Jepang Kembangkan Rudal Jelajah Jarak Jauh Udara-ke-Kapal Pertama

Kompas.com - 18/03/2019, 14:51 WIB
Jet tempur F-15 milik Pasukan Bela Diri Udara Jepang. AFP / KAZUHIRO NOGIJet tempur F-15 milik Pasukan Bela Diri Udara Jepang.

TOKYO, KOMPAS.com - Jepang memutuskan bakal mengembangkan rudal jelajah udara-ke-kapal jarak jauh pertamanya.

Rudal tersebut akan dapat dipasang pada jet tempur dan akan mampu menyerang kapal perang musuh dari luar jangkauan senjata musuh. Demikian disampaikan sumber pemerintah Jepang, Minggu (17/3/2019).

"Rencana tersebut bertujuan untuk meningkatkan sistem pencegahan dengan memperluas jangkauan rudal yang telah ada hingga mampu mencapai jarak lebih dari 400 kilometer."

"Diputuskannya rencana pengembangan rudal jenis tersebut untuk pertama kalinya turut didorong peningkatan kemampuan angkatan laut yang juga dilancarkan China," kata sumber dikutip Kyodo News, Senin (18/3/2019).

Baca juga: Angkatan Laut Perancis dan Jepang Sepakat Bekerja Sama Awasi Korea Utara

Proyek pengembangan rudal jelajah jarak jauh tersebut rencananya bakal didasarkan pada model rudal supersonik udara-ke-kapal, XASM-3, yang telah dikembang sebelumnya dan akan siap diproduksi massal pada tahun ini.

"Saat ini rudal tersebut baru mampu menjangkau jarak tidak lebih dari 200 kilometer," kata sumber.

Dilansir Kyodo News, Kementerian Pertahanan Jepang telah memasukkan rencana anggaran untuk proyek baru tersebut ke dalam rancangan anggaran tahun lalu dan akan direalisasikan mulai April mendatang.

Besaran anggaran yang disiapkan untuk penelitian dan pengembangan mesin rudal tersebut adalah sebesar 58 juta dollar AS (sekitar Rp 825 miliar). Demikian dilansir Yomiuri Shimbun.

Sebelumnya, pada bulan Januari, Perdana Menteri Shinzo Abe telah mencoba meyakinkan di hadapan lembaga legislatif, bahwa rudal jelajah jarak jauh tidak dilarang di bawah konstitusi.

Meski demikian, menurut pasal 9 undang-undang tertinggi negara Jepang, menyatakan menolak perang sebagai hak kedaulatan negara, melarang kepemilikan pasukan militer, dan potensi perang lainnya.

Baca juga: Imbangi China, Jepang Bakal Beli 147 Jet Tempur F-35 AS



Sumber Kyodo News
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X