Fakta Unik Rolls-Royce, Kembangkan Mesin Pesawat hingga Diakuisisi

Kompas.com - 15/03/2019, 14:32 WIB
Rolls-Royce Phantom IV digunakan sebagai mobil pernikahan pangeran Harry dan Meghan Markle.MOTOR1.com Rolls-Royce Phantom IV digunakan sebagai mobil pernikahan pangeran Harry dan Meghan Markle.

KOMPAS.com - Setiap pabrikan otomotif ingin memberikan produk yang istimewa kepada konsumen. Ini juga yang dilakukan Rolls-Royce, pabrikan yang sampai sekarang dikenal sebagai produsen mobil mewah.

Berawal dari kerja sama antara Charles Rolls and Henry Royce, Rolls-Royce akhirnya mampu menghadirkan mobil berkelas di Inggris pada 1900-an.

Tak hanya di Inggris, dominasi Rolls-Royce juga merambah ke negara Abang Sam (AS) atau Amerika Serikat. Berikut fakta menarik dari Rolls-Royce yang tak banyak orang tahu:

1. Bertemu di Manchester

Perpustakaan tertua di Kota Manchester di Inggris.GILANG NUR RAHMAN Perpustakaan tertua di Kota Manchester di Inggris.

Charles Rolls and Henry Royce bertemu saat jamuan makan siang di Manchester. Royce yang notabene perintis usaha mesin menawarkan produk mesinnya kepada Rolls yang mempunyai dealer dan showroom mobil.

Akhirnya mereka menyepakati perjanjian untuk membuat usaha penjualan mobil pertama dengan nama "Rolls-Royce HP 10".

Antusiame konsumen membuat keduanya merintis pabrikan mobil dengan nama Rolls-Royce.

Royce bertugas mendesain hingga pembuatan. Sedangkan Rolls bertugas untuk memasarkan mobil tersebut. Pabrik mobil juga dibuat di Derby untuk mendukung pembuatan mobil Inggris itu.

Baca juga: Hari Ini dalam Sejarah, Rolls-Royce Memulai Debutnya

2. Silver Ghost jadi andalan

Ghost Silverrolls-royce.com Ghost Silver

Setelah membuat dua hingga tiga mobil dengan tiga silinder, Rolls-Royce akhirnya membuat mobil dengan enam silinder, dengan nama 40/50 hp. Mobil ini sering mendapatkan julukan "Silver Ghost".

Mobil ini mendapat predikat sebagai mobil terbaik dunia setelah memecahkan rekor dalam misi pengenalan ke publik mengenai perusahaan baru itu. Misi ini juga untuk menunjukkan keandalan dan ketenangan mesin Silver Ghost.

Sebenarnya itu ide yang berisiko besar, karena jalan raya ketika itu belum sebaik sekarang. Namun, Silver Ghost berhasil menjalankan misinya.

Silver Ghost sudah berjalan tanpa henti sejauh 23.127 kilometer dari London ke Glasgow 27 kali. Predikat itu membuat namanya kian tersohor ke penjuru dunia.

Antusiasme konsumen muncul dari Amerika Serikat.  Ini membuat Rolls-Royce mendirikan pabrik keduanya di Massachusetts, AS.

Pada 2005, salah satu mobil Silver Ghost mendapatkan predikat mobil paling berharga di dunia karena ditaksir senilai 35 juta dollar AS.

3. Mesin pesawat

Mesin Pesawat Buatan Rolls-RoyceSmithsonian Mesin Pesawat Buatan Rolls-Royce

Kecintaan Charles Rolls pada dunia aviasi ditunjukan pada 1907, ketika melihat Wright Bersaudara berhasil menerbangkan pesawatnya. Rencana untuk terjun membuat mesin pesawat gagal karena Henry Royce menolaknya.

Kondisi berbalik saat Perang Dunia I, ketika pemerintah Inggris memberikan anjuran Rolls-Royce membuat mesin pesawat guna menunjang perang.

Perintah ini disanggupi oleh Rolls-Royce dengan mendapatan lisensi dari Renault untuk membuat mesin-mesin pesawat sesuai standar militer.

Pemerintah Inggris juga menganjurkan Rolls-Royce mendesain pesawat, hingga lahirnya Rolls-Royce Eagle. Setelah muncul pesawat perdana ini, maka muncullah mesin-mesin lain seperti Hawk, Falcon, dan juga Condor.

Baca juga: Hari Ini dalam Sejarah: Pabrikan Otomotif AS Chevrolet Berdiri

4. Memecahkan rekor

Pada 1930-an, Rolls-Royce memecahkan rekor dunia di darat dan laut. Seorang pebalap bernama Sir Malcolm Campbell memecahkan rekor kecepatan darat dunia pada tahun 1933 dengan Bluebird.

Ia berhasil memacu mobil Blurbird bermesin Rolls-Royce dengan kecepatan mencapai 486 kilometer per jam pada balapan jet darat di AS.

Empat tahun kemudian, George Eyston menggunakan Thunderbolt yang ditenagai dua mesin Rolls-Royce bernama "R" melebihi kecepatan Campbell.

Selain itu, Henry Segrave memecahkan rekor laut dunia pada 191 kilometer per jam di Miss England II. Dia menggunakan kapal boat mini bermesin R buatan Rolls-Royce.

Kedua pencapaian itu menjadi alasan Rolls-Royce menghadirkan produk terbarunya. Akhirnya mobil bernama Phantom III hadir dengan menggunakan mesin V12.

Mesin V12 merupakan sebuah konfigurasi mesin V dengan 12 silinder terpasang di crankcase dengan 2 cabang silinder yang masing-masing cabang berisi 6 silinder.

5. Diakuisisi

Logo BMWVehicle News Logo BMW
Rolls-Royce tak selamanya berada di atas. Perusahaan ini juga mengalami pasang surut hingga pada 1990-an harus dijual. Perusahaan Jerman menunjukan minat besar untuk mengakuisisi Rolls-Royce, yakni Volkswagen dan BMW.

VW akhirnya memperoleh fasilitas produksi Rolls-Royce di Crewe, Inggris. Sementara, BMW mendapat hak atas merek mobil Rolls-Royce.

BMW melisensi nama Rolls-Royce ke VW hingga akhir 2002. Kemudian, BMW mulai memproduksi mobil Rolls-Royce pada 2003. Sementara, VW mempunyai hak untuk terus membuat Bentley.

Mereka membuat kesepakatan mulai 2003 dan seterusnya, BMW diizinkan untuk memproduksi mobil lengkap dengan nama Rolls-Royce.


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Terkini Lainnya


Close Ads X