Suriah Kecam Trump yang Akui Dataran Tinggi Golan sebagai Wilayah Israel

Kompas.com - 22/03/2019, 15:52 WIB
Tentara Israel berdiri dekat unit artileri bergerak di Dataran Tinggi Golan dekat perbatasan dengan Suriah (28/1). AP/Ariel SchalitTentara Israel berdiri dekat unit artileri bergerak di Dataran Tinggi Golan dekat perbatasan dengan Suriah (28/1).

DAMASKUS, KOMPAS.com - Sempat bungkam, pemerintah Suriah akhirnya bersuara setelah Presiden AS Donald Trump mengakui Dataran Tinggi Golan sebagai wilayah Israel.

Sumber dari kementerian luar negeri kepada SANA via AFP Jumat (22/3/2019) mereka mengecam ucapan yang dilontarkan Trump melalui Twitter.

Baca juga: Trump Akui Kedaulatan Israel di Dataran Tinggi Golan

Pejabat anonim itu mengatakan, ucapan yang keluar dari presiden 72 tahun itu sebagai bentuk ketidakpatuhan terhadap hukum internasional.

"Posisi AS terhadap Golan jelas merupakan penghinaan terhadap legitimasi internasional dan pelanggaran mencolok terhadap hukum," jelas sumber itu.

Pernyataan itu, lanjut si sumber, menunjukkan bias buta Washington terhadap pendudukan pasukan Israel, dan dukungan berkelanjutkan bagi agrsi mereka.

Pejabat itu menuduh AS sengaja memanaskan situasi dan mengancam stabilitas internasional, dan mendesak dunia untuk menentang klaim itu.

"Pernyataan yang diucapkan Presiden AS dan pemerintahannya tak akan mengubah fakta Golan selamanya menjadi kepunyaan Suriah dan Arab," tegas sumber itu.

Selain Suriah, kecaman juga datang dari Sekretaris Jenderal Liga Arab Ahmed Aboul Gheit yang berkata, pengakuan Trump tidak sesuai dengan hukum internasional.

"Pengakuan tersebut tidak saja mempunyai hak. Namun tidak ada kewajiban yang mengikat serta kurang landasan hukumnya," jelas Gheit pada Senin (18/3/2019).

Sebelumnya, Trump dalam kicauannya menyatakan sudah saatnya bagi AS untuk mengakui kedaulatan Israel atas Golan setelah 52 tahun lamanya.

Presiden ke-45 AS iut menyebut Golan sebagai kawasan yang sangat strategis dan penting bagi keamanan Israel maupun stabilitas regional.

Pengakuan Trump itu mendapat sambutan hangat dari Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu yang menyebut Iran menggunakan Suriah sebagai wadah menghancurkan Tel Aviv.

Baca juga: Suriah Bungkam soal Pengakuan Trump atas Golan Sebagai Milik Israel



Sumber AFP
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X