Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Skandal Percintaan Putri Margaret, Hubungan Terlarang hingga Perceraian

Kompas.com - 20/03/2019, 20:13 WIB
Veronika Yasinta

Penulis

LONDON, KOMPAS.com - Adik Ratu Elizabeth II, Putri Margaret, memiliki kisah percintaan yang rumit dan juga dipenuhi skandal.

Margaret yang baru berusia 20-an tahun awal dikabarkan dekat dengan Kapten Peter Townsend, seorang pahlawan perang dan pengawal kerajaan.

Hubungan rahasia mereka terungkap pada penobatan Ratu Elizabeth II pada 1953.

Cinta pertama

Townsend merupakan seorang pria yang 16 tahun lebih tua darinya dan duda cerai. Pria itu memiliki dua anak.

Baca juga: Topi Andalan Kate Middleton Saat Dampingi Ratu Elizabeth

Hubungan keduanya disebut tidak disukai oleh Gereja Inggris dan Parlemen. Namun bagi sang putri muda, hubungan mereka menjadi pengalaman pertamanya dalam romansa percintaan.

Pada April 1953, Townsend melamar Margaret yang berusia 22 tahun.

Karena masih berusia di bawah 25 tahun pada saat itu dan dekat dengan garis suksesi kerajaan, Margaret harus mendapat persetujuan sang ratu untuk pernikahan.

Ratu Elizabeth menghadapi keputusan yang sangat sulit sehingga meminta Margaret untuk menunggu beberapa tahun lagi.

Margaret dan Townsend sepakat dengan permintaan ratu, sehingga berencana untuk menikah begitu Margaret berusia 25 tahun.

Namun dua tahun kemudian, tepatnya pada 31 Oktober 1955, Margaret merilis pernyataan mengejutkan.

"Saya telah memutuskan untuk tidak menikah dengan Peter Townsend," tulisnya.

Pernikahan mewah

Putri Margaret akhirnya menjalin hubungan dengan fotografer Antony Armstrong-Jones dan mengumumkan pertunangan mereka pada Februari 1960.

Armstrong-Jones diangkat sebagai Earl of Snowdon pertama setelah pernikahan pada 6 Mei 1960.

Dalam upara yang spektakuler di Westminster Abbey, pernikahan mereka menjadi yang pertama dalam kerajaan Inggris yang disiarkan di televisi.

Diperkirakan ada 300 juta orang yang menonton pernikahan mereka melalui layar kaca.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com