"Saya Bakal Terus Mengabdi hingga Trump Memecat Saya lewat Twitter"

Kompas.com - 19/03/2019, 17:48 WIB
Presiden Amerika Serikat Donald Trump didampingi Menteri Luar Negeri Mike Pompeo dalam konferensi pers seusai pertemuan dengan Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un di Hanoi, Vietnam, Kamis (28/2/2019). via CNNPresiden Amerika Serikat Donald Trump didampingi Menteri Luar Negeri Mike Pompeo dalam konferensi pers seusai pertemuan dengan Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un di Hanoi, Vietnam, Kamis (28/2/2019).

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Mike Pompeo melontarkan candaan terkait dengan bosnya, Presiden Donald Trump.

Dalam wawancara ketika berada di Kansas, Pompeo sempat mendapat pertanyaan berapa lama dia bakal terus menjabat sebagai orang nomor satu di jajaran diplomat AS.

Baca juga: Trump Pecat Menteri Luar Negerinya

"Saya bakal terus mengabdi hingga dia (Trump) memecat saya melalui kicauan di Twitter," kata Pompeo yang disambut tawa hadirin dikutip AFP.


"Di mana saya tentu tidak memperhitungkan itu (kicauan di Twitter), setidaknya hari ini," lanjutnya seraya memberi pujian kepada Trump.

The Hill memberitakan, Pompeo secara tak langsung menyinggung pendahulunya, Rex Tillserson, yang dipecat pada 13 Maret 2018 lalu.

Trump mengumkan pemecatan itu lewat twit sesaat setelah The Washington Post mempublikasikan. Dikatakan Trump tak memberitahukan ke Tillserson perihal pemecatan itu.

Masa jabatan Tillserson yang berlangsung sekitar 405 hari ditandai ketegangan dengan Trump karena isu-isu seperti Korea Utara (Korut).

Tillserson, mantan eksekutif Exxon, dipecat saat dia pulang dari kunjungan di Afrika, dengan sang mantan menlu mengetahui kabar itu tatkala berada di toilet.

Mantan Direktur Badan Intelijen Pusat (CIA) itu memuji Trump sebagai pemimpin sejati yang selalu membantunya ketika mengalami kesulitan.

Dia mengaku dirinya dan sang presien mempunyai perbedaan pendapat. Namun Pompeo menyebut perbedaan itu bisa menjadi momentum untuk membentuk koalisi dan bekerja sama.

"Dia memberikan pengarahan tersebut. Dia juga memberikan keleluasaan beserta tanggung jawab dalam mengemban jabatan," papar Pompeo kembali.

Pompeo yang notabene mantan anggota Kongres telah direkrut Partai Republik untuk bertarung memperebutkan kursi Senat AS dari wilayah Kansas.

Dia digadang-gadang menjadi pengganti Senator Pat Roberts yang memutuskan pensiun untuk mengisi kursi Senat pada 2020 mendatang.

Baca juga: Menlu AS kepada Duterte: Anda Mirip seperti Trump

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber The Hill,AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bubarkan Demonstran, Polisi Hong Kong 'Tak Sengaja' Tembakkan Meriam Air ke Arah Masjid

Bubarkan Demonstran, Polisi Hong Kong "Tak Sengaja" Tembakkan Meriam Air ke Arah Masjid

Internasional
Patuhi Kesepakatan Gencatan Senjata, Pasukan Kurdi Suriah Tinggalkan 'Zona Aman'

Patuhi Kesepakatan Gencatan Senjata, Pasukan Kurdi Suriah Tinggalkan "Zona Aman"

Internasional
Mutiara Berusia 8.000 Tahun Bakal Dipamerkan Pertama Kali di Abu Dhabi

Mutiara Berusia 8.000 Tahun Bakal Dipamerkan Pertama Kali di Abu Dhabi

Internasional
Hadiri Pelantikan Jokowi, Ini Kerja Sama Bilateral yang Ingin Ditingkatkan PM Singapura

Hadiri Pelantikan Jokowi, Ini Kerja Sama Bilateral yang Ingin Ditingkatkan PM Singapura

Internasional
Berusaha Bunuh Pasukan SAS Inggris, ISIS Pasang Bom Bunuh Diri di Bra

Berusaha Bunuh Pasukan SAS Inggris, ISIS Pasang Bom Bunuh Diri di Bra

Internasional
Mahathir Tiba di Jakarta untuk Hadiri Pelantikan Jokowi-Ma'ruf Amin

Mahathir Tiba di Jakarta untuk Hadiri Pelantikan Jokowi-Ma'ruf Amin

Internasional
Lagi, Aktivis Pro-Demokrasi Hong Kong Diserang Orang Tak Dikenal

Lagi, Aktivis Pro-Demokrasi Hong Kong Diserang Orang Tak Dikenal

Internasional
Pria di Harlem Tembak Tetangga Apartemen karena Terlalu Berisik

Pria di Harlem Tembak Tetangga Apartemen karena Terlalu Berisik

Internasional
Erdogan Ancam Bakal 'Hancurkan Kepala' Pasukan Kurdi Jika Tak Keluar dari Zona Aman

Erdogan Ancam Bakal "Hancurkan Kepala" Pasukan Kurdi Jika Tak Keluar dari Zona Aman

Internasional
ISIS Pakai Jenazah Anak-anak untuk Jebakan Granat, Nyaris Lukai Pasukan Khusus Inggris SAS

ISIS Pakai Jenazah Anak-anak untuk Jebakan Granat, Nyaris Lukai Pasukan Khusus Inggris SAS

Internasional
Warga Protes Kenaikan Harga Tiket Kereta, Presiden Chile Umumkan Keadaan Darurat

Warga Protes Kenaikan Harga Tiket Kereta, Presiden Chile Umumkan Keadaan Darurat

Internasional
Dari 80 Detik hingga 19 Jam, Inilah Penerbangan Tersingkat dan Terlama di Dunia

Dari 80 Detik hingga 19 Jam, Inilah Penerbangan Tersingkat dan Terlama di Dunia

Internasional
Pemilu Kanada 2019, Bagaimana Peluang PM Justin Trudeau untuk Kembali Terpilih?

Pemilu Kanada 2019, Bagaimana Peluang PM Justin Trudeau untuk Kembali Terpilih?

Internasional
Presiden Meksiko Dukung Keputusan Pihak Keamanan Bebaskan Putra El Chapo

Presiden Meksiko Dukung Keputusan Pihak Keamanan Bebaskan Putra El Chapo

Internasional
Korban Tewas Ledakan di Masjid Afghanistan Jadi 62 Orang, Taliban Bantah Terlibat

Korban Tewas Ledakan di Masjid Afghanistan Jadi 62 Orang, Taliban Bantah Terlibat

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X