Muncul Petisi PM Selandia Baru Dinominasikan Raih Nobel Perdamaian

Kompas.com - 23/03/2019, 14:50 WIB
PM Selandia Baru, Jacinda ArdernAFP/DAVID LINTOTT PM Selandia Baru, Jacinda Ardern

CHRISTCHURCH, KOMPAS.com — Dua petisi dilaporkan muncul, yang isinya meminta agar Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern sebagai calon peraih Nobel Perdamaian.

Petisi itu berasal dari situs Change.org di mana kampanye dimulai sejak empat hari lalu dan sudah mendapatkan lebih dari 3.000 dukungan.

Baca juga: Wujud Solidaritas atas Penembakan di Masjid, Perempuan Selandia Baru Kenakan Kerudung

Sementara satu petisi lain, sebagaimana diwartakan NZ Herald Sabtu (23/3/2019) berasal dari situs Perancis AVAAZ.org, dan menerima 1.000 tanda tangan.


Petisi AVAAZ.org itu diyakini datang dari seorang penyair Perancis-Mauritius Khal Torabully dan muncul sepekan setelah penembakan di masjid di Christchurch.

"Atas keterbukaan dan perdamaian yang diberikan Jacinda Ardern menyusul tragedi di Christchurch, kami berharap dia bisa menjadi penerima Nobel Perdamaian," kata petisi di AVAAZ.org.

PM berusia 38 tahun itu menuai pujian dari seluruh dunia karena tanggap pasca-aksi teror di Masjid Al Noor dan Linwood yang menewaskan 50 jemaah pada pekan lalu (15/3/2019).

Selain memberi kalimat yang meneguhkan persatuan, Ardern bergerak cepat dengan menyatakan bakal melarang seluruh senapan semi-otomatis dan bergaya militer.

Sebagai pengakuan akan kerjanya, Burj Khalifa di Dubai memajang foto Ardern yang mengenakan kerudung tengah memeluk seorang perempuan Muslim.

Perdana Uni Emirat Arab sekaligus Emir Dubai Sheikh Mohammed bin Rashid al-Maktoum di Twitter mengucapkan terima kasih atas dukungan dan ketulusan yang diberikan Ardern.

"Selandia Baru dan Perdana Menteri Ardern telah memenangkan rasa hormat dari 1,5 miliar Muslim di seluruh dunia setelah serangan teroris," ujar Sheikh Mohammed.

Editorial dari harian Amerika Serikat New York Times juga memberikan kredit khusus kepada PM perempuan termuda dalam sejarah negeri "Kiwi" itu.

Dalam ulasan bertajuk America Deserves a Leader as Good as Jacinda Ardern, The Times menyatakan seluruh dunia harusnya belajar dari cara Ardern merespons horor tersebut.

Ardern dianggap mendengarkan jeritan rakyatnya ketika memperkenalkan peraturan yang bakal mengawasi peredaran senapan serbu maupun semi-otomatis.

"Dan dia mengirimkanya sendiri kepada kami berdasarkan kepentingan nasional dan keselamatan warganya," demikian ulasan dari The Times.

Baca juga: Sepekan Penembakan Masjid, Selandia Baru Pastikan Umat Islam Aman

Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Gibraltar Tolak Perintah AS Tahan Kapal Tanker Super Iran

Gibraltar Tolak Perintah AS Tahan Kapal Tanker Super Iran

Internasional
'Kebahagiaan di Pesta Pernikahan Saya Hilang karena Bom Bunuh Diri'

"Kebahagiaan di Pesta Pernikahan Saya Hilang karena Bom Bunuh Diri"

Internasional
Kim Jong Un Disebut Bisa Berbahaya Saat Musim Dingin

Kim Jong Un Disebut Bisa Berbahaya Saat Musim Dingin

Internasional
Sama-sama Berwarna Merah Putih, Ini Beda Bendera Indonesia dan Monako

Sama-sama Berwarna Merah Putih, Ini Beda Bendera Indonesia dan Monako

Internasional
Pesta Pernikahan di Afghanistan Diguncang Bom Bunuh Diri, 63 Orang Tewas

Pesta Pernikahan di Afghanistan Diguncang Bom Bunuh Diri, 63 Orang Tewas

Internasional
Pertama Kali, LED Burj Khalifa Tampilkan Bendera Indonesia dalam Peringatan 17 Agustus

Pertama Kali, LED Burj Khalifa Tampilkan Bendera Indonesia dalam Peringatan 17 Agustus

Internasional
Dangdut dan Balap Karung Warnai Peringatan 17 Agustus di Peru

Dangdut dan Balap Karung Warnai Peringatan 17 Agustus di Peru

Internasional
Polisi New York Tangkap Gelandangan yang Gegerkan Stasiun Kereta Bawah Tanah Pakai Rice Cooker

Polisi New York Tangkap Gelandangan yang Gegerkan Stasiun Kereta Bawah Tanah Pakai Rice Cooker

Internasional
Ketahuan Cuci Piring Pakai Air Kotor, 2 Restoran di China Ditutup

Ketahuan Cuci Piring Pakai Air Kotor, 2 Restoran di China Ditutup

Internasional
Kim Jong Un Sangat Puas dengan Uji Coba Rudal Keenam Korea Utara

Kim Jong Un Sangat Puas dengan Uji Coba Rudal Keenam Korea Utara

Internasional
Dianggap Sajikan Makanan Terlalu Lama, Seorang Pelayan di Perancis Ditembak Mati Pelanggan

Dianggap Sajikan Makanan Terlalu Lama, Seorang Pelayan di Perancis Ditembak Mati Pelanggan

Internasional
Houthi Klaim Serangan 'Drone' ke Fasilitas Gas Alam Saudi, Picu Kebakaran

Houthi Klaim Serangan "Drone" ke Fasilitas Gas Alam Saudi, Picu Kebakaran

Internasional
Otoritas India Pulihkan Jaringan Telepon di Sebagian Wilayah Kashmir

Otoritas India Pulihkan Jaringan Telepon di Sebagian Wilayah Kashmir

Internasional
Kebakaran Hotel di Ukraina Tewaskan 8 Orang, Dorong Inspeksi Tempat Hiburan

Kebakaran Hotel di Ukraina Tewaskan 8 Orang, Dorong Inspeksi Tempat Hiburan

Internasional
Pasang Bendera Swastika di Rumahnya, Pria Berusia 55 Tahun Ditahan

Pasang Bendera Swastika di Rumahnya, Pria Berusia 55 Tahun Ditahan

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X