Irak Bersedia Pulangkan 20.000 Warganya dari Suriah, Termasuk Keluarga ISIS

Kompas.com - 13/03/2019, 13:29 WIB
Seorang ibu berjalan sambil membawa tas koper dengan bayinya di atas, dan diikuti dua anaknya ketika meninggalkan Baghouz, kota di Suriah yang menjadi benteng terakhir ISIS. AFP via Daily MailSeorang ibu berjalan sambil membawa tas koper dengan bayinya di atas, dan diikuti dua anaknya ketika meninggalkan Baghouz, kota di Suriah yang menjadi benteng terakhir ISIS.

BAGHOUZ, KOMPAS.com - ISIS semakin terdesak di benteng terakhir mereka di desa Baghouz, Suriah timut. Dalam perkembangan terbaru, hampir 3.000 anggota ISIS menyerah.

Kini puluhan ribu orang harus tinggal di kamp pengungsian, termasuk istri dan anak-anak anggota ekstremis.

Tidak seperti Inggris dan AS yang cenderung menolak warganya di Suriah yang gabung ISIS untuk kembali ke negaranya, Irak justru menyatakan kesediaan.

Baca juga: Malaysia Bisa Izinkan Warganya yang Gabung ISIS untuk Pulang, Ini Syaratnya

Melansir Daily Mail, Selasa (12/3/2019), pemerintah Irak bersedia memulangkan 20.000  warganya, termasuk anggota ISIS beserta istri dan anak-anak mereka, yang melarikan diri dari kantong terakhir kelompok itu di Suriah.

Mereka diperkirakan akan dipulangkan dalam beberapa pekan lagi di bawah perjanjian.

Sebagian besar orang yang keluar dari Baghouz pergi ke al-Hol dan bergabung dengan 65.000 orang yang sekarang tinggal di kamp pengungsian yang semakin sesak.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Banyak dari mereka adalah warga Irak yang melarikan diri setelah ISIS kehilangan wilayah di Suriah.

"Angka-angka itu tidak resmi tetapi mungkin kita berbicara tentang 20.000 orang, termasuk perempuan dan anak-anak," kata Fabrizio Carboni, direktur regional Komite Internasional Palang Merah (ICRC) untuk Timur Tengah.

"Pemerintah Irak telah menyatakan keinginannya untuk membawa orang-orang itu kembali, tetapi ini jelas merupakan situasi yang menantang," ujarnya.

Menurut Carboni, mereka justru dianggap sebagai ancaman keamanan sehingga harus melalui proses penyaringan.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.