Polisi Belanda Selidiki Motif Terorisme di Balik Penembakan di Utrecht

Kompas.com - 19/03/2019, 18:37 WIB
Seorang perempuan meletakkan bukan di lokasi penembakan trem di Lapangan 24 Oktober Utrecht, Belanda. AFP/JOHN THYSSeorang perempuan meletakkan bukan di lokasi penembakan trem di Lapangan 24 Oktober Utrecht, Belanda.
|

AMSTERDAM, KOMPAS.com - Jaksa dan kepolisian Belanda mengatakan, mereka tengah melakukan investigasi motif terorisme dalam penembakan di dalam trem di kota Utrecht.

Motif terorisme diselidiki setelah polisi menemukan beberapa bukti termasuk sepucuk surat di dalam mobil yang digunakan tersangka untuk kabur.

"Sejauh ini, motif terorisme secara serius dipertimbangkan. Ini didasari sepucuk surat yang ditemukan di dalam mobil serta beberapa bukti lain," kata kedua lembaga itu dalam pernyataan bersama.

Baca juga: Penembakan Trem di Utrecht Diduga Terjadi karena Masalah Keluarga

Tersangka utama dalam kasus ini adalah Gokmen Tanis (37), seorang pria kelahiran Turki, saat ini sudah ditahan.

Polisi juga menahan dua orang pria lain dari Utrecht berusia 23 dan 27 tahun yang identitasnya belum diungkap.

Dalam penembakan di Utrecht itu sebanyak tiga orang tewas. Mereka adalah perempuan 19 tahun asal kota Vianen tak jauh dari Utrecht.

Dua korban lainnya adalah dua pria berusia 28 dan 49 tahun. Kedua pria ini adalah warga kota Utrecht.

Sebelumnya, media di Belanda dan Turki mengabarkan, penembakan itu kemungkinan besar terkait perselisihan keluarga.

Meski demikian, polisi dan kejaksaan mengatakan, belum mengesampingkan kemungkinan adanya motif lain di balik penembakan itu.

Gokmen Tanis ditangkap pada Senin (18/3/2019) setelah polisi bersenjata memburunya usai pria tersebut melakukan aksinya.

Baca juga: Kemenlu: Sampai Saat Ini Tidak Ada Informasi WNI Jadi Korban Penembakan di Utrecht

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber AFP
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X