Di DK PBB, China Tolak Masood Azhar Masuk dalam Daftar Hitam Teroris

Kompas.com - 14/03/2019, 12:08 WIB
Maulan Masood Azhar. (AFP) Maulan Masood Azhar. (AFP)

NEW YORK, KOMPAS.com - China memblokir upaya dunia untuk menyebut pemimpin kelompok serangan bom bunuh diri di India Kashmir, Masood Azhar, sebagai teroris.

Masood Azhar merupakan pemimpin kelompok Jaish-e-Mohammed (JeM), yang menewaskan 40 tentara di India Kashmir pada serangan 14 Februari 2019 sehingga memicu Pakistan dan India berperang.

Diwartakan BBC, Dewan keamanan PBB telah diminta untuk membuat Azhar dikenai pembekuan aset, larangan perjalanan, dan embargo senjata melalui sidang pada Rabu (13/2/2019).

Baca juga: China Siap Bantu Venezuela Atasi Krisis Listrik Akibat Pemadaman Massal

Namun, langkah tersebut digagalkan oleh China yang menolak Azhar masuk dalam daftar hitam sanksi PBB tersebut.

China menilai perlu lebih banyak waktu untuk memeriksa permintaan sanksi yang menargetkan Azhar dan meminta penundaan teknis yang bisa mencapai 9 bulan.

"Tampaknya, China seolah-olah telah melindungi prioritas Pakistan terkait anti-terorisme dan karenanya mereka adalah pelindung Pakistan," kata seorang diplomat yang tidak ingin disebutkan namanya, kepada kantor berita AFP.

China sebelumnya telah memblokir tiga upaya di DK PBB mengenai sanksi terhadap pemimpin JeM, yang terkait dengan Al-Qaeda dan kelompok ISIS.

Azhar merupakan satu dari tiga orang yang dibebaskan India pada 1999 sebagai imbalan terhadap pembajakan pesawat Indian Airlines, yang diterbangkan ke Afghanistan.

Dia dilaporkan pernah bertemu dengan mantan pemimpin Taliban Mullah Omar dan pemimpin Al-Qaeda Oama Bin Laden ketika berada di Afghanistan.

Sebelumnya, India sempat menyalahkan JeM atas serangan terhadap parlemen di New Delhi pada Desember 2001. Namun, JeM membantah tudingan tersebut.

Baca juga: India Tanggapi Skeptis Pakistan yang Klaim Menahan 100 Anggota Kelompok Ekstremis

Pada akhirnya, JeM secara resmi dilarang di Pakistan segera setelah serangan tersebut.

Namun, kelompok itu masih beroperasi dengan sejumlah nama seperti Afzal Guru Squad, Al-Murabitoon dan Tehreek-al-Furqan.

Komandan JeM Noor Mohammad Tantray terbunuh oleh pasukan India pada Desember 2017, yang dipandang sebagai pukulan terbesar bagi kelompok itu.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku
Komentar


Sumber BBC,AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Israel Klaim 1 Lagi Komandan Jihad Islam dan Keluarganya Tewas dalam Serangan

Israel Klaim 1 Lagi Komandan Jihad Islam dan Keluarganya Tewas dalam Serangan

Internasional
Berdebat dengan Demonstran Hong Kong, Kepala Pria 70 Tahun Dilempar Batu Bata

Berdebat dengan Demonstran Hong Kong, Kepala Pria 70 Tahun Dilempar Batu Bata

Internasional
Dianggap Terlalu Awal, Keluarga di Texas Ini Diminta Copot Hiasan Natal

Dianggap Terlalu Awal, Keluarga di Texas Ini Diminta Copot Hiasan Natal

Internasional
Ekor Anak Anjing Ini Tumbuh di Kepala

Ekor Anak Anjing Ini Tumbuh di Kepala

Internasional
Komandannya Tewas Diserang, Jihad Islam Tembakkan Roket Tiap 7 Menit ke Israel

Komandannya Tewas Diserang, Jihad Islam Tembakkan Roket Tiap 7 Menit ke Israel

Internasional
Hadapi Polisi, Pelajar Hong Kong Mempersenjatai Diri dengan Panah dan Tombak

Hadapi Polisi, Pelajar Hong Kong Mempersenjatai Diri dengan Panah dan Tombak

Internasional
Menlu Retno: Saatnya Wanita Bekerja Bersama Membawa Panji Toleransi

Menlu Retno: Saatnya Wanita Bekerja Bersama Membawa Panji Toleransi

Internasional
Datang ke AS, Erdogan Mengaku Kembalikan Surat yang Ditulis Trump

Datang ke AS, Erdogan Mengaku Kembalikan Surat yang Ditulis Trump

Internasional
Mantan Pemimpin ISIS Baghdadi Pasang Koneksi Internet di Persembunyiannya

Mantan Pemimpin ISIS Baghdadi Pasang Koneksi Internet di Persembunyiannya

Internasional
Ribuan Burung Mati Misterius di Danau Pedalaman India

Ribuan Burung Mati Misterius di Danau Pedalaman India

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Sungai di Korsel Berubah Merah karena Darah Babi | Pria Diborgol karena Sandwich

[POPULER INTERNASIONAL] Sungai di Korsel Berubah Merah karena Darah Babi | Pria Diborgol karena Sandwich

Internasional
Pemimpin Oposisi Inggris Sebut Eks Pemimpin ISIS Baghdadi Harus Ditangkap Hidup-hidup

Pemimpin Oposisi Inggris Sebut Eks Pemimpin ISIS Baghdadi Harus Ditangkap Hidup-hidup

Internasional
Istrinya Habis Rp 600 Juta di Harbolnas China, Pria Ini Ingin Bunuh Diri

Istrinya Habis Rp 600 Juta di Harbolnas China, Pria Ini Ingin Bunuh Diri

Internasional
Kasus 2 Remaja Tewas Ditabrak Mobil di Jakarta, Bagaimana Hukum Penggunaan Skuter Listrik di Negara Lain?

Kasus 2 Remaja Tewas Ditabrak Mobil di Jakarta, Bagaimana Hukum Penggunaan Skuter Listrik di Negara Lain?

Internasional
Lakukan Pelecehan Seksual, Pelaku Malah Salahkan Korban

Lakukan Pelecehan Seksual, Pelaku Malah Salahkan Korban

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X