Kompas.com - 17/03/2019, 20:50 WIB

BAGHOUZ, KOMPAS.com - Ribuan orang diyakini masih berada di dalam wilayah kekuasaan terakhir ISIS di Suriah timur, menjadi penghambat dalam operasi terakhir yang dilancarkan pasukan Kurdi Suriah untuk menghancurkan kelompok teroris itu.

Namun tidak adanya laporan pasti mengenai sisa orang di benteng pertahanan terakhir ISIS membuat Pasukan Demokratik Suriah (SDF) yang dipimpin Kurdi, bingung.

SDF yang didukung AS telah berusaha mengusir para sisa-sisa kekuatan ISIS dari pertahanan gurun mereka di desa Baghouz, yang dekat dengan perbatasan Irak sejak Januari lalu.

Pada saat itu, Komandan Utama SDF, Mazloum Kobani, sempat berujar bahwa operasi serangan terakhir akan memakan waktu satu bulan. Namun hingga bulan Maret, pertempuran masih berlanjut.

Selama masa itu, ribuan orang, termasuk wanita dan anak-anak, serta sejumlah yang diduga anggota ISIS, telah keluar dari desa Baghouz dan menyerahkan diri ke pasukan Kurdi Suriah.

Baca juga: Malam Digempur Habis, Paginya 1.300 Anggota ISIS Keluar untuk Menyerah

Namun SDF kembali dibingungkan dengan pengakuan mereka yang telah keluar tentang jumlah orang yang masih ada di dalam desa, karena jumlah yang mereka katakan selalu berbeda-beda.

"Kelompok terbaru yang keluar dari kantong di desa Baghouz mengatakan sekitar 5.000 orang masih bersembunyi di dalam," kata juru bicara SDF, Kino Gabriel, Minggu (17/3/2019).

Akan tetapi dia memperingatkan bahwa SDF belum dapat menverifikasi angka itu.

"Mereka yang melarikan diri dari wilayah kantong sebelumnya melaporkan angka yang sangat tidak konsisten mengenai jumlah orang yang masih berada di dalam, mulai dari ribuan sampai hanya beberapa ratus," ujarnya, dikutip AFP.

Gabriel menambahkan, saat ini dirinya tidak bisa memprediksi kapan operasi akan berakhir, tetapi memperkirakan kemungkinan masih diperlukan beberapa hari lagi sebelum ISIS dapat sepenuhnya diusir dari wilayah kantong terakhirnya.

"Saya berharap tidak akan memakan waktu lebih dari beberapa hari, tetapi itu perkiraan pribadi saya," ujarnya.

Gabriel menyebutkan, hampir 30.000 anggota ISIS dan keluarga mereka menyerahkan diri kepada pasukan Suriah sejak 9 Januari lalu, termasuk lebih dari 5.000 anggota tempur ISIS.

Jumlah tersebut masih ditambah dengan 34.000 warga sipil yang telah dievakuasi dari benteng ISIS selama periode yang sama.

Di luar Baghouz, diyakini esl-sel tidur ISIS masih tersisa di gurun Badia yang luas di Suriah timur.

Baca juga: ISIS Gunakan Bom Bunuh Diri untuk Hukum Anggota Mereka yang Menyerah

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.