Menguap dan Menulis Slogan Trump, Inilah Tingkah Pembunuh Bos Mafia di Persidangan

Kompas.com - 19/03/2019, 11:55 WIB
Anthony Comello (24), tersangka pelaku pembunuhan bos mafia New York, Frank Cali. NEW YORK POST / OCEAN COUNTY JAILAnthony Comello (24), tersangka pelaku pembunuhan bos mafia New York, Frank Cali.

NEW JERSEY, KOMPAS.com - Bos mafia dari keluarga kriminal Gambino, Francesco "Frank" Cali ditembak mati di depan rumahnya pada pekan lalu.

Polisi kemudian menangkap seorang pria bernama Anthony Comello (24) terkait pembunuhan tersebut pada Sabtu lalu di New Jersey.

Comello diseret ke pengadilan atas penembakan tersebut dan muncul di persidangan di Toms River, New Jersey, pada Senin (18/3/2019).

Baca juga: Bos Mafia New York Tewas Ditembak dan Ditabrak di Depan Rumahnya


Segala tingkahnya selama persidangan menarik perhatian, seperti tulisan sejumlah slogan pada telapak tangannya, termasuk moto dari Presiden AS Donald Trump "Make America Great Again".

Di telapak tangan kirinya, Comello menuliskan "MAGA Forever", "United We Stand MAGA", dan "Patriots In Charge", yang semuanya itu tertulis dalam tinta biru,

Laporan Daily Mail menyebutkan, Comello duduk dengan senyum kecil di ruang persidangan ketika puluhan reporter dan fotografer memenuhi ruangan.

Selama persidangan, pria itu tampak bosan, menguap, dan jarang berbicara kecuali mengucapkan satu kalimat.

"Ya, pak," katanya kepada hakim ketika menjawab beberapa pertanyaan.

Kini dia akan diekstradisi dari New Jersey ke New York untuk menghadapi persidangan di negara bagian itu, lokasi di mana Cali ditembak di luar rumahnya.

Polisi belum mengungkap motif pembunuhan tersebut, namun sumber dalam menyebutkan terjadi perselisihan di antara Cali dan Comello. Cali diklaim tidak mengizinkan Comello untuk memiliki hubungan asmara dengan keponakannya.

Comello dijebloskan ke penjara setelah polisi menemukan sidik jari pada plat mobil korban.

Sebagai informasi, Cali merupakan bos mafia yang sempat menjalani hukuman penjara selama 16 bulan atas tindakan pemerasan pada 2008.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber Daily Mail
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Virus Corona Hantui Jepang, Catatkan Kasus Tertinggi Kedua Setelah China

Virus Corona Hantui Jepang, Catatkan Kasus Tertinggi Kedua Setelah China

Internasional
14 dari 300 Warga AS yang Dievakuasi dari Kapal Pesiar di Jepang Tertular Virus Corona

14 dari 300 Warga AS yang Dievakuasi dari Kapal Pesiar di Jepang Tertular Virus Corona

Internasional
Virus Corona Merebak, Kaisar Jepang Batalkan Perayaan Ulang Tahun

Virus Corona Merebak, Kaisar Jepang Batalkan Perayaan Ulang Tahun

Internasional
Kisah Orang Afrika Pertama yang Terpapar Virus Corona dan Sudah Sembuh

Kisah Orang Afrika Pertama yang Terpapar Virus Corona dan Sudah Sembuh

Internasional
40 Warga AS di Kapal Pesiar di Jepang Tertular Virus Corona

40 Warga AS di Kapal Pesiar di Jepang Tertular Virus Corona

Internasional
Kisah Pasien Singapura Sembuh dari Virus Corona: Rasanya Seperti Mau Mati

Kisah Pasien Singapura Sembuh dari Virus Corona: Rasanya Seperti Mau Mati

Internasional
Mengira Tertular Virus Corona, Mahasiswa Asing di Arab Saudi Bunuh Diri

Mengira Tertular Virus Corona, Mahasiswa Asing di Arab Saudi Bunuh Diri

Internasional
Perawat Ini Alami Diskriminasi Saat Merawat Pasien Virus Corona

Perawat Ini Alami Diskriminasi Saat Merawat Pasien Virus Corona

Internasional
Trump Minta Rusia untuk Berhenti Dukung Kekejaman Suriah

Trump Minta Rusia untuk Berhenti Dukung Kekejaman Suriah

Internasional
Korban Meninggal Virus Corona Per 17 Februari 2020 Capai 1.765 Orang

Korban Meninggal Virus Corona Per 17 Februari 2020 Capai 1.765 Orang

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] China Keluhkan Negara yang Bereaksi Berlebihan | Murid Australia Nyanyikan 'Abang Tukang Bakso' untuk Jokowi

[POPULER INTERNASIONAL] China Keluhkan Negara yang Bereaksi Berlebihan | Murid Australia Nyanyikan "Abang Tukang Bakso" untuk Jokowi

Internasional
Wabah Virus Corona dalam Angka Per 16 Februari 2020

Wabah Virus Corona dalam Angka Per 16 Februari 2020

Internasional
Taiwan Umumkan Kasus Kematian Pertama Virus Corona

Taiwan Umumkan Kasus Kematian Pertama Virus Corona

Internasional
22 Hari 'Hilang di Tengah Wabah Virus Corona, Kim Jong Un Kembali Muncul

22 Hari "Hilang di Tengah Wabah Virus Corona, Kim Jong Un Kembali Muncul

Internasional
WNI di Singapura Tak Terlalu Khawatir di Tengah Wabah Virus Corona

WNI di Singapura Tak Terlalu Khawatir di Tengah Wabah Virus Corona

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X