Ratusan Tewas, Mozambik dan Zimbabwe Luluh Lantak Diterjang Topan Idai

Kompas.com - 18/03/2019, 17:37 WIB
Penduduk dan penjaga toko terlihat berada di sebuah kawasan pertokoan setelah topan Idai melanda Beira, Mozambik, pada Minggu (17/3/2019). (AFP/ADRIEN BARBIER) Penduduk dan penjaga toko terlihat berada di sebuah kawasan pertokoan setelah topan Idai melanda Beira, Mozambik, pada Minggu (17/3/2019). (AFP/ADRIEN BARBIER)

BEIRA, KOMPAS.com - Ratusan orang tewas dan lainnya hilang di Mozambik dan Zimbabwe pada Minggu (17/3/2019) setelah topai Idai membawa serta banjir bandang dan angin kencang.

Diwartakan kantor berita AFP, pihak berwenang Moazmabik mengatakan, korban tewas mencapai 62 orang.

Sementara itu, laporan dari Reuters, korban tewas akibat topan Idai mencapai 89 orang pada Senin (18/3/2019).

Baca juga: Banjir di India hingga Topan di Jepang, Ini 5 Bencana Alam Terburuk di 2018


Topan Idai menerpa Mozambik lebih dulu pada Kamis (14/3/2019) malam sebelum akhirnya berpindah ke Zimbabwe.

Menteri Lingkungan Mozambik Celso Correia memperkirakan jumlah korban tewas akan tinggi.

"Saya pikir ini adalah bencana alam terbesar yang pernah dihadapi Mozambik. Semuanya hancur. Prioritas kami sekarang adalah untuk menyelamatkan nyawa manusia," katanya.

Lebih dari setengah juta penduduk kota pelabuhan Beira terisolasi, dengan 80 persen jaringan listrik hancur.

"Semua jalan terputus, infrastruktur hancur, praktis semuanya hancur," ujar Correia.

Sementara Bandara Internasional Beira sempat ditutup sebentar karena menara pengatur lalu lintas udara dan peralatan navigasi sebagian dihancurkan oleh topan.

Di Zimbabwe, distrik Chimanimani timur menjadi area yang paling parah dilanda negara itu. Rumah-rumah dan jembatan tersapu banjir bandang ketika badai menghantam.

Daerah yang paling terdampak belum dapat diakses, sementara angin kencang dan awan lebat telah menghambat operasional helikopter penyelamat militer.

Tentara pada Minggu membantu menyelamatkan hampir 200 anak-anak, guru, dan staf yang terjebak di sebuah sekolah di Chimanimani.

Baca juga: Kaget Lihat Sawahnya Rusak Akibat Topan, Seorang Petani di India Meninggal

Tenda-tenda telah disiapkan untuk menyediakan tempat berlindung bagi penduduk yang terdampak. Sejumlah penduduk desa berjalan sejauh 20 km untuk menuju tempat pusat bantuan.

Pemerintah Zimbabwe menyebut, topan Idai sebagai bencana paling parah di negara itu sejak topan Eline meluluhlantakan bagian timur dan selatan pada 2000.

PBB mengklaim hampir 10.000 terdampak oleh topan Idai.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber Reuters,AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Trump kepada Pemimpin Tertinggi Iran: Dia Harus Hati-hati dengan Ucapannya

Trump kepada Pemimpin Tertinggi Iran: Dia Harus Hati-hati dengan Ucapannya

Internasional
Iran Siap Bernegosiasi dengan Siapa Pun Kecuali AS

Iran Siap Bernegosiasi dengan Siapa Pun Kecuali AS

Internasional
Dituduh Selingkuh, Penis Pria di Ukraina Dipasang Penjepit Logam oleh Istri

Dituduh Selingkuh, Penis Pria di Ukraina Dipasang Penjepit Logam oleh Istri

Internasional
Trump Pilih Orang yang Makzulkan Bill Clinton sebagai Tim Pengacaranya

Trump Pilih Orang yang Makzulkan Bill Clinton sebagai Tim Pengacaranya

Internasional
Pemimpin Tertinggi Iran Pimpin Shalat Jumat untuk Pertama Kalinya dalam 8 Tahun

Pemimpin Tertinggi Iran Pimpin Shalat Jumat untuk Pertama Kalinya dalam 8 Tahun

Internasional
Bunuh Suami dengan Obat Tetes Mata, Wanita Ini Dipenjara 25 Tahun

Bunuh Suami dengan Obat Tetes Mata, Wanita Ini Dipenjara 25 Tahun

Internasional
Arab Saudi Bayar Rp 6,8 Triliun untuk Biaya Tempatkan Pasukan AS

Arab Saudi Bayar Rp 6,8 Triliun untuk Biaya Tempatkan Pasukan AS

Internasional
Seorang Pria Hilang, Diduga Tewas Dimakan Babi Peliharaannya

Seorang Pria Hilang, Diduga Tewas Dimakan Babi Peliharaannya

Internasional
Seorang Wanita Ditangkap Setelah Bugil di Bandara AS

Seorang Wanita Ditangkap Setelah Bugil di Bandara AS

Internasional
Tahan Bantuan untuk Ukraina, Pemerintah AS Langgar Aturan

Tahan Bantuan untuk Ukraina, Pemerintah AS Langgar Aturan

Internasional
'Ulama' ISIS Berbobot 136 Kg Ditangkap Polisi Irak

"Ulama" ISIS Berbobot 136 Kg Ditangkap Polisi Irak

Internasional
AS Sebut 11 Orang Tentara Terluka dalam Serangan Iran di 2 Markasnya

AS Sebut 11 Orang Tentara Terluka dalam Serangan Iran di 2 Markasnya

Internasional
Bocah 9 Tahun Diperkosa dan Dijadikan Budak Seks oleh ISIS

Bocah 9 Tahun Diperkosa dan Dijadikan Budak Seks oleh ISIS

Internasional
Trump Yakin Sidang Pemakzulan Dirinya di Senat Bakal Berlangsung Cepat

Trump Yakin Sidang Pemakzulan Dirinya di Senat Bakal Berlangsung Cepat

Internasional
Sidang Bersejarah Pemakzulan Trump di Level Senat AS Dimulai

Sidang Bersejarah Pemakzulan Trump di Level Senat AS Dimulai

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X