Teroris Penembak Masjid Selandia Baru Bakal Jalani Hidup ""Menyedihkan" di Penjara

Kompas.com - 20/03/2019, 19:54 WIB
Brenton Tarrant, teroris penembakan masjid Selandia Baru membentuk gestur OK yang merupakan lambang supremasi kulit putih dengan jarinya ketika masuk untuk menjalani sidang perdana Sabtu (16/3/2019). AFP via Daily MirrorBrenton Tarrant, teroris penembakan masjid Selandia Baru membentuk gestur OK yang merupakan lambang supremasi kulit putih dengan jarinya ketika masuk untuk menjalani sidang perdana Sabtu (16/3/2019).

CHRISTCHURCH, KOMPAS.com - Teroris penembakan di masjid Christchurch, Selandia Baru, bakal menjalani hidup yang getir di penjara jika terbukti bersalah.

Pernyataan itu disampaikan Paul Wood, konsultan di Auckland yang pernah menghabiskan 10 tahun lebih sebagai narapidana di penjara North Island itu.

Brenton Tarrant diyakini dipindahkan ke LP Auckland di Paremoremo, bisa ditempuh sekitar 25 menit berkendara dari pusat kota Auckland.

Baca juga: Agar Tak Diserang Sesama Napi, Teroris Penembak Masjid Diisolasi

Pemindahan teroris berusia 28 tahun itu diduga karena ada peluang dia bakal diserang oleh napi lainnya selama menunggu jadwal sidangnya pada 5 April mendatang.

"Saya ingin publik Selandia Baru mengetahui pria itu tidak akan menjalani hidup yang mudah selama dalam penjara," kata Wood dikutip NZ Herald Rabu (20/3/2019).

Dia menjelaskan, jika terbukti bersalah dan dijatuhi hukuman penjara seumur hidup, dia bakal menjalani isolasi penuh yang membuatnya bakal terpinggirkan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kemudian jika dia dibaurkan dengan napi lainnya, dia bisa stres karena setiap harus meghadapi ancaman serangan," terang Wood.

Pria yang dipenjara karena membunuh penjual narkoba itu menekankan dia tidak mendukung upaya kekerasan terhadap Tarrant, melainkan menceritakan pengalamannya.

Herald sempat menanyai Departemen Pembetulan di mana tepatnya Tarrant ditahan, level penahanannya, dan bagaimana dia diperlakukan di masa mendatang.

Juru bicara menanggapi dengan mengatakan saat ini dia dipisahkan dari napi lainnya tanpa diizinkan menerima kunjungan atau mendapat akses berita.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.