Kompas.com - 20/03/2019, 17:12 WIB

DUBAI, KOMPAS.com - Seorang pria yang bekerja di perusahaan Uni Emirat Arab dipecat dan dideportasi ke negaranya, setelah kedapatan mendukung aksi teror di Selandia Baru.

Perusahaan Transguard yang bergerak di bidang layanan keamanan dan berbasis di Dubai, mengumumkan telah memberhentikan dan mendeportasi salah satu karyawan mereka.

Dalam pernyataan resmi perusahaan yang dirilis pada Selasa (19/3/2019), diterangkan bahwa salah seorang karyawan mereka telah kedapatan membuat komentar di media sosial yang menghasut dan membela aksi teror Selandia Baru.

"Selama akhir pekan, salah seorang karyawan Transguard telah membuat komentar yang menghasut di akun Facebook pribadinya dan merayakan serangan teror yang menyedihkan di masjid di Christchurch, Selandia Baru," tulis pernyataan pejabat perusahaan.

Baca juga: Hormati Korban Aksi Teror di Masjid Christchurch, Media Selandia Baru Bakal Siarkan Azan

"Kami memiliki kebijakan tanpa toleransi untuk penggunaan media sosial yang tidak tepat. Sebagai akibatnya, individu tersebut segera diberhentikan."

"Selanjutnya dia diserahkan kepada pihak berwenang untuk diusut sesuai hukum yang berlaku," kata Direktur Pelaksana Transguard Grup, Greg Ward, dalam rilis seperti dikutip Channel News Asia, Rabu (20/3/2019).

Ditambahkan perusahaan itu dalam pernyataan, karyawan tersebut telah dideportasi ke negara asalnya oleh pemerintah UEA.

Transguard, sebuah anak perusahaan di bawah Emirates Group, tidak mengungkapkan nama, kewarganegaraan, maupun jabatan karyawan yang dimaksudkan dalam rilis pernyataan mereka.

Pejabat pemerintah UEA tidak segera menanggapi permintaan untuk berkomentar. Sementara seorang juru bicara Emirates mengatakan tidak memiliki komentar untuk ditambahkan atas pernyataan Transguard.

Uni Emirat Arab telah mengecam aksi teror serangan terhadap dua masjid di kota Christchurch, Selandia Baru, yang menewaskan 50 orang dan melukai puluhan lainnya itu.

Baca juga: PM Selandia Baru Ajak Dunia Perangi Rasialisme

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.