Kompas.com - 18/03/2019, 12:59 WIB

Seorang sumber mengatakan, penumpang yang mabuk dan berperilaku tidak menentu menyebabkan seseorang harus mengalami gigitan pada hidungnya.

"Awak pesawat meminta bantuan polisi saat pesawat mendarat setelah dua penumpang menganggu penerbangan," kata juru bicara Ryanair Piaras Kelly.

Baca juga: Pesawat Ryanair dan EasyJet Nyaris Bertabrakan di Udara

"Pesawat mendarat dengan selamat dan polisi memindahkan serta menahan dua orang," tuturnya.

Seorang penumpang bernama Stephen Gtiffiths mengatakan, darah dapat terlihat dalam kompartemen bagasi di dalam pesawat.

"Masih ada darah di kabin ketika kami naik untuk penerbangan kembali," kicaunya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.