"Saya Tenang karena Saya Bakal Menjadi Martir"

Kompas.com - 16/03/2019, 17:33 WIB
Warga kota Christchurch, Selandia Baru meletakkan karangan bunga untuk mengungkapkan rasa duka terkait penembakan masjid yang menewaskan 49 orang pada Jumat (15/3/2019). AFP/GLENDA KWEKWarga kota Christchurch, Selandia Baru meletakkan karangan bunga untuk mengungkapkan rasa duka terkait penembakan masjid yang menewaskan 49 orang pada Jumat (15/3/2019).

CHRISTCHURCH, KOMPAS.com - Aksi penembakan yang dilakukan teroris Brenton Tarrant terhadap jemaah Masjid Al Noor dan Linwood di Christchurch, Selandia Baru, memunculkan beragam kisah.

Selain kisah ada korban tewas yang berusaha melindungi jemaah lain dari tragedi itu, terdapat pula cerita korban yang berhasil menghindari serangan Tarrant.

Salah satunya adalah Mustafa Boztas. Dia tengah mendengarkan khotbah Shalat Jumat di Masjid Al Noor ketika tiba-tiba terdengar tembakan.

Baca juga: Bikin Pernyataan yang Menyalahkan Muslim, Senator Australia Ini Dilempar Telur

Dilansir Newsweek Jumat (15/3/2019), dia mengungkapkan bagaimana jemaah lain langsung berteriak dan berlarian menyelamatkan diri.

Boztas mengatakan dia sempat berusaha kabur. Namun dia tertembak di bagian kaki dan jatuh tersungkur. Pikirannya langsung menginstruksikannya untuk pura-pura mati.

"Saya langsung tak bergerak seolah saya sudah mati. Di dalam pikiran saya, saya merasa tenang karena tahu bakal menjadi martir," katanya.

Setelah penembakan berhenti, Boztas berujar dia langsung berusaha mencari jalan keluat tatkala melihat seorang pria berlari ke arah jendela.

Dia menemukan seorang anak yang diyakini masih sekolah tergeletak di tempat pakir. Dia mengisahkan segera melakukan pernapasan buatan.

Boztas mengaku mempunyai sertifikat pelatihan penanganan pertama saat kecelakaan. Sayangnya, nyawa bocah itu tak bisa diselamatkan.

"Saya sedang menutup matanya ketika mendengar suara tembakan lain. Jadi saya berlari," terang Boztas yang dirawat karena luka di kaki dan kerusakan hati.

Mulki Abdiwahab, remaja berusia 18 tahun, baru saja selesai shalat di ruang khusus putri bersama ibunya ketika letusan senjata terdengar.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber Newsweek
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Korea Utara Sebut Joe Biden 'Anjing Gila', Begini Reaksi Trump

Korea Utara Sebut Joe Biden "Anjing Gila", Begini Reaksi Trump

Internasional
Diserbu Polisi, Demonstran Hong Kong Bakar Pintu Masuk Universitas

Diserbu Polisi, Demonstran Hong Kong Bakar Pintu Masuk Universitas

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Media AS Soroti Pabrik Tahu di Tropodo | Penyanyi Chile Telanjang Dada sebagai Protes

[POPULER INTERNASIONAL] Media AS Soroti Pabrik Tahu di Tropodo | Penyanyi Chile Telanjang Dada sebagai Protes

Internasional
Siksa Anaknya yang Berusia 5 Tahun hingga Tewas, Terungkap Kecerdasan Si Ayah Rendah

Siksa Anaknya yang Berusia 5 Tahun hingga Tewas, Terungkap Kecerdasan Si Ayah Rendah

Internasional
Media AS New York Times Soroti Pabrik Tahu di Indonesia yang Gunakan Plastik sebagai Bahan Bakar

Media AS New York Times Soroti Pabrik Tahu di Indonesia yang Gunakan Plastik sebagai Bahan Bakar

Internasional
Suarakan Protes, Penyanyi Chile Ini Telanjang Dada Saat Terima Penghargaan

Suarakan Protes, Penyanyi Chile Ini Telanjang Dada Saat Terima Penghargaan

Internasional
Kapten Polisi di AS Ini Ditangkap Anggotanya Sendiri dalam Kasus Prostitusi

Kapten Polisi di AS Ini Ditangkap Anggotanya Sendiri dalam Kasus Prostitusi

Internasional
Pria Australia Kisahkan Selamat dari Serangan Buaya Setelah Cungkil Matanya

Pria Australia Kisahkan Selamat dari Serangan Buaya Setelah Cungkil Matanya

Internasional
Venesia Dilanda Banjir, Karya Seni Mulai Diselamatkan

Venesia Dilanda Banjir, Karya Seni Mulai Diselamatkan

Internasional
Pelaku Penembakan Massal SMA AS yang Tewaskan 2 Murid Meninggal di Rumah Sakit

Pelaku Penembakan Massal SMA AS yang Tewaskan 2 Murid Meninggal di Rumah Sakit

Internasional
Abaikan Ancaman Sanksi AS, Turki Bakal Beli Sistem Rudal S-400 dari Rusia

Abaikan Ancaman Sanksi AS, Turki Bakal Beli Sistem Rudal S-400 dari Rusia

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bocah 9 Tahun Lulus Sarjana | Pria Hong Kong Dibakar Hidup-hidup

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bocah 9 Tahun Lulus Sarjana | Pria Hong Kong Dibakar Hidup-hidup

Internasional
Ada Bau 'Kaus Kaki Basah', Pesawat Airbus Dikembalikan ke Perancis

Ada Bau "Kaus Kaki Basah", Pesawat Airbus Dikembalikan ke Perancis

Internasional
Kera Babon Pintar Ini Pakai Ponsel Pawang dan Pesan Barang secara 'Online'

Kera Babon Pintar Ini Pakai Ponsel Pawang dan Pesan Barang secara "Online"

Internasional
Datang ke Aksi Protes, Seorang Pria Irak Bawa Seekor Singa

Datang ke Aksi Protes, Seorang Pria Irak Bawa Seekor Singa

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X