Vietnam Sesalkan Jaksa Malaysia yang Tak Bebaskan Doan Thi Huong

Kompas.com - 14/03/2019, 18:41 WIB
Doan Thi Huong (dua dari kiri) dikawal oleh polisi Malaysia masuk ke gedung Pengadilan Tinggi Shah Alam, Malaysia, pada Kamis (14/3/2019). (AFP/MOHD RASFAN) Doan Thi Huong (dua dari kiri) dikawal oleh polisi Malaysia masuk ke gedung Pengadilan Tinggi Shah Alam, Malaysia, pada Kamis (14/3/2019). (AFP/MOHD RASFAN)

HANOI, KOMPAS.com - Pemerintah Vietnam menyesalkan keputusan jaksa penuntut Malaysia yang tidak membebaskan Doan Thi Huong, warganya yang menjadi tersangka kasus pembunuhan Kim Jong Nam.

Penolakan permohonan pembebasan tersebut disampaikan jaksa penuntut Malaysia, Muhammad Iskandar Ahmad, dalam persidangan di pengadilan tinggi di Shah Alam, Kamis (14/3/2019).

Atas keputusan tersebut, pemerintah Vietnam menyampaikan kekecewaannya.

"Kami menyesalkan fakta bahwa pengadilan Malaysia tidak segera membebaskan Doan Thi Huong," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Vietnam, Le Thi Thu Hang.


"Kami ingin Doan Thi Huong diadili secara adil dan obyektif agar dia dapat bebas," tambahnya, dikutip AFP.

Baca juga: Pembunuhan Kim Jong Nam: Malaysia Tolak Pembebasan Doan Thi Huong

Setelah berbulan-bulan diam menyangkut kasus yang menimpa salah satu warganya di Malaysia, pemerintah Vietnam diketahui telah melobi Kuala Lumpur untuk membebaskan Huong, menyusul dibebaskannya seorang tersangka lainnya asal Indonesia, Siti Aisyah.

Wakil menteri luar negeri Vietnam Nguyen Quoc Dung disebut bertemu dengan Duta Besar Malaysia di Hanoi, pada Kamis, menyusul keputusan pengadilan Malaysia terhadap Huong.

Huong, perempuan berusia 30 tahun asal Vietnam, bersama Siti Aisyah, telah dituduh sebagai pelaku pembunuhan saudara tiri Kim Jong Un di Bandara Kuala Lumpur pada Februari 2017 lalu.

Keduanya disebut membunuh Kim Jong Nam menggunakan zat kima berbahaya, VX. Namun baik Huong maupun Siti bersikeras bahwa mereka diperalat karena mengira hal itu sebagai bagian dari acara televisi.

Mendengar keputusan jaksa yang menolak permohonan pembebasannya, Huong pun menangis. Kepada wartawan dia mengaku depresi.

"Saya depresi. Saya tidak bersalah. Saya ingin keluarga saya berdoa untuk saya," kata Huong.

Persidangan untuk mendengar kesaksian Huong di pengadilan Shah Alam, Kamis (14/3/2019), kemudian ditunda karena terdakwa yang tidak dalam kondisi sehat.

Baca juga: Pembunuhan Kim Jong Nam: Keluarga Minta Doan Thi Huong Tak Putus Asa

Hakim Azmi Ariffin mengatakan Huong tidak dalam kondisi fisik dan mental yang baik untuk melanjutkan proses persidangan dan memutuskan sidang ditunda hingga 1 April 2019 mendatang.

Sementara pengacara Huong mengatakan bahwa mereka akan terus berupaya agar tuduhan pembunuhan terhadap kliennya dibatalkan.

Jika dinyatakan bersalah atas kasus pembunuhan tersebut, Huong dapat diancam dengan hukuman mati dengan cara digantung.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Pasukan Iran kepada Kapal Tanker Inggris: Jika Anda Patuh, Anda Bakal Selamat

Pasukan Iran kepada Kapal Tanker Inggris: Jika Anda Patuh, Anda Bakal Selamat

Internasional
Pelaku Pembakaran Studio Animasi Jepang yang Tewaskan 34 Orang Pencandu Game

Pelaku Pembakaran Studio Animasi Jepang yang Tewaskan 34 Orang Pencandu Game

Internasional
Joe Biden Kecam Keras Komentar Tercela Trump kepada 4 Anggota DPR AS

Joe Biden Kecam Keras Komentar Tercela Trump kepada 4 Anggota DPR AS

Internasional
Seorang Ibu Dipenggal Anaknya Disaksikan Bocah 4 Tahun

Seorang Ibu Dipenggal Anaknya Disaksikan Bocah 4 Tahun

Internasional
5 Kisah Anjing Setia: 'Menangis' di Peti Mati hingga Berkorban demi Majikan

5 Kisah Anjing Setia: "Menangis" di Peti Mati hingga Berkorban demi Majikan

Internasional
Iran Sita Kapal Tanker Inggris sebagai Balasan Setelah Kapal Mereka Ditangkap

Iran Sita Kapal Tanker Inggris sebagai Balasan Setelah Kapal Mereka Ditangkap

Internasional
Anjing Setia Ini Berjalan 200 Km Pulang ke Rumah Majikan yang Membuangnya

Anjing Setia Ini Berjalan 200 Km Pulang ke Rumah Majikan yang Membuangnya

Internasional
Terungkap, Ini Alasan Pelaku Pembakaran Studio Animasi Jepang Beraksi

Terungkap, Ini Alasan Pelaku Pembakaran Studio Animasi Jepang Beraksi

Internasional
AS Punya Bukti Kuat Tembak Jatuh Drone Iran

AS Punya Bukti Kuat Tembak Jatuh Drone Iran

Internasional
Ingin Berkencan dengan Awak Kabin Lufthansa, Pria 65 Tahun Buat Ancaman Bom Palsu

Ingin Berkencan dengan Awak Kabin Lufthansa, Pria 65 Tahun Buat Ancaman Bom Palsu

Internasional
Mantan Ratu Kecantikan Rusia Bantah Bercerai dari Eks Raja Malaysia

Mantan Ratu Kecantikan Rusia Bantah Bercerai dari Eks Raja Malaysia

Internasional
Pengacara Benarkan Mantan Raja Malaysia Bercerai dari Eks Miss Moscow

Pengacara Benarkan Mantan Raja Malaysia Bercerai dari Eks Miss Moscow

Internasional
Sempat Batal, India Jadwalkan Ulang Peluncuran Roket ke Bulan Senin Depan

Sempat Batal, India Jadwalkan Ulang Peluncuran Roket ke Bulan Senin Depan

Internasional
Inggris: Iran Memilih Langkah Berbahaya dengan Menahan Kapal Tanker

Inggris: Iran Memilih Langkah Berbahaya dengan Menahan Kapal Tanker

Internasional
Ingin Pergi ke Ghana, Seorang Pria Panjat Mesin Pesawat yang Hendak Terbang

Ingin Pergi ke Ghana, Seorang Pria Panjat Mesin Pesawat yang Hendak Terbang

Internasional
Close Ads X