Trump Akui Kedaulatan Israel di Dataran Tinggi Golan

Kompas.com - 22/03/2019, 07:45 WIB
Tank Israel terlihat berada di dekat perbatasan Suriah dengan dataran tinggi Golan yang diduduki militer Israel, pada Mei 2018. AFP / MENAHEM KAHANATank Israel terlihat berada di dekat perbatasan Suriah dengan dataran tinggi Golan yang diduduki militer Israel, pada Mei 2018.

WASHINGTON, KOMPAS.com - Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali membuat pernyataan yang kontroversial. Kali ini dengan mengakui kedaulatan Israel di Dataran Tinggi Golan.

Israel menduduki wilayah di Dataran Tinggi Golan, bersama dengan kawasan Tepi Barat, Yerusalem Timur, dan Jalur Gaza dalam Perang Enam Hari 1967.

Tindakan mencaplok kawasan Dataran Tinggi Golan dan Yerusalem Timur ini telah menjadi gerakan yang tidak pernah diakui oleh masyarakat internasional hingga saat ini.

Setelah mengumumkan mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel pada 2017 lalu, kali ini Trump mengumumkan mengakui kedaulatan negara itu di Dataran Tinggi Golan.

Baca juga: Netanyahu: Dataran Tinggi Golan Milik Israel Selamanya

"Setelah 52 tahun, sudah waktunya bagi Amerika Serikat untuk sepenuhnya mengakui Kedaulatan Israel atas Dataran Tinggi Golan," tulis Trump dalam twitnya, Kamis (21/3/2019).

Trump menyebut Golan sebagai kawasan yang sangat strategis dan penting bagi keamanan Israel maupun stabilitas regional.

Pernyataan Trump tersebut datang di tengah masa menjelang pemilihan umum di Israel, menjadikannya seperti hadiah bagi Perdana Menteri Benjamin Netanyahu.

Netanyahu yang diyakini bakal menghadapi persaingan ketat dalam pemilu Israel, langsung menyambut positif pernyataan Trump.

"Saat Iran berupaya memanfaatkan Suriah sebagai platform untuk menghancurkan Israel, Presiden Trump dengan berani mengakui kedaulatan Israel atas Dataran Tinggi Golan," tulis Netanyahu di Twitter.

"Terima kasih, Presiden Trump!" tambahnya.

Sebelumnya, Departemen Luar Negeri AS juga telah mengisyaratkan bakal mengakui kedaulatan Israel di Dataran Tinggi Golan, setelah pekan lalu, dalam laporannya tak lagi menyebut daerah itu sebagai "diduduki", berganti menjadi "dikuasai".

Saat ini, ada sekitar 20.000 pemukim Israel yang tinggal di Golan, yang menghadap ke wilayah Suriah.

Baca juga: Uni Eropa Tak Akui Kedaulatan Israel di Dataran Tinggi Golan

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber AFP
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X