Mantan Presiden Peru Ditahan di California karena Mabuk

Kompas.com - 20/03/2019, 07:49 WIB
Foto dokumen tahun 2016, menampilkan mantan presiden Peru Alejandro Toledo. AFP / MANDEL NGANFoto dokumen tahun 2016, menampilkan mantan presiden Peru Alejandro Toledo.

SAN FRANCISCO, KOMPAS.com - Mantan presiden Peru, Alejandro Toledo, dilaporkan sempat ditahan kepolisian California karena mabuk dan menghabiskan semalam dipenjara sebelum dibebaskan pada Senin (18/3/2019).

Toledo, yang memimpin Peru pada 2001 hingga 2006, saat ini sedang dicari sehubungan dengan skandal korupsi terbesar di Amerikan Latin.

Dia dituduh menerima suap sebesar 20 juta dollar selama menjabat sebagai presiden. Toledo diketahui tinggal di Wilayah Teluk San Francisco, California, sementara otoritas Peru disebut telah ingin mengekstradisi dirinya sejak 2017.

Kendati demikian, penangkapan Toledo pada Minggu (17/3/2019) malam tidak membuat proses ekstradisi terjadi lebih cepat.

Baca juga: Ikan Laut Dalam Tertangkap Nelayan, Kota di Peru Siaga Gempa

Mantan presiden berusia 72 tahun itu dilaporkan ditangkap di sebuah restoran di Menlo Park, selatan San Francisco. Pemilik restoran memanggil polisi setelah Toledo yang mabuk menolak meninggalkan restoran.

"Tapi dia telah kembali dibebaskan tanpa dakwaan. Hal itu rutin dilakukan untuk penangkapan orang mabuk," kata juru bicara kantor sherif San Mateo County, Rosemerry Blankswade, dikutip FOX News.

Selama menjabat sebagai presiden, Toledo dikenal kerap berpesta dan minum minuman beralkohol, bahkan sempat disebut pernah menggelar pesta di pesawat kepresidenan, hal yang dibantah Toledo.

Setelah lengser, Presiden Peru Alan Garcia yang menggantikannya menerbitkan laporan pembelian minuman keras Toledo selama menjabat yang mencapai 164.000 dollar.

Blankswade mengatakan pihaknya sempat menghubungi Interpol, organisasi kepolisian internasional yang mengeluarkan surat peringatan terhadap Toledo, terkait penangkapan tersangka di wilayahnya.

Namun pejabat Interpol mengatakan kepada kantor sherif San Mateo County bahwa mereka tidak memiliki rencana untuk segera membawa Toledo ke tahanan.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber Fox News
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X