gores 10 Mobil Mewah, Si Ayah Diminta Ganti Rugi Rp 140 Juta

Bocah 3 Tahun Gores 10 Mobil Mewah, Si Ayah Diminta Ganti Rugi Rp 140 Juta

Internasional
Larang Murid Punya Rambut Poni, Sekolah di Thailand Jadi Sorotan

Larang Murid Punya Rambut Poni, Sekolah di Thailand Jadi Sorotan

Internasional
Bantu Ibunya Lolos Tes Menyetir, Pria Ini Menyamar Jadi Perempuan

Bantu Ibunya Lolos Tes Menyetir, Pria Ini Menyamar Jadi Perempuan

Internasional
Komite DPR AS Setujui 2 Pasal Pemakzulan untuk Trump

Komite DPR AS Setujui 2 Pasal Pemakzulan untuk Trump

Internasional
Salah Buat Berita, Jurnalis China Ini Dimaafkan Netizen Setelah Fotonya Beredar

Salah Buat Berita, Jurnalis China Ini Dimaafkan Netizen Setelah Fotonya Beredar

Internasional
Diselundupkan ke AS, Warga China Dimasukkan Dalam Mesin Cuci

Diselundupkan ke AS, Warga China Dimasukkan Dalam Mesin Cuci

Internasional
Ratusan Pengacara Serang Rumah Sakit di Pakistan, 3 Pasien Meninggal

Ratusan Pengacara Serang Rumah Sakit di Pakistan, 3 Pasien Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X