Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 19/03/2019, 21:10 WIB
|

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Boeing dan regulator penerbangan sipil Amerika Serikat kini dalam masalah terkait sertifikasi pesawat 737 Max.

Tekanan semakin kuat setelah ditemukan persamaan dalam dua kecelakaan Boeing &37 Max yang menimpa Lion Air dan Ethiopian Airlines.

Pada 11 Maret lalu, hanya sehari setelah tragedi di Ethiopia yang menewaskan 157 orang, juri di pengadilan Washington menerbitkan surat panggilan untuk setidaknya satu orang yang terlibat dalam sertifikasi pesawat ini.

Baca juga: Selain Boeing 737 MAX, Tipe Pesawat Apa Saja yang Pernah Dikandangkan?

Demikian dikabarkan harian The Wall Street Journal mengutip sumber yang dekat dengan kasus ini.

Surat panggilan, yang berasal dari seorang jaksa di divisi kriminal Kementerian Kehakiman, mencoba mencari dokumen dan korespondensi terkait dengan pesawat Boeing &37 MAX.

"Penyelidikan kriminal merupakan sebuah pekembangan baru," kata Scott Hamilton, direktur pelaksana Leeham Company.

Leeham Company ini pada 1996 pernah menyerukan penyelidikan terhadpa kecelakaan pesawat ValuJet.

Penyelidikan itu adalah satu-satunya investigasi penerbangan yang bukan merupakan penyelidikan sipil.

"Tak seperti Perancis, di mana investigasi kriminal terhadap kecelakaan penerbangan adalah hal biasa, di Amerika hal ini amat jarang terjadi," kata Hamilton.

The Wall Street Journal juga mengabarkan, inspektur jenderal Departemen Transportasi AS juga menyelidiki persetujuan yang diberikan Badan Penerbangan Federal (FAA) untuk Boeing 737 MAX.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman:
Baca tentang
Sumber Gulf News
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.