Greta Thunberg, Remaja 16 Tahun Dinominasikan Raih Nobel Perdamaian

Kompas.com - 15/03/2019, 09:38 WIB
Aktivis lingkungan asal Swedia Greta Thunberg (16) berbicara di atas panggung saat demonstrasi murid yang menyerukan perlindungan iklim pada Jumat (1/3/2019) di depan balai kota di Hambourg, Jerman. (AFP/Alex Heimken) Aktivis lingkungan asal Swedia Greta Thunberg (16) berbicara di atas panggung saat demonstrasi murid yang menyerukan perlindungan iklim pada Jumat (1/3/2019) di depan balai kota di Hambourg, Jerman. (AFP/Alex Heimken)

STOCKHOLM, KOMPAS.com - Greta Thunberg patut berbangga hati atas jerih payahnya yang tak kenal lelah untuk melawan pemanasan global.

Pasalnya, gadis remaja berusia 16 tahun asal Swedia ini dinominasikan sebagai pengerima Penghargaan Nobel Perdamaian.

Dia menginspirasi ratusan ribu murid di seluruh dunia yang akan menggelar aksi protes terhadap lambannya penanganan krisis pemanasan global pada Jumat (15/3/2019).

Baca juga: 300.000 Orang Tanda Tangani Petisi Hadiah Nobel Perdamaian untuk PM Pakistan

Mereka semua akan mengambil bagian dalam aksi Global Climate Strike, yang terinspirasi dari unjuk rasa mingguan Greta, sang aktivis lingkungan.

Laporan CNN menyebutkan, aksi protes rencananya akan digelar di hampir 1.700 kota di lebih dari 100 negara.

"Kami telah mengusulkan Greta Thunberg karena jika kami tidak melakukan apa pun untuk menghentikan perubahan iklim, itu akan menyebabkan perang, konflik, dan pengungsi," kata anggota parlemen Norwegia Freddy Andre Ovstegard, kepada AFP.

"Greta Thunberg telah meluncurkan gerakan massa yang saya pandang sebagai kontribusi besar bagi perdamaian," katanya.

Ovstefard mengatakan, tiga anggota parlemen mengajukan Greta untuk Nobel Perdamaian sebelum batas waktu 31 Januari 2019.

Pengumuman pencalonannya itu untuk menerima Nobel Perdamaian tahun ini yang akan diumumkan pada 11 Oktober 2019.

"Jelas suatu kehormatan besar dan baik untuk dinominasikan dalam penghargaan sebesar itu," kata Greta kepada harian Swedia, Aftonbladet.

"Rasanya tidak nyata dan sedikit aneh," ujarnya.

Enam bulan lalu tidak ada yang tahu siapa Greta, hingga ketika masih berusia 15 tahun, dia berkemah di luar parlemen Swedia dengan papan bertuliskan "School Strike for Climate".

Baca juga: Trump Diajukan Jepang Jadi Peraih Nobel Perdamaian? Ini Tanggapan Abe

Sejak saat itu, dia menjadi sorotan global dan menginspirasi anak muda lainnya yang kecewa dengan lambatnya orang dewasa dalam menghentikan perubahan iklim.

Menurut Nobel Institute, 304 individu dan organisasi telah dinominasikan untuk Nobel Perdamaian pada tahun ini. Daftar nominasi dirahasiakan setidaknya selama 50 tahun terakhir.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber CNN,AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kucing Pahlawan Ini Selamatkan Bayi 1 Tahun Sebelum Jatuh dari Tangga

Kucing Pahlawan Ini Selamatkan Bayi 1 Tahun Sebelum Jatuh dari Tangga

Internasional
Mengungsi ke Meksiko, Eks Presiden Bolivia Evo Morales Janji Kembali Lebih Kuat

Mengungsi ke Meksiko, Eks Presiden Bolivia Evo Morales Janji Kembali Lebih Kuat

Internasional
Dilarang Berhubungan Seks di Rumah, Pria Ini Bunuh Anjing Ibunya

Dilarang Berhubungan Seks di Rumah, Pria Ini Bunuh Anjing Ibunya

Internasional
Diperkosa Kakak Sendiri, Bocah 10 Tahun Hamil 8 Bulan

Diperkosa Kakak Sendiri, Bocah 10 Tahun Hamil 8 Bulan

Internasional
Dilecehkan 2 'Suami' di China, Gadis 13 Tahun asal Kamboja Diselamatkan

Dilecehkan 2 "Suami" di China, Gadis 13 Tahun asal Kamboja Diselamatkan

Internasional
Bantu Penyintas Gempa Filipina, Tim Dompet Dhuafa Bangun Huntara

Bantu Penyintas Gempa Filipina, Tim Dompet Dhuafa Bangun Huntara

Internasional
Serangan Israel Bunuh Komandan Milisi Jihad Islam di Jalur Gaza

Serangan Israel Bunuh Komandan Milisi Jihad Islam di Jalur Gaza

Internasional
Permintaan Suaka Dikabulkan, Eks Presiden Bolivia Evo Morales Terbang ke Meksiko

Permintaan Suaka Dikabulkan, Eks Presiden Bolivia Evo Morales Terbang ke Meksiko

Internasional
Australia Bersiap untuk 'Bencana' Kebakaran Hutan

Australia Bersiap untuk "Bencana" Kebakaran Hutan

Internasional
Pemimpin Hong Kong: Demonstran Kini adalah Musuh Rakyat

Pemimpin Hong Kong: Demonstran Kini adalah Musuh Rakyat

Internasional
Tiga Penampil Ditikam Pria Yaman di Arab Saudi

Tiga Penampil Ditikam Pria Yaman di Arab Saudi

Internasional
Pria di Singapura Akui Berhubungan Seks dengan Anak Tiri yang Berumur 15 Tahun

Pria di Singapura Akui Berhubungan Seks dengan Anak Tiri yang Berumur 15 Tahun

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Polisi Hong Kong Tembak Demonstran | Pengantin ISIS Ingin Pulang ke AS

[POPULER INTERNASIONAL] Polisi Hong Kong Tembak Demonstran | Pengantin ISIS Ingin Pulang ke AS

Internasional
Pria di Hong Kong Dibakar Hidup-hidup oleh Demonstran karena Masalah Identitas

Pria di Hong Kong Dibakar Hidup-hidup oleh Demonstran karena Masalah Identitas

Internasional
Diminta Berhenti Minum-minum, Pria di India Memenggal Kepala Istrinya

Diminta Berhenti Minum-minum, Pria di India Memenggal Kepala Istrinya

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X