Kompas.com - 15/03/2019, 07:48 WIB

TEL AVIV, KOMPAS.com - Militer Israel mengklaim dua roket telah ditembakkan dari Gaza ke sebuah distrik di Tel Aviv pada Kamis (16/3/2019) malam.

Diwartakan kantor berita AFP, serangan itu dilaporkan tidak menimbulkan kerusakan atau korban jiwa.

"Dua roket diluncurkan dari Jalur Gaza menuju wilayah Israel," demikian pernyataan militer.

Baca juga: Akhirnya, Ratusan Warga Palestina Bisa Keluar Gaza untuk Ibadah Umrah

"Sistem sinyal dan peringatan beroperasi sesuai kebutuhan. Tidak ada pencegatan yang dibuat oleh sistem pertahanan udara," lanjutnya.

Seorang juru bicara militer mengatakan, warga sipil dapat melanjutkan rutinitas seperti biasa kecuali ada perintah khusus.

Wali Kota Tel Aviv Ron Huldai menuturkan, salah satu roket tersebut jatuh ke laut.

"Tampaknya jatuh ke laut, yang lainnya mengenai suatu tempat tapi tidak di Tel Aviv," katanya.

Sementara itu Perdana Menteri Israel sekaligus Menteri Pertahanan Benjamin Netanyahu mengadakan pertemuan keamanan darurat di kementerian.

Di sisi lain, pernyataan dari sayap militer Hamas mengaku tidak bertanggung jawab atas roket yang ditembakkan pada Kamis malam ke Israel.

Insiden terjadi berbarengan dengan kunjungan delagasi keamanan Mesir ke Gaza. Seperti diketahui, Mesir merupakan penengah kunci antara kedua belah pihak yang berseteru.

Sebelumnya, Netanyahu memperingatkan pemimpin Hamas di Gaza bahwa Israel tidak akan ragu meluncurkan operasi skala besar jika ada provokasi.

Baca juga: Netanyahu Acungkan Jari Tengah dalam Poster Kampanye Pemilu di Israel

"Saya telah mendengar orang-orang di Gaza bilang sejak kami dalam kampenye pemilu, operasi besar-besaran tidak mungkin dilakukan," katanya.

"Kami akan melakukan apa pun untuk mengembalikan kedamaian dan ketenangan ke komunitas perbatasan Gaza dan seluruh wilayah selatan," imbuhnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.