Polisi Korsel Tahan 2 Pria dalam Kasus Kamera Tersembunyi di Hotel

Kompas.com - 22/03/2019, 11:06 WIB
Kamera tersembunyi. ShutterstockKamera tersembunyi.
|

SEOUL, KOMPAS.com - Kepolisian Korea Selatan menangkap dua orang pria karena menggunakan kamera ilegal di sebuah hotel untuk merekam dan menayangkan video 1.600 orang tamu.

Lewat aksi ilegal ini, kedua pria tersebut berhasil meraup uang sebesar lebih dari 6.200 dollar AS atau hampir Rp 88 juta dalam tiga tahun.

Bergabai jenis film ilegal marak di Korea Selatan seiring dengan bertumbuhnya kepemilikan telepon pintar.

Baca juga: 1.600 Tamu Hotel di Korea Selatan Jadi Korban Skandal Kamera Tersembunyi

Polisi mengatakan, kedua pria yang ditahan itu, bersama dua orang lainnya, berpura-pura menjadi tamu agar bisa memasang kamera tersembunyi.

Mereka mendapatkan kamera itu dengan cara membeli secara inline dari luar negeri.

Keempat pria itu kemudian memasang kamera-kamera tersebut di 42 kamar di sekitar 30 hotel di Korea Selatan.

Rekaman yang diambil kamera-kamera yang disembunyikan di dalam kotak televisi, soket, dan gagang pengering rambut kemudian disiarkan langsung di sebuah situs web.

"Ini adalah kasus pertama kami menangkap video yang disiarkan secara langsung," demikian pernyataan polisi.

Tahun lalu, lebih dari 6.000 kasus perekaman film secara ilegal dilaporkan ke polisi.

Jumlah kasus ini mencapai seperlima dari semua kasus pelecehan seksual yang diterima kepolisian.

Tahun lalu, puluhan ribu perempuan turun ke jalanan kota Seoul untuk memprotes video-video ilegal dan bentuk lain kekerasan serta pelecehan seksual.

Baca juga: Marak Kamera Tersembunyi, 20.000 Toilet Umum di Seoul Bakal Diperiksa Setiap Hari

Pada November tahun lalu, parlemen Korea Selatan menyetujui hukuman lebih berat bukan hanya untuk pelaku perekaman tetapi juga mereka yang menyebarkan video-video ilegal itu.

Para pelaku perekaman dan penyebaran video semacam ini diancam hukuman hingga lima tahun dan denda sebesar 30 juta won atau sekitar Rp 375 juta.


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber Al Arabiya
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Keluarga Editor Mongabay Philip Jacobson yang Ditahan di Indonesia Sudah Diberi Tahu

Keluarga Editor Mongabay Philip Jacobson yang Ditahan di Indonesia Sudah Diberi Tahu

Internasional
Sidang Pemakzulan Trump di Senat AS Dibuka dengan Perdebatan Sengit

Sidang Pemakzulan Trump di Senat AS Dibuka dengan Perdebatan Sengit

Internasional
Gadis di Gresik Tulis Surat kepada PM Australia, Minta Hentikan Ekspor Sampah Plastik

Gadis di Gresik Tulis Surat kepada PM Australia, Minta Hentikan Ekspor Sampah Plastik

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Mayoritas Rakyat AS Dukung Pemakzulan Trump | Astronot NASA Dikecam Pendukung Bumi Datar

[POPULER INTERNASIONAL] Mayoritas Rakyat AS Dukung Pemakzulan Trump | Astronot NASA Dikecam Pendukung Bumi Datar

Internasional
Trump Sebut Pemakzulan Dirinya Hoaks dan Memalukan

Trump Sebut Pemakzulan Dirinya Hoaks dan Memalukan

Internasional
Jelang Tahun Baru Imlek, 4 Orang di China Meninggal akibat Virus Corona

Jelang Tahun Baru Imlek, 4 Orang di China Meninggal akibat Virus Corona

Internasional
Popularitas Anjlok, Mahathir Sindir Rakyat yang Kembali Dukung Najib Razak

Popularitas Anjlok, Mahathir Sindir Rakyat yang Kembali Dukung Najib Razak

Internasional
Berjuluk 'Profesor', Pemimpin Baru ISIS Ini Dihargai Rp 68 Miliar

Berjuluk "Profesor", Pemimpin Baru ISIS Ini Dihargai Rp 68 Miliar

Internasional
Seorang Politisi Iran Tawarkan Rp 40 Miliar bagi yang Bisa Bunuh Trump

Seorang Politisi Iran Tawarkan Rp 40 Miliar bagi yang Bisa Bunuh Trump

Internasional
Pangeran Harry Susul Meghan Markle dan Anaknya ke Kanada

Pangeran Harry Susul Meghan Markle dan Anaknya ke Kanada

Internasional
Foto Bumi dari Luar Angkasa, Astronot NASA Ini Dikecam Penganut Teori Bumi Datar

Foto Bumi dari Luar Angkasa, Astronot NASA Ini Dikecam Penganut Teori Bumi Datar

Internasional
Iran Benarkan 2 Rudal Hantam Pesawat Ukraina

Iran Benarkan 2 Rudal Hantam Pesawat Ukraina

Internasional
Jelang Sidang Pemakzulan, Mayoritas Rakyat AS Dukung Trump Dilengserkan

Jelang Sidang Pemakzulan, Mayoritas Rakyat AS Dukung Trump Dilengserkan

Internasional
Ditekan AS, Korea Selatan Kirim Kapal Perang dan Tentara ke Selat Hormuz

Ditekan AS, Korea Selatan Kirim Kapal Perang dan Tentara ke Selat Hormuz

Internasional
Tim Pengacara Minta Trump Dibebaskan dari Tuduhan Pemakzulan di Senat AS

Tim Pengacara Minta Trump Dibebaskan dari Tuduhan Pemakzulan di Senat AS

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X