Suriah Berjanji Bakal Rebut Kembali Dataran Tinggi Golan dari Israel

Kompas.com - 22/03/2019, 22:18 WIB
Tank Israel terlihat berada di dekat perbatasan Suriah dengan dataran tinggi Golan yang diduduki militer Israel, pada Mei 2018. AFP / MENAHEM KAHANATank Israel terlihat berada di dekat perbatasan Suriah dengan dataran tinggi Golan yang diduduki militer Israel, pada Mei 2018.

DAMASKUS, KOMPAS.com - Pemerintah Suriah menyatakan, mereka berjanji bakal merebut kembali Dataran Tinggi Golan yang saat ini diduduki oleh Israel.

Pernyataan itu disampaikan setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dikritik karena mengakui Golan sebagai bagian dari wilayah Israel.

Baca juga: Trump Akui Kedaulatan Israel di Dataran Tinggi Golan

Seperti dikutip oleh Reuters Jumat (22/3/2019), Damaskus menyatakan Golan merupakan bagian yang tak terpisahkan dari wilayah mereka.

"Merebut kembali Dataran Tinggi Golan sepanjang dijamin oleh peraturan internasional masih menjadi priotitas kami," demikian pernyataan resmi Suriah.

Damaskus juga mengatakan AS dengan "kebodohan dan kesombongannya" tidak punya hak untuk memutuskan nasib kawasan tersebut. "Segala bentuk pengakuan adalah aksi ilegal," tegas mereka.

Sekutu dekat Suriah, Iran, melalui Menteri Luar Negeri Mohammad Javad Zarif menyuarakan keterkejutannya atas pengakuan yang dilontarkan Trump.

Dalam kicauannya dilansir AFP, Zarif menuturkan presiden berusia 72 tahun itu tak henti-hentinya memberikan keuntungan kepada Israel.

"Pertama Al Quds. Sekarang Golan," ujar Zarif di sela-sela mengikuti pertemuan darurat Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) di Istanbul, Turki.

Ucapan Zarif merujuk kepada pengakuan Trump bahwa Yerusalem merupakan ibu kota Israel pada Desember 2017, dan memunculkan gelombang protes dari Palestina.

Sebelumnya, Trump dalam kicauannya menyatakan sudah saatnya bagi AS untuk mengakui kedaulatan Israel atas Golan setelah 52 tahun lamanya.

Presiden ke-45 AS iut menyebut Golan sebagai kawasan yang sangat strategis dan penting bagi keamanan Israel maupun stabilitas regional.

Pengakuan Trump itu mendapat sambutan hangat dari Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu yang menyebut Iran menggunakan Suriah sebagai wadah menghancurkan Tel Aviv.

Baca juga: Suriah Kecam Trump yang Akui Dataran Tinggi Golan sebagai Wilayah Israel

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber Reuters,AFP
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X