Salah 1 Wilayahnya Terpapar Limbah Beracun, Sultan Johor Batalkan Pesta Ulang Tahun

Kompas.com - 19/03/2019, 22:33 WIB
Sultan Johor Ibrahim Ibni Almarhum Sultan Iskandar.NSTP via Straits Times Sultan Johor Ibrahim Ibni Almarhum Sultan Iskandar.

PASIR GUDANG, KOMPAS.com - Penguasa Johor Sultan Ibrahim Ibni Almarhum Sultan Iskandar mengumumkan bakal membatalkan dua agenda perayaan ulang tahunnya.

Dekrit kerajaan itu muncul setelah salah satu wilayahnya, Pasir Gudang, tengah terpapar polusi limbah beracun yang berlangsung sepekan yang lalu.

Baca juga: 111 Sekolah di Malaysia Ditutup karena Terpapar Gas Limbah Beracun

Dilaporkan The Star via Straits Times Selasa (19/3/2019), dua perayaan ulang tahun Sultan Ibrahim adalah pesta teh sore dan makan malam kenegaraan.

Baik jamuan minum teh sore maupun makan malam kenegaraan bakal dihelat pada pekan depan. Masing-masing pada 24 dan 25 Maret nanti.

Dalam keterangannya, Sultan Ibrahim mengaku sedih dengan penderitaan rakyat akibat polusi limbah beracun yang dilakukan oleh orang tak bertanggung jawab.

"Karena itu, saya membatalkan dua agenda tersebut karena saya tak ingin bergembira sementara rakyat saya masih menderita," ujar raja 60 tahun tersebut.

Sultan Ibrahim melanjutkan dengan pembatalan dua perayaan ulang tahun itu, seluruh departemen bisa fokus menanggulangi limbah yang ada di Sungai Kim Kim.

Dia mengatakan sangat mengapresiasi para relawan yang terdiri dari pegawai negeri sipil, tim keamanan, hingga paramedis untuk membersihkan limbah di sungai itu.

"Karena itu, saya merasa keputusan untuk membatalkan dua perayaan ulang tahun sudah tepat sehingga relawan bisa fokus sepenuhnya," paparnya.

Limbah beracun yang menggenangi Sungai Kim Kim membuat 3.000 orang harus dirawat di rumah sakit, dan memaksa 111 sekolah diliburkan.

Inspektur Jenderal Polisi Tan Sri Mohamad Fuzi Harun dikutip New Straits Times berujar, jajarannya telah menangkap sembilan orang yang diduga bertanggung jawab.

Kesembilan orang itu sudah menjalani penahanan selama enam hari sejak pekan lalu, dengan Fuzi tak menampik jika terdapat pelaku lain.

Polusi di Johor juga membuat penguasa Selangor Sultan Sharafuddin Idris Shah bersuara karena 4-5 sungai di wilayahnya juga terpapar limbah beracun.

"Jika dibutuhkan, pengadilan harus menjatuhkan hukuman seberat-beratnya kepada siapapun yang terbukti bersalah meracuni sungai di Selangor," tegasnya.

Baca juga: Ratusan Warga Diduga Terdampak Gas Limbah Beracun, Malaysia Liburkan 34 Sekolah



Close Ads X