Kompas.com - 19/03/2019, 10:32 WIB

WASHINGTON, KOMPAS.com - Duta besar utusan oposisi Venezuela untuk Washington dilaporkan telah mengambil alih tiga properti diplomatik di AS.

Carlos Vecchio, yang ditunjuk pemimpin oposisi Venezuela, Juan Guaido, dikabarkan telah memasuki dua gedung militer milik pemerintahan Venezuela di Washington.

Sementara, menteri penasihat Gustavo Marcano mengambil alih gedung konsulat Venezuela di New York.

"Kami memulihkan dan melindungi aset rakyat Venezuela untuk menghentikan upaya rezim pemerintah terus mencuri dan menghancurkan, seperti yang mereka lakukan dalam 20 tahun terakhir," kata Vecchio, dikutip AFP.

Baca juga: Venezuela Tuding AS Lancarkan Serangan Teroris ke Pabrik Pengolahan Minyak

Sementara Menteri Luar Negeri Venezuela, Jorge Arreaza, yang loyal kepada Presiden Nicolas Maduro, mengecam tindakan pengambilalihan tersebut dan menyebutnya pendudukan paksa dan ilegal.

Dalam pernyataan di Twitter, pemerintah Venezuela menyebut tindakan yang dilakukan utusan Guaido sebagai pelanggaran serius terhadap kewajiban internasional pemerintah AS dan mengancam bakal melakukan tindakan timbal balik di Venezuela.

Vecchio mengatakan, dalam beberapa hari mendatang, misinya akan mengambil alih kedutaan Venezuela, meskipun rekeningnya telah dibekukan.

Seorang juru bicara Departemen Luar Negeri AS mengkonfirmasi bahwa pemerintahan Presiden Donald Trump, telah mendukung langkah oleh oposisi Venezuela tersebut.

"Ini adalah perkembangan yang disambut baik dalam hubungan bilateral kami dengan Venezuela," kata juru bicara kepada AFP, Minggu (18/3/2019).

"Kebijakan AS adalah mendukung demokrasi di Venezuela, presiden sementara Guaido, dan Majelis Nasional, sebagai satu-satunya lembaga yang dipilih secara demokratis di negara itu," tambahnya.

Vecchio menambahkan, atase militer Venezuela di Washington, Kolonel Jose Luis Silva Silva, akan tetap berada di posnya.

Silva Silva yang sebelumnya mewakili Maduro, pada 26 Januari lalu beralih mendukung Guaido dan mengambil tawaran amnesti yang diberikan bagi personel militer yang menentang pemerintahan Maduro.

Baca juga: Pemimpin Oposisi Venezuela Berjanji Gulingkan Maduro Secepatnya

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber AFP


Video Pilihan Video Lainnya >

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.