Sebarkan Video Penembakan Masjid, Remaja Ini Diancam 18 Tahun Penjara

Kompas.com - 18/03/2019, 16:39 WIB
Sejumlah warga menyalakan 49 batang lilin di luar gedung rumah sakit di Christchurch, Selandia Baru, Sabtu (16/3/2019) untuk mengenang korban tewas dalam serangan teror terhadap dua masjid di kota itu. AFP/ANTHONY WALLACE Sejumlah warga menyalakan 49 batang lilin di luar gedung rumah sakit di Christchurch, Selandia Baru, Sabtu (16/3/2019) untuk mengenang korban tewas dalam serangan teror terhadap dua masjid di kota itu.

WELLINGTON, KOMPAS.com - Seorang remaja 18 tahun yang dituduh menyebarkan video aksi teror masjid di Christchurch, Selandia Baru diajukan ke pengadilan dan permohonan pembebasan bersyaratnya ditolak.

Remaja itu menghadapi dua dakwaan yaitu menyebarkan video penembakan itu dan mengunggah foto salah satu masjid yang diserang ke internet dengan ditambahi tulisan "target diterima".

Selain itu, remaja tersebut juga mengunggah sejumlah percakapan di dunia maya yang bisa "memicu kekerasan ekstrem".

Baca juga: Zulfirman Syah, Korban Penembakan di Selandia Baru Kondisinya Membaik


Remaja laki-laki itu dihadirkan ke pengadilan Christchurch, Senin (18/3/2019) dan pengadilan memutuskan identitasnya tidak boleh dipublikasikan.

Namun, permohonannya untuk penangguhan penahanan dengan jaminan ditolak Hakim Stephen O'Driscoll.

Meski diajukan ke pengadilan, polisi sudah mengatakan, remaja tersebut tidak terlibat dalam penembakan brutal yang terjadi pada Jumat pekan lalu itu.

Menurut dokumen pengadilan, dakwaan pertama yang menjerat remaja itu tertangal 15 Maret, tepat di hari penyerangan masjid.

Sementara, dakwaan kedua terkait publikasi materi-materi yang mengandung ungkapan kebencian mencakup perbuatan yang dilakukan antara 8-15 Maret.

Awalnya, remaja ini dijerat dakwaan mempublikasikan materi yang bertujuan untuk memicu kekerasan atau kebencian terhadap sekelompok orang berdasarkan ras, etnis, atau latar belakang nasionalnya.

Baca juga: Keluarga Teroris Penembak Masjid Selandia Baru Hancur dan Remuk

Dakwaan itu dicabut pada hari ini dan diganti dengan dua dakawaan baru.

Jika semua dakwaan ini terbukti di pengadilan, maka remaja ini terancam hukuman maksimal 14 tahun penjara.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Trump Mengaku Diminta Jadi Penengah Konflik dengan Pakistan, India Langsung Menjawab

Trump Mengaku Diminta Jadi Penengah Konflik dengan Pakistan, India Langsung Menjawab

Internasional
Jet Tempur Pasukan Khalifa Haftar Mendarat Darurat di Jalanan Tunisia

Jet Tempur Pasukan Khalifa Haftar Mendarat Darurat di Jalanan Tunisia

Internasional
Trump Mengaku Diminta Jadi Penengah Konflik Kashmir India dan Pakistan

Trump Mengaku Diminta Jadi Penengah Konflik Kashmir India dan Pakistan

Internasional
Trump: Jika Saya Mau Perang, Afghanistan Bisa Terhapus dari Muka Bumi Ini

Trump: Jika Saya Mau Perang, Afghanistan Bisa Terhapus dari Muka Bumi Ini

Internasional
Tinggal Seorang Diri, Pensiunan Ditemukan Telah Meninggal Selama 7 Bulan

Tinggal Seorang Diri, Pensiunan Ditemukan Telah Meninggal Selama 7 Bulan

Internasional
Trump Puji Peran Pakistan dalam Proses Perdamaian Afghanistan

Trump Puji Peran Pakistan dalam Proses Perdamaian Afghanistan

Internasional
Langgar Wilayah Udara Korea Selatan, Jet Tempur Rusia Disambut Tembakan Peringatan

Langgar Wilayah Udara Korea Selatan, Jet Tempur Rusia Disambut Tembakan Peringatan

Internasional
Berkomentar soal Menembak Anggota Kongres di Facebook, Seorang Polisi AS Dipecat

Berkomentar soal Menembak Anggota Kongres di Facebook, Seorang Polisi AS Dipecat

Internasional
Kim Jong Un Kunjungi Proyek Pembangunan Kapal Selam Korut

Kim Jong Un Kunjungi Proyek Pembangunan Kapal Selam Korut

Internasional
Iran Klaim Bongkar Jaringan Mata-mata AS, Ini 5 Faktanya

Iran Klaim Bongkar Jaringan Mata-mata AS, Ini 5 Faktanya

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Iran Bongkar Jaringan Mata-mata CIA | Bentrok Unjuk Rasa di Hong Kong

[POPULER INTERNASIONAL] Iran Bongkar Jaringan Mata-mata CIA | Bentrok Unjuk Rasa di Hong Kong

Internasional
2 Bulan Lebih Ditahan, Kapal Tanker Iran Dibebaskan Arab Saudi

2 Bulan Lebih Ditahan, Kapal Tanker Iran Dibebaskan Arab Saudi

Internasional
Menurut Intelijen Iran, 17 Terduga Mata-mata CIA Dapat Tawaran Menggoda

Menurut Intelijen Iran, 17 Terduga Mata-mata CIA Dapat Tawaran Menggoda

Internasional
Trump Dikritik karena Bantah Mata-mata CIA Ditangkap Iran

Trump Dikritik karena Bantah Mata-mata CIA Ditangkap Iran

Internasional
Hilang 51 Tahun, Kapal Selam Perancis Ditemukan di Laut Mediterania

Hilang 51 Tahun, Kapal Selam Perancis Ditemukan di Laut Mediterania

Internasional
Close Ads X