3.000 Anggota ISIS Menyerah dalam Pertempuran Terakhir

Kompas.com - 13/03/2019, 15:46 WIB
Dalam foto yang diambil pada 11 Maret 2019, desa Baghouz menyala di malam hari oleh serangan Pasukan Demokratik Suriah (SDF). Baghouz merupakan benteng terakhir ISIS, dan saat ini digempur koalisi pimpinan AS.AFP/DELIL SOULEIMAN Dalam foto yang diambil pada 11 Maret 2019, desa Baghouz menyala di malam hari oleh serangan Pasukan Demokratik Suriah (SDF). Baghouz merupakan benteng terakhir ISIS, dan saat ini digempur koalisi pimpinan AS.

BAGHOUZ, KOMPAS.com - Kelompok Milisi yang didukung Amerika Serikat (AS) melansir jumlah anggota Negara Islam Irak dan Suriah ( ISIS) yang menyerah.

Juru bicara Pasukan Demokratik Suriah (SDF) Mustafa Bali mengklaim pada Selasa malam (12/3/2019) anggota ISIS yang memilih meletakkan senjata ada 3.000 orang.

Baca juga: Rilis Video dari Baghouz, Anggota ISIS Klaim Mereka Dipersekusi

Diwartakan CNN Rabu (13/3/2019), Bali mengungkapkan SDF juga menyelamatkan tiga perempuan Yazidi dan empat anak-anak dari Baghouz.

Dalam kicauannya di Twitter, Baghouz menjelaskan momen menentukan bagi aliansi Kurdi dan Arab itu datang lebih cepat ketika anggota ISIS menyerah secara massal.

Adapun pada Selasa pagi waktu setempat, Bali menyatakan dua depot persenjataan milik ISIS dihancurkan oleh ISIS dan menewaskan 38 anggota ekstremis tersebut.

Klaim Bali itu muncul setelah baik ISIS maupun SDF saling baku tembak dalam pertempuran terakhir memperebutkan desa di tepi Sungai Eufrat itu.

CNN memberitakan SDF menggempur Baghouz pada Selasa malam hingga Rabu pagi waktu setempat, dan menolak membeberkan rencana tempur mereka.

Dalam serangan yang dimulai Februari lalu, pejabat SDF memperkirakan ada 1.500 masyarakat sipil dan 500 anggota ISIS yang tersisa di Baghouz.

Namun dalam satu bulan terakhir, jumlah pengungsi baik dari kalangan sipil maupun anggota ISIS di kamp pengungsian al-Howl jauh di atas ekspektasi.

Sekitar 30.000 orang melarikan diri dari Baghouz dalam beberapa bulan terakhir ke kamp pengungsian yang dikelola SDF, dengan kebanyakan adalah keluarga anggota ISIS.

Petinggi SDF menjelaskan ada 2.000 orang yang kabur dari Baghouz pada Selasa. Meski begitu, mereka masih belum melancarkan serangan pamungkas.

Baca juga: Irak Bersedia Pulangkan 20.000 Warganya dari Suriah, Termasuk Keluarga ISIS



Terkini Lainnya

Terima Kunjungan Presiden Ukraina, Kanselir Jerman Kejang-kejang

Terima Kunjungan Presiden Ukraina, Kanselir Jerman Kejang-kejang

Internasional
Ditabrak Rombongan Pangeran William-Kate Middleton, Nenek 83 Tahun Alami Luka Serius

Ditabrak Rombongan Pangeran William-Kate Middleton, Nenek 83 Tahun Alami Luka Serius

Internasional
Terkena Kondisi Aneh, Payudara Wanita Ini Tumbuh Tak Terkendali

Terkena Kondisi Aneh, Payudara Wanita Ini Tumbuh Tak Terkendali

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] AS Kirim Pasukan ke Timur Tengah | China dan Jepang Diguncang Gempa

[POPULER INTERNASIONAL] AS Kirim Pasukan ke Timur Tengah | China dan Jepang Diguncang Gempa

Internasional
YouTuber Ini Beli Sebuah Kota Kecil di AS untuk Diubah Namanya

YouTuber Ini Beli Sebuah Kota Kecil di AS untuk Diubah Namanya

Internasional
PBB: Indonesia Ikut Bertanggung Jawab dalam Pertumbuhan Populasi Dunia pada 2050

PBB: Indonesia Ikut Bertanggung Jawab dalam Pertumbuhan Populasi Dunia pada 2050

Internasional
Trump Sebut Serangan Kapal Tanker di Teluk Oman Masalah Kecil

Trump Sebut Serangan Kapal Tanker di Teluk Oman Masalah Kecil

Internasional
Kelaparan, Seekor Beruang Kutub Ditemukan Berkeliaran di Siberia

Kelaparan, Seekor Beruang Kutub Ditemukan Berkeliaran di Siberia

Internasional
Diultimatum soal Pembelian S-400, Turki Sebut AS Tak Bertindak Layaknya Sekutu

Diultimatum soal Pembelian S-400, Turki Sebut AS Tak Bertindak Layaknya Sekutu

Internasional
Gempa Berkekuatan 6,8 Landa Jepang, Picu Peringatan Tsunami

Gempa Berkekuatan 6,8 Landa Jepang, Picu Peringatan Tsunami

Internasional
Catatkan Rekor, 885 Pendaki Capai Puncak Everest di Bulan Mei

Catatkan Rekor, 885 Pendaki Capai Puncak Everest di Bulan Mei

Internasional
Rusia: Kami Korban Serangan Siber AS selama Bertahun-tahun

Rusia: Kami Korban Serangan Siber AS selama Bertahun-tahun

Internasional
Ledakan Misterius di Perbatasan China-Korut karena Aktivitas Penambangan Batu

Ledakan Misterius di Perbatasan China-Korut karena Aktivitas Penambangan Batu

Internasional
Tak Ada Listrik di Rumah, Bocah Ini Kerjakan PR di Bawah Lampu Jalanan

Tak Ada Listrik di Rumah, Bocah Ini Kerjakan PR di Bawah Lampu Jalanan

Internasional
Trump Kirim 1.000 Tentara ke Timur Tengah, Rusia Peringatkan AS untuk Menahan Diri

Trump Kirim 1.000 Tentara ke Timur Tengah, Rusia Peringatkan AS untuk Menahan Diri

Internasional

Close Ads X