Kompas.com - 14/03/2019, 23:45 WIB
Ilustrasi garis polisi. THINKSTOCKIlustrasi garis polisi.

NEW YORK, KOMPAS.com - Seorang pemimpin keluarga kriminal ternama di New York, tewas dengan luka tembak di depan rumahnya.

Francesco "Frank" Cali, bos keluarga kriminal Gambino, diserang orang tidak dikenal di depan kediamannya di Staten Island, pada Rabu (13/3/2019) malam. Demikian menurut laporan kepolisian.

Dilansir AFP, Frank Cali, yang diyakini telah memimpin Gambino Family sejak 2015, mengalami luka tembak pada di sejumlah bagian tubuhnya, serta luka akibat benturan keras.

Diberitakan New York Daily News, Frank, yang juga dikenal dengan julukan "Franky Boy" tersebut mendapat enam tembakan sebelum kemudian ditabrak menggunakan truk berwarna biru, yang digunakan pelaku untuk melarikan diri.

Baca juga: Carmine Persico, Bos Mafia Berjuluk The Snake Mati saat Jalani Hukuman Bui

Korban kemudian dilarikan ke rumah sakit di Staten Island University North, namun nyawanya tidak dapat diselamatkan.

"Belum ada tersangka yang ditahan sementara penyelidikan masih berlangsung," kata polisi Staten Island dalam pernyataannya, yang dikutip AFP.

Bos mafia New York, Francesco Cali saat ditahan pada 2008.FOXNEWS.com Bos mafia New York, Francesco Cali saat ditahan pada 2008.
Frank Cali adalah tokoh dunia hitam yang cukup dikenal di New York. Dia sempat menjalani hukuman penjara selama 16 bulan atas tindakan pemerasan pada 2008 silam.

Media AS melaporkan, dengan terbunuhnya pria berusia 53 tahun itu, menjadi pembunuhan terhadap bos mafia New York pertama kali setelah 34 tahun, sejak kematian Paul Castellano, bos Gambino Family, atas perintah John Gotti.

Setelah pembunuhan Castellano, Gotti memimpin keluarga Gambino sampai 1992, saat ditahan atas tindakan konspirasi dan pembunuhan. Dia meninggal di penjara pada 2002.

Gambino Family merupakan satu dari lima keluarga kriminal mafia Italia bersejarah di New York. Empat keluarga mafia lainnya adalah Genovese, Lucchese, Colombo dan Bonanno.

Menurut media lokal New York, Frank Cali memimpin keluarga Gambino menggantikan pemimpin sebelumnya, Domenico Cefalu.

Baca juga: Buron Selama 14 Tahun, Mafia Ini Tertangkap Saat Makan Pasta



Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X