Kompas.com - 20/03/2019, 17:54 WIB
|

DEN HAAG, KOMPAS.com - Mantan pemimpin Bosnia-Serbia Radovan Karadzic, Rabu (20/3/2019), akan menghadapi vonis terkait perannya dalam konflik Bosnia seperempat abad lalu.

Dalam salah satu kasus terakhir dari bekas Yugoslavia itu, para hakim PBB di Den Haag, Belanda, akan memutuskan banding yang diajuka Karadzic pada 2016.

Saat itu, Karadzic diputuskan terlibat dalam genosida dan kejahatan perag dan dijatuhi hukuman penjara 40 tahun.

Baca juga: Radovan Karadzic Terbukti Dalangi Kekejaman di Perang Bosnia

Pernah menjadi tokoh politik Serbia-Bosnia yang paling berkuasa, Karadzic (73) dikenal atas perannya dalam pembangtaian Srebrenica pada 1995.

Peristiwa di Srebrenica itu menjadi pembantaian paling brutal yang terjadi di Eropa pasca-Perang Dunia II.

"Saya kira putusan ini akan menjadi momen bersejarah untuk keadilan," kata Munira Subasic, anggota Mothers of Srebrenica, asoiasi keluarga korban pembantaian.

Munira menambakan, mereka amat menginginkan Karadzic diganjar hukuman penjara seumur hidup.

"Jika Karadzic tidak mendapatkan hukuman yang seharusnya dia dapatkan, artinya tak ada keadilan lagi di dunia dan semua orang bisa melakukan kejahatan tanpa risiko mendapat hukuman," lanjut Munira.

Pembacaan vonis dijadwalkan digelar pada pukul 13.00 GMT di International Residual Mechanism for Criminal Tribunal, yang menangani sisa kasus dari pengadilan untuk Yugoslavia dan Rwanda yang kini sudah tidak beroperasi.

Karadzic, yang sudah 11 tahun berada di dalam tahanan, dikabarkan amat tenang menjelang pembacaan vonis ini.

Baca juga: Hadiri Peringatan Pembantaian Srebrenica, PM Serbia Dilempari Batu

Halaman:


Video Pilihan

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.