India Sebar Kapal Perang, Kapal Induk, dan Kapal Selam di Wilayah Perairannya

Kompas.com - 18/03/2019, 22:08 WIB
Foto dokumen bertanggal 6 Januari 2014, yang menunjukkan armada kapal Angkatan Laut India, meliputi kapal perang dan kapal induk, INS Vikramaditya.AFP / INDIA MINISTRY OF DEFENCE Foto dokumen bertanggal 6 Januari 2014, yang menunjukkan armada kapal Angkatan Laut India, meliputi kapal perang dan kapal induk, INS Vikramaditya.

NEW DELHI, KOMPAS.com — Puluhan kapal induk, kapal perang, dan kapal selam milik Angkatan Laut India telah dikerahkan ke seluruh penjuru wilayah perairannya di tengah meningkatnya ketegangan dengan Pakistan.

Dikonfirmasi Angkatan Laut, sebagian besar armada tersebut sebelumnya dikerahkan dalam latihan militer gabungan terbesar India, TROPEX 2019.

Latihan militer yang dimulai pada Januari 2019 itu melibatkan Angkatan Darat, Angkatan Laut, dan Angkatan Udara.

Setelah latihan militer selesai pada awal Maret, Angkatan Laut tidak menarik armadanya, tetapi langsung menempatkannya di titik-titik strategis wilayah perairannya.


Di antara kapal yang dikerahkan termasuk kapal induk buatan Rusia, INS Vikramaditya, puluhan kapal perang, dan sejumlah kapal selam nuklir.

Baca juga: India Sepakat Sewa Kapal Selam Nuklir Rusia Senilai Rp 42 Triliun

Langkah penempatan armada Angkatan Laut yang berisiko menambah ketegangan dengan Islamabad tersebut disebut dilakukan untuk mencegah, menghalangi, dan menggagalkan setiap tindakan yang mengancam dari Pakistan di wilayah maritimnya.

"Setelah menyelesaikan program latihan militer, armada dengan cepat dikerahkan ke mode penyebaran operasional," kata pernyataan Angkatan Laut India dikutip Russian Times, Senin (18/3/2019).

Tidak diketahui kapan pastinya penyebaran armada Angkatan Laut India tersebut dan sampai kapan akan dilakukan.

Selain kapal induk, juga tampak kapal selam perang kelas Akula, INS Chakra yang disewa India dari Rusia, juga terdapat kapal buatan lokal, INS Arihant, yang dilengkapi 12 rudal balistik.

Pengerahan armada Angkatan Laut India, termasuk kapal selam itu, kembali mengingatkan akan insiden pencegatan yang sempat dilaporkan Pakistan pada awal Maret lalu.

Saat itu, Angkatan Laut Pakistan mengklaim telah menghalau dan mengusir kapal selam India yang ingin memasuki wilayah perairan Pakistan.

Klaim itu dibantah New Delhi dengan menyebutkan itu sebagai bentuk propaganda dan kesalahan informasi.

Baca juga: Pakistan Klaim Cegat Kapal Selam India yang Coba Masuki Wilayah Perairannya

Ketegangan antara India dan Pakistan meningkat sejak Februari yang dipicu serangan teror bom bunuh diri yang menyasar parade paramiliter di wilayah Kashmir India dan menewaskan 40 orang.

Wilayah Kashmir yang masih masuk dalam pegunungan Himalaya itu diklaim kedua negara dan telah menjadi sumber tiga kali peperangan antara India dan Pakistan sejak 1947.

Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Pengunjung Kebun Binatang Perancis Nekat Corat-coret Punggung Seekor Badak

Pengunjung Kebun Binatang Perancis Nekat Corat-coret Punggung Seekor Badak

Internasional
AS Uji Coba Rudal, Rusia: Kami Tidak Akan Bereaksi Terhadap Provokasi

AS Uji Coba Rudal, Rusia: Kami Tidak Akan Bereaksi Terhadap Provokasi

Internasional
Rabu Malam, Ratusan Warga Hong Kong Gelar Aksi Duduk di Stasiun MRT

Rabu Malam, Ratusan Warga Hong Kong Gelar Aksi Duduk di Stasiun MRT

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Video Pesawat Jatuh | Tiga Singa Ditembak Mati

[POPULER INTERNASIONAL] Video Pesawat Jatuh | Tiga Singa Ditembak Mati

Internasional
Pemilik Serang Mobil Turis, Restoran di Albania Diratakan Pakai Buldoser

Pemilik Serang Mobil Turis, Restoran di Albania Diratakan Pakai Buldoser

Internasional
Trump Batal Berkunjung karena Greenland, PM Denmark Marah

Trump Batal Berkunjung karena Greenland, PM Denmark Marah

Internasional
Kereta Peluru di Jepang Melaju 280 Km Per Jam dengan Pintu Terbuka

Kereta Peluru di Jepang Melaju 280 Km Per Jam dengan Pintu Terbuka

Internasional
Lebih dari 100 Anggota Polis Diraja Malaysia Positif Narkoba

Lebih dari 100 Anggota Polis Diraja Malaysia Positif Narkoba

Internasional
Trump Berniat Beli Greenland, Politisi Denmark: Ada Wilayah AS yang Bisa Dijual?

Trump Berniat Beli Greenland, Politisi Denmark: Ada Wilayah AS yang Bisa Dijual?

Internasional
Batal Berkunjung Gara-gara Greenland, Trump Dianggap Hina Ratu Denmark

Batal Berkunjung Gara-gara Greenland, Trump Dianggap Hina Ratu Denmark

Internasional
Jalani Operasi Pembesaran Payudara secara Diam-diam, Ibu Muda Ini Justru Meninggal

Jalani Operasi Pembesaran Payudara secara Diam-diam, Ibu Muda Ini Justru Meninggal

Internasional
Video Ungkap Detik-detik Pesawat Jatuh ke Laut

Video Ungkap Detik-detik Pesawat Jatuh ke Laut

Internasional
Jadi Sebab Pembatalan Kunjungan Trump ke Denmark, Ini 5 Fakta Greenland yang Perlu Diketahui

Jadi Sebab Pembatalan Kunjungan Trump ke Denmark, Ini 5 Fakta Greenland yang Perlu Diketahui

Internasional
Serang Pemiliknya, 3 Ekor Singa Afrika Terpaksa Ditembak Mati

Serang Pemiliknya, 3 Ekor Singa Afrika Terpaksa Ditembak Mati

Internasional
Trump Batalkan Kunjungan karena Isu Greenland, Denmark Kaget

Trump Batalkan Kunjungan karena Isu Greenland, Denmark Kaget

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X