Penembakan di Utrecht, Polisi Sebut Tak Ada Hubungan antara Pelaku dengan Korban

Kompas.com - 19/03/2019, 21:05 WIB
Polisi melakukan pengamanan menyusul insiden penembakan trem di kawasan 24 Oktoberplein, Utrecht, Belanda, Senin (18/3/2019). Insiden penembakan tersebut menyebabkan 3 orang tewas dan otoritas penegak hukum tengah memburu pelaku yang diduga bernama Tanis, pria keturunan Turki berusia 37 tahun. AFP/TWITTER/@MICHADROSTPolisi melakukan pengamanan menyusul insiden penembakan trem di kawasan 24 Oktoberplein, Utrecht, Belanda, Senin (18/3/2019). Insiden penembakan tersebut menyebabkan 3 orang tewas dan otoritas penegak hukum tengah memburu pelaku yang diduga bernama Tanis, pria keturunan Turki berusia 37 tahun.

UTRECHT, KOMPAS.com - Polisi menyatakan, mereka masih menyelidiki motif penembakan di trem Utrecht, Belanda, yang menewaskan tiga orang pada Senin (18/3/2019).

Polisi menangkap Gokmen Tanis, seorang pria kelahiran Turki, tak lama setelah penembakan itu, disertai dengan penangkapan dua pria berusia 23 dan 27 tahun.

Baca juga: Polisi Belanda Selidiki Motif Terorisme di Balik Penembakan di Utrecht

Dalam pemberitaan sebelumnya, disebutkan Tanis melakukan penembakan karena masalah keluarga, dengan salah satu korban merupakan kerabatnya.


Namun dalam keterangan polisi seperti dilansir Al Jazeera Selasa (19/3/2019), tidak terdapat hubungan antara Tanis dengan korban.

Dilaporkan korban pertama adalah remaja berusia 19 tahun asal Vianen yang dekat dengan Utrecht. Kemudian dua pria berumur 28 dan 49 tahun asal Utrecht.

"Sejauh ini hasil investigasi kami tidak menunjukkan pelaku mempunyai hubungan dengan korban," demikian keterangan baik jaksa maupun polisi.

Kepolisian pun kini mulai memfokuskan diri kepada motif teroris setelah mereka menemukan sepucuk surat dalam mobil yang dipakai Tanis kabur.

Meski begitu, polisi menyatakan mereka tidak mengesampingkan untuk menyelidiki jika ada motif lain yang melatarbelakangi penembakan.

Juru bicara jaksa penuntut Ties Kortmann mengatakan Tanis ditahan dengan tuduhan melakukan pembantaian dengan penyelidikan mengarah kepada sebab tindakan Tanis.

Polisi juga menyebut telah mengamankan satu unit mobil Renault Clio yang diduga digunakan oleh Tanis untuk kabur setelah penembakan.

Baca juga: Penembakan Trem di Utrecht Diduga Terjadi karena Masalah Keluarga

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber Al Jazeera
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ayah di Suriah Ini Ajari Anaknya Tertawa Setiap Dengar Suara Bom

Ayah di Suriah Ini Ajari Anaknya Tertawa Setiap Dengar Suara Bom

Internasional
Kisah Pasien Virus Corona: Kakek Baru Dapat Kasur Rumah Sakit 3 Jam Sebelum Meninggal

Kisah Pasien Virus Corona: Kakek Baru Dapat Kasur Rumah Sakit 3 Jam Sebelum Meninggal

Internasional
Hamas Gunakan Gambar Wanita Cantik untuk Retas Ponsel Tentara Israel

Hamas Gunakan Gambar Wanita Cantik untuk Retas Ponsel Tentara Israel

Internasional
Korban Meninggal Virus Corona di China Per 18 Februari 2020 Capai 1.863 Orang

Korban Meninggal Virus Corona di China Per 18 Februari 2020 Capai 1.863 Orang

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Cerita Pasien Virus Corona yang Sudah Sembuh | Kampanye Bernie Sanders Diganggu Wanita Telanjang Dada

[POPULER INTERNASIONAL] Cerita Pasien Virus Corona yang Sudah Sembuh | Kampanye Bernie Sanders Diganggu Wanita Telanjang Dada

Internasional
Di Nevada, Wanita Bertelanjang Dada Ganggu Kampanye Bernie Sanders

Di Nevada, Wanita Bertelanjang Dada Ganggu Kampanye Bernie Sanders

Internasional
Hilang di AS, Cincin Wanita Ini Ditemukan di Finlandia 47 Tahun Kemudian

Hilang di AS, Cincin Wanita Ini Ditemukan di Finlandia 47 Tahun Kemudian

Internasional
Berencana Menyerang Masjid, Anggota Sayap Kanan di Jerman Ditangkap

Berencana Menyerang Masjid, Anggota Sayap Kanan di Jerman Ditangkap

Internasional
Geng Kriminal Curi Tisu Toilet di Tengah Wabah Virus Corona

Geng Kriminal Curi Tisu Toilet di Tengah Wabah Virus Corona

Internasional
Virus Corona Hantui Jepang, Catatkan Kasus Tertinggi Kedua Setelah China

Virus Corona Hantui Jepang, Catatkan Kasus Tertinggi Kedua Setelah China

Internasional
14 dari 300 Warga AS yang Dievakuasi dari Kapal Pesiar di Jepang Tertular Virus Corona

14 dari 300 Warga AS yang Dievakuasi dari Kapal Pesiar di Jepang Tertular Virus Corona

Internasional
Virus Corona Merebak, Kaisar Jepang Batalkan Perayaan Ulang Tahun

Virus Corona Merebak, Kaisar Jepang Batalkan Perayaan Ulang Tahun

Internasional
Kisah Orang Afrika Pertama yang Terpapar Virus Corona dan Sudah Sembuh

Kisah Orang Afrika Pertama yang Terpapar Virus Corona dan Sudah Sembuh

Internasional
40 Warga AS di Kapal Pesiar di Jepang Tertular Virus Corona

40 Warga AS di Kapal Pesiar di Jepang Tertular Virus Corona

Internasional
Kisah Pasien Singapura Sembuh dari Virus Corona: Rasanya Seperti Mau Mati

Kisah Pasien Singapura Sembuh dari Virus Corona: Rasanya Seperti Mau Mati

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X