Senator AS: Kami Harus Ikuti Langkah yang Dilakukan Selandia Baru

Kompas.com - 21/03/2019, 16:56 WIB
Umat Kristen di Pakistan menggelar doa bersama bagi para korban penembakan masjid di Christchurch, Selandia Baru, di sebuah gereja di Quetta, Minggu (17/3/2019). Seluruh dunia berduka dan mengirimkan simpati atas aksi teror penembakan brutal di dua masjid di Kota Christchurch yang terjadi Jumat (15/3/2019) lalu, yang menewaskan sedikitnya 49 orang dan puluhan luka-luka. AFP PHOTO/BANARAS KHANUmat Kristen di Pakistan menggelar doa bersama bagi para korban penembakan masjid di Christchurch, Selandia Baru, di sebuah gereja di Quetta, Minggu (17/3/2019). Seluruh dunia berduka dan mengirimkan simpati atas aksi teror penembakan brutal di dua masjid di Kota Christchurch yang terjadi Jumat (15/3/2019) lalu, yang menewaskan sedikitnya 49 orang dan puluhan luka-luka.

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Keputusan Selandia Baru melarang penjualan senapan serbu dan semi-otomatis pasca- penembakan di Christchurch pekan lalu diapresiasi Senator Amerika Serikat ( AS).

Perdana Menteri Jacinda Ardern dalam konferensi pers Kamis (21/3/2019) menyatakan pemerintah bakal memblokir peredaran seluruh senjata bergaya militer (MSSA).

Senator dari Partai Demokrat Bernie Sanders sangat memuji langkah itu, dan mengatakan seharusnya Washington juga bisa melakukan yang sama.

Baca juga: Selandia Baru Segera Larang Penjualan Senapan Serbu dan Semi-otomatis

"Kami harus mengikuti langkah Selandia Baru. Mereka melakukan langkah nyata mencegah kekerasan bersenjata," kata Sanders dikutip AFP.

Senator berusia 77 tahun itu menuturkan Organisasi Senjata Nasional AS (NRA) harus melakukan langkah melarang penjualan dan distribusi senjata di seluruh negeri.

Sementara anggota DPR AS Alexandria Ocasio-Cortez menyoroti penembakan SD Sandy Hook di Connecticut pada 2012 yang menewaskan 20 orang murid maupun staf sekolah.

"Insiden Sandy Hook terjadi enam tahun lalu. Namun kami bahkan tak bisa menggelar voting di Senat terkait pemeriksaan latar belakang," keluh Ocasio-Cortez.

Sementara penembakan di Christchurch, kata Ocasio-Cortez, yang menewaskan 50 jemaah Masjid Al Noor dan Linwood terjadi pada Jumat pekan lalu (15/3/2019).

Namun tidak sampai sepekan, pemerintahan Negeri "Kiwi" tersebut langsung menggulirkan undang-undang pelarangan senjata yang segera disepakati.

"Kepemimpinan seperti inilah yang seharusnya kami tiru," puji Ocasio-Cortez. Presiden Donald Trump masih belum mengeluarkan tanggapan atas seruan Sanders dan Ocasio-Cortez.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Sumber AFP
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X